Pesona Pelayan Tuan Muda
"Seluruh acara megah ini, panggung bunga ini, dan ratusan tamu undangan yang akan hadir besok, itu semua cuma formalitas untuk orang luar."
Johan melangkah mendekat, memangkas jarak di antara mereka hingga aroma maskulin yang menenangkan dari tubuhnya menyelubungi indra Nadya.
"Yang paling penting dalam ibadah pemberkatan kita nanti hanyalah janji suci di hadapan Tuhan, antara aku, kamu, dan Sang Pencipta. Kamu tidak perlu mencemaskan penilaian siapa pun di ruangan ini. Cukup tatap mataku, dan berjalanlah bersamaku," janji Johan dengan keteguhan yang tak tergoyahkan.