Pembalasan Istri yang Disia-siakan
Andi memohon untuk istri yang tadi telah Ia abaikan.
Seluruh tubuhnya bergetar, bagaikan kilatan petir yang menyambar dengan kecepatannya beberapa detik, namun mampu menghancurkan.
Dirinya menerima kiriman pesan dari istrinya yang mengatakan, "Mas, aku kecewa, aku sakit, aku sedih, aku tidak sekuat itu, maafkan aku, yang harus pergi membawa anakmu yang masih berada dikandungan Tantri. Aku yang menyuruh orang, menyenggolnya, dan kalau sampai dirinya dan anak dalam kandungannya selamat, itu berkat untukmu."
Hot Chapters