Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Keris Bunga Bangkai

Keris Bunga Bangkai

Jeritan histeris dari dalamnya keluar lewat celah di atasnya, menghasilkan suara yang bagaikan siulan kematian dari dunia bawah. “Sudah kukatakan, jangan pernah dekati bunga iblis itu,” ujar Tarendra lirih bercampur ngeri. “Semua sudah terlambat. Tak ada satupun yang bisa keluar dari sana hidup-hidup, kecuali orang yang menguasai Keris Bunga Bangkai yang ada di dalamnya?” balas Tarendra. Rangkahasa pun mulai hilang kesabaran. Di saat Dharma sedang diselimuti kebimbangan itu, Rangkahasa memelintir tangannya, dan mendorong dada Dharma dengan kakinya.
1043.5K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as peri bunga
Show Reviews (26)
Read
+Library
Rytíř
Pembaca budiman, kali aja ada yang tertarik dengan cerita urban/realistis tema keluarga dan juga bisnis, boleh kunjungi juga buku berjudul "Pembalasan Mantu Kampungan", juga terbit ekslusif di platform ini.
Flashblue Iori
Untuk pembaca yang sempat saya janjikan lanjutan buku kedua, secara pribadi saya benar-benar mohon maaf karena saat ini masih dalam proses review. Namun jika berkenan, ada buku lain tema Lit-RPG fantasy yg sudah publish, "The Loser No 1 : Trapped Inside Alorexa" Mohon berkenan untuk mampir.
Read All Reviews
Putri Bunga Bangkai

Putri Bunga Bangkai

Mereka memuji dan menyanjung putri Aludra karena bayi itu sangat wangi dengan aroma alami bak bunga kasturi. Hingga saat fajar menyingsing, aroma busuk menyeruak menyumbat indera penciuman. Semua orang sibuk mencari bangkai apa yang berhasil membuat istana dicemari aroma tidak sedap itu. Setelah ditelusuri ternyata aroma busuk itu berasal dari kamar sang putri yang sejak tadi disanjung tiada henti. Lebih tepatnya lagi aroma itu berasal dari tubuh putri Aludra yang sebelumnya beraroma sangat wangi.
102.9K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as peri bunga
Read
+Library
Kembalinya Sang Dewa Pedang

Kembalinya Sang Dewa Pedang

Pandangannya tertuju pada bunga-bunga di atas meja, namun ada sesuatu yang mengusik perasaannya. "Ini Bi'an Hua, bunga lili laba-laba merah. Bunga ini sering dijuluki sebagai 'bunga dari neraka', karena umbinya sangat beracun. Orang-orang menanamnya di kuburan untuk menghalau arwah jahat," jelas Ye Hun, suaranya pelan namun jelas, membawa nuansa misteri yang membuat suasana semakin tegang.
9.527.9K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as peri bunga
Show Reviews (15)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Yzuki_
hai... ceritamu bagus! mungkin kah kamu juga tertarik dengan ceritaku? mungkin sedikit berbeda dari yang lain. cerita fantasi lokal di dunia modern. tokoh utamanya anak SMA kembar cewek cowok. semoga kamu tertarik, terimakasih
Read All Reviews
KARANGAN BUNGA UNTUK PELAKOR

KARANGAN BUNGA UNTUK PELAKOR

Sudah banyak korban yang berjatuhan akibat ulah mereka yang memberikan bunga 50%. Hilya tak kalah berang mendengar pernyataan licik mereka. "Kalian benar-benar ya, lintah darat! Suka sekali menghisap darah orang, sampai mati!" gerutu wanita itu. "Tutup mulutmu tua bangka!" sentaknya menunjuk Hilya.
1014.1K viewsOngoingAdded to Library 366 Times as peri bunga
Read
+Library
Black Mirror (Indonesia)

Black Mirror (Indonesia)

Pantas saja bila mendapat bunga yang berbahaya. “Serenina, ambilah bunga itu dan tanamlah di lembah kehidupan. Susuri lembah ini pelan-pelan, dia akan bersinar jika Kamu menemukan tempat yang tepat untuknya.” Selene menyela pembicaraan sebelum Damian dan Foxglove mulai berdebat lagi. Aku menuruti ucapan Selene dan turun dari Altar. Bunga itu bersinar ketika langkahku sampai di dekat mata air abadi, Autumn Crocus ditanganku melayang dan mendaratkan dirinya di antara bunga-bunga lain. Sinar dari kristal pengikat di altar mulai meredup, lalu menghilang yang menandakan bahwa upacara ini telah sempurna dan selesai.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 191 Times as peri bunga
Read
+Library
Wanita Penjual Bunga

Wanita Penjual Bunga

Baiklah, Metha harus menegaskan lagi bahwa ia sudah terbiasa diperlakukan seperti ini oleh orang lain. Kini Metha sedang membantu pekerjaan yang lain, yaitu merapihkan bunga-bunga yang tampak acak-acakan, memilah bunga yang sudah mulai layu dan memasukkannya pada keranjang untuk di rawat kembali sebelum benar-benar layu dan tidak layak untuk di jual. "Metha, tolong antarkan bunga ini pada Tuan Robert!" Metha menghentikan kegiatan merapikan bunganya. Ia menoleh ke kiri, mendapati Luxe—pemilik toko ini—yang sedang membawa bucket bunga mawar merah berukuran besar.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as peri bunga
Read
+Library
Mengejar Mantan

Mengejar Mantan

Di samping itu … Bunga-bunga itu adalah bunga Gypsophila atau disebut juga sebagai bunga napas bayi. Neil telah menyebutkan dengan jelas sebelumnya bahwa dia tidak menyukai bunga napas bayi ini. Dia mengatakan bahwa bunga ini tidak terlihat menonjol dan tidak bersinar terang, Oleh karena itu bunga ini tidak cocok dengan kepribadiannya. Luna menyipitkan matanya. Sejak Neil meninggal, dia tidak mengunjungi tempat ini lagi, Joshua di sisi lain, sibuk dengan hubungan barunya, putranya yang sudah meninggal ini pasti akan terlewati di pikirannya.
9.1765.2K viewsCompletedAdded to Library 28.3K Times as peri bunga
Show Reviews (190)
Read
+Library
Cathalina
uda bab 744 emosi bacanyaaa kyk apaan bgt sih di ulang2 muncul cewenya uda mati muncul lg yg baru, uda di bab 744 muncul aja uda 3 cewe yg suka sm joshua, kapan joshua sm lunaaa bersama kalo salah paham mulu dehhhhhh
Ossy Lestari
sudah habis koin banyak tapi ceritanya salah paham terus udh sampe eps 700 langsung aku baca acak ternyata sampe eps terbarunya pun masih salah paham aja cape org baru, salah paham, ganti org baru lagi salah paham ah sudahlah cape jadi bosen
Read All Reviews
Benci Berbuah Cinta

Benci Berbuah Cinta

*** Di toko bridal, Bella Saphira berjalan masuk ke dalam untuk melunasin gaun pernikahan yang ia oder berapa bulan lalu. Pelayan itu segera membungkus gaun pernikahan itu, kemudian menyerahkan kepada Bella Saphira. "Terima kasih," pamit Bella Saphira kepada kedua pelayan yang berbaik hati yang telah memberikan ia sebuah lingerie sebagai bonus. Kedua pelayan membalas dengan senyuman ramah kepada Bella Saphira dan juga membukakan pintu toko. Sebelum pulang ke rumah, Bella Saphira memilih untuk pergi ke tempat Erick untuk pamit berhenti bekerja. Karena ia akan menikah pada besok siang.
9.951.1K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as peri bunga
Read
+Library
Menanti Musim Bunga di Bawah Gerimis Semu

Menanti Musim Bunga di Bawah Gerimis Semu

Tatapannya menyapu setiap sudut kamar inci demi inci, hingga akhirnya terpaku pada sebuah boneka di atas nakas tempat tidur. Itu adalah hadiah ulang tahun pemberiannya untuk Zia, sebuah boneka yang dilengkapi dengan fitur perekam suara. Saat tombol perekam itu ditekan, suara yang amat familier pun terdengar. "Wah, boneka dari Ibu! Aku bakal peluk kamu setiap malam pas tidur. Aku sayang Ibu!" Setiap kata yang terucap rasanya bagai hantaman palu yang bertubi-tubi meremukkan dada Vanya.
6.1K viewsCompletedAdded to Library 224 Times as peri bunga
Read
+Library
Bunga Biru

Bunga Biru

Sesuatu yang pelan, hampir tidak terlihat. Seperti bunga yang baru mulai membuka kelopaknya. - Neriel menyimpan bunga kecil itu di tangannya dengan hati-hati, seolah benda sederhana itu memiliki berat yang lebih dari sekadar beberapa kelopak. Alira bersandar di meja kasir, masih memperhatikan dengan ekspresi yang setengah ingin tahu, setengah terhibur. “Jadi,” katanya ringan, “kau datang dari tebing hanya untuk membeli satu bunga yang bahkan tidak kau ketahui namanya?”
10664 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as peri bunga
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status