Ahli Waris
tanyanya dengan sangat gelisah.
Dokter sedikit melirikku. Dia menggelengkan kepalanya, lalu menatap wanita itu lagi. Dia berkata, “Iya. Dia itu hilang ingatan. Jadi memorinya itu rusak. Kayak flash disk itu loh. Kalau terlalu penuh memorinya, bisa heng lalu rusak, dan akhirnya nggak bisa berjalan. Kayak otak manusia. Yang aku tahu, tadi saat melihat data memori suamimu itu, yang ada cuman separo, atau setengah. Yang dia ingat sampai detik ini, hanya saat dia ketika masih sekolah. Untuk selebihnya dia lupa,” jawabnya membuatku tidak percaya.
Hot Chapters