Naik Ranjang
Aku yang seharusnya bisa menangani dia, malah ikut panik dan ingin secepatnya segera sampai di rumah sakit, tapi aku juga harus bisa fokus dan berhati-hati dalam berkendara.
"Aggh! Sakit … huh huh huh …."
"Tahan, Mai. Tahan dulu ya? Kita bakal cepet sampai kok."
Maira memukul lalu meremas keras lenganku. "Gak kuat, Mas. Sakit banget perutku."
Maira masih mengatur napasnya seperti yang sudah aku katakan tadi, diselingi rintihannya yang kesakitan.
Pikiranku jadi terpecah.
Bab Populer