Pendekar Romantis
Jarong makin tersenyum saat membaca sebuah tulisan yang ada di tanah, Jarong kagum bukan main, sejak kapan Malaki menulis tanpa dia ketahui.
“Bang Jarong, jangan di tolak, anggap uang emas ini rejeki, terima kasih banyak nasehat-nasehatnya, mulai saat ini abang ku anggap kakaku sendiri! Sampai bertemu lagi di lain waktu”
Itulah tulisan Malaki di tanah, Malaki tak tahu, dengan kepingan uang emas itulah kelak Jarong membuka sebuah padepokan dan merekrut murid-muridnya, dan Jarong juga tak lama kemudian menikah dengan seorang wanita muda, setelah sekian lama menduda, setelah kematian Surti istri pertamanya.
Bab Populer