Godaan Penghuni Kos Puteri
ucapnya akhirnya, pelan tapi jelas, “emang apa bedanya aku sama Gita? Dia katanya main sama om-om, tapi aku juga… main sama Mas.”
Kalimat itu membuat suasana mendadak sunyi.
Raga menatapnya lama, lalu menarik napas pelan sebelum menjawab.
“Beda, Lan,” katanya akhirnya. “Gita itu… dia lakuin semua itu karena kepepet. Karena keadaan, bukan karena mau. Dia gak punya pilihan lain.”
Wulan menatapnya balik, matanya mulai melembut.