Candu Dekapan Kakak Ipar
Malam itu seluruh keluarga memang berkumpul hanya untuk mengukur pakaian—mulai dari ibu mertua, suami, saudara ipar, hingga istri-istri mereka.
Acara sekitar sekitar satu minggu lagi. Dan perencanaan dresscode itu sudah mulai dijalankan Inggrit yang sebenarnya lebih suka menjahit gaun pesta atau pengantin.
“Udah, Rish? Itu aja?” tanya Inggrit pelan, tapi terdengar malas.
Fairish melambaikan tangan. “Pokoknya kasih payet yang bagus. Rapi. Cantik. Warnanya harus senada, jangan sampai nabrak sedikit pun.”