Mendadak Menikahi Pria Cacat
Adit menggaruk2 kepalanya
"Mengenai masalah kemarin... Aku... Aku tidak bermaksud membentakmu, hanya saja... Aku tidak bisa mengontrol emosiku ketika melihatmu, membawa buku dan poto itu.... Aku..."
"Sudah, lupaan saja. Aku juga sudah melupakannya," Amara berbicara dengn senyum manis yang menghiasi bibirnya, senyum yang mampu menyejukkan jiwa Adit setiap kali melihatnya
Amara menatap jam yang menggantung indah di dinding menghiasi kamar itu. Jarum jam itu suda menunjuk angka empat, itu berarti, sebentar lagi matahari akan tersenyum dan menyinari bumi, dan ketika saat itu tiba, mungkin dia akan kembali mendapat hukuman dari perempuan yang mencari uang dengan menjadi lintah darat, yang paling
Hot Chapters