Wanita Pilihan Ibu
Tujuannya cuma satu, kamar ibunya.
Di atas ranjang sederhana, tubuh ibunya terlihat lemah dan kecil. Wajahnya pucat, napasnya tersengal-sengal. Alex langsung berlutut di samping ranjang, menggenggam tangan ibunya yang dingin. "Bu, Alex pulang," bisiknya. Suaranya bergetar. Perlahan perasaan bersalah itu merayapi hatinya. Dalam hatinya, Alex mulai menyalahkan dirinya sendiri yang terlalu abai pada sang ibu.
Mata sang ibu terbuka perlahan, dan senyumnya muncul meski lemah. "Alex... kamu datang, Nak. Ibu tahu kamu pasti datang."
Hot Chapters