Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

lontarnya lugas. Huh, rasanya lebay bila kukatakan mimpiku pada urutan pertama adalah memiliki hunian luas dan memadai buat keluarga kecilku Ponsel Tyas berdering di tengah makan malam kami, ternyata langsung diterimanya karena itu adalah Feysa. "Kamu lihat, siapa yang kasih surprais buatku?" Tyas mengarahkan kamera hingga Feysa memekik melihatku bersama sahabatnya.
1012.7K viewsOngoingAdded to Library 369 Times as penyiar
Read
+Library
Malam Panas Dengan CEO

Malam Panas Dengan CEO

Ia lalu menatap nanar pada pelayan wanita itu. “I—itu apa, Pa-- ... Tuan Sean?” gagap dan hampir saja ia salah menyebut panggilan Sean. “Spy camera,”
1081.3K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as penyiar
Read
+Library
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

seru Kirani dan Sandi bersamaan. Dan Elang pun bersiap merapalkan ajian yang sangat jarang digunakannya, aji 'Sirep Megantara'..! Elang mengerahkan sepertiga 'power' bathinnya dalam ajian itu. Dengan power segitu pun, daya jangkau radius aji 'Sirep Megantara'nya bisa mencapai ratusan meter. Dengan kata lain, seluruh orang yang berada di kapal itu akan terkena pengaruh sirepnya.
9.963.9K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as penyiar
Read
+Library
PENARI ITU WANITAKU

PENARI ITU WANITAKU

tanya putra sopan. "Ah tidak ada, saya hanya ingin menyampaikan bahwa saya mewakili perusahaan sangat menyukai tampilan penari kalian." jawab pria itu tersenyum ramah. "Tentu saja tuan, penari penari kami tidak pernah gagal." sahut Putra bangga dan percaya diri. Pria itu hanya menganggap tersenyum. "Oh iya, saya ingin memberikan penawaran lagi." ucapnya.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as penyiar
Read
+Library
Penyintas

Penyintas

Tiba-tiba terdengar sebuah suara dari layar monitor. “Nona.” panggil suara itu. “Oh, Leia… kamu cukup pintar untuk menyembunyikan diri rupanya.” balasnya kepada sistem ciptaannya yang ia beri nama Leia itu. Ia mendesain sistem tersebut semirip mungkin dengan kepribadiannya. “Demikian, nona.” “….Jelaskan.” “Sewaktu beberapa orang tidak terverifikasi menyusup, mode spektator langsung diaktifkan. Dan-“
3.7K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as penyiar
Read
+Library
Perfect Game

Perfect Game

saran iena “Yaa, bagus. Baiklah. Dari sini kita berpencar. Dan dalam waktu 1 jam. Kita kembali lagi di tempat ini tapi di pintu utama. Paham?” “baiklah” akhirnya mereka bertiga pun berpencar. Lan pergi ke pemukiman warga karena memang passive nya yang cocok untuk membantu banyak orang. Sedangkan iena pergi ke supermarket untuk membawa persediaan juga untuk memasang ranjau serta alat penjagaan. Lalu Yogiri mengitari Barrier itu dengan bermaksud untuk mengetahui seluruh kondisi yang ada di dalamnya dan mengurangi diameter nya pada setiap putaran nya. Cukup cerdas untuk bertahan hidup. Sudah hampir satu jam. Iena sudah menyiapkan semua yang dibutuhkan dan langsung membantu Lan mengevakuasi warg
102.8K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as penyiar
Read
+Library
RADIO REKSA

RADIO REKSA

tanya Reksa, ragu. “Ya. Aku penyiar disini.” Reksa tertegun. Hampir saja menelan rokoknya. Suara kayak kucing kejepit pintu ini mengaku sebagai penyiar? Apa nggak salah? Kalau penyiarnya seperti ini, nggak salah kalau pendengarnya satu-satu menghilang dari udara. ***
3.9K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as penyiar
Read
+Library
Sang Pemburu Bayangan

Sang Pemburu Bayangan

Di sana, sudah ada Wahyu dan Taufik yang sedang asik ngobrol dengan para cewek. Andi berkata sambil tertawa "Cewek terus!". Melihat kedatangan Andi, Wahyu dan Taufik langsung menjawabnya "Yoyoi!" Kemudian, Andi masuk dan duduk di samping mereka berdua. Setelah itu, Taufik mengeluarkan sebuah alat dari tasnya. Dia berkata "Gue punya kaca mata canggih nih! ... kata bokap gue sih bisa buat ngeliat di malam hari."
9.93.2K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as penyiar
Read
+Library
Senandika

Senandika

Cowok itu juga tidak tertarik, bisa dilihat dari tangannya yang menggeledah kotak pensil Lia. "Teori Konsektoral Tipe Amerika Latin," jawab Shera disambut dengan sorakan kagum dari Hayden. Tentu saja dibalas dengan sinisian. "Tugasnya ibu beri waktu seminggu. Masing-masing teori itu kalian jabarkan dalam bentuk PPT. Ingat ya, ambil intinya saja agar mudah dimengerti, paham?" "Paham, bu."
2.5K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as penyiar
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status