Di Antara Dua Sujud
“Kemarin di Singapura, kamu lagi ngapain, Zal?”
“Bea sakit, kami harus radioterapi di sana. Minggu depan, harus kemo. Ini udah terlambat. Tapi apapun itu, aku harus usahakan,” jelasku. Abdullah mengangga. Matanya membulat sempurna.
“Serius, kok nggak cerita sih? Pantas saja sidang untuk Bea ditunda. Ya, abimu yang bilang sendiri.”
Hot Chapters