Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menanti Musim Bunga di Bawah Gerimis Semu

Menanti Musim Bunga di Bawah Gerimis Semu

Tatapannya menyapu setiap sudut kamar inci demi inci, hingga akhirnya terpaku pada sebuah boneka di atas nakas tempat tidur. Itu adalah hadiah ulang tahun pemberiannya untuk Zia, sebuah boneka yang dilengkapi dengan fitur perekam suara. Saat tombol perekam itu ditekan, suara yang amat familier pun terdengar. "Wah, boneka dari Ibu! Aku bakal peluk kamu setiap malam pas tidur. Aku sayang Ibu!" Setiap kata yang terucap rasanya bagai hantaman palu yang bertubi-tubi meremukkan dada Vanya.
5.8K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as peri bunga
Read
+Library
Bunga Biru

Bunga Biru

“Awalnya hanya ingin mencari tempat yang tenang. Tapi kota ini terasa berbeda.” “Berbeda bagaimana?” “Saat pertama kali membuka pagar rumah yang saya sewa, seluruh pekarangannya dipenuhi bunga biru. Tidak banyak, tapi cukup untuk membuat saya berhenti beberapa detik. Rasanya seperti disambut tanpa kata.” Evelune terdiam. Bunga biru selalu punya makna yang tak bisa ia jelaskan pada orang lain. “Mungkin Fleur d’Azur,” katanya pelan. “Bunga liar yang tumbuh di tanah lembap dekat pesisir. Tidak banyak yang memperhatikannya, tapi ia selalu kembali.”
10511 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as peri bunga
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

Andai dia juga menurut saat hari normal mungkin kami tidak perlu bertengkar karena hal sepele. Pagi masih belum tiba ketika aku keluar gerha. Kabut alami bahkan masih menguasai sekitar. Padang Anushka di awal pagi selalu terasa menyegarkan. Aku mencabut beberapa mahkota di halaman belakang sebelum beranjak ke jalur Telaga. Aku juga mencabut beberapa tangkai bunga berkilau biru. Bunga itu punya kecepatan pertumbuhan paling tidak normal. Kelopaknya yang kuncup selalu bisa tumbuh dalam semalam. Jika aku memetiknya sekarang, secara ajaib, ketika Bibi datang, bunga itu sudah bisa memekarkan bunga kembali. Bunga ini salah satu jenis bunga paling aneh yang pernah kutemui di sepanjang hidupku.
1018.7K viewsOngoingAdded to Library 731 Times as peri bunga
Read
+Library
Passionate Devil: Selir yang Terluka

Passionate Devil: Selir yang Terluka

Rasanya hampir tidak bisa dimungkiri bahwa dia akan merasa putus asa di sini. Secara tentatif ujung jari Avanthe menyentuh bunga peony dengan warna burgundy pekat, terisolasi pada lantar bunga lain yang begitu kontras. Sangat cantik. Bentuknya yang diliputi kelopak besar semacam hal mengagumkan. Dia nyaris hanya terpaku hingga suara berat dan dalam yang asing, muncul dari tempat tersembunyi. “Apa serbuk sari menjadi makanan kalian setiap hari?”
1010.7K viewsOn holdAdded to Library 309 Times as peri bunga
Read
+Library
GADIS AROGAN UNTUK TUAN CEO

GADIS AROGAN UNTUK TUAN CEO

Sambung Chloe sembari menunjuk papan peringatan yang terpampang di bagian depan pot bunga. “Maafkan putriku, dia masih sangat kecil dan tak mengerti. Tapi bukankah itu hanya bunga mawar?” tanya seorang wanita muda dengan penampilan menawan. “Tidak.. ini Lisianthus. Kita tak boleh sembarangan menyentuhnya.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as peri bunga
Read
+Library
AKAN KUTAKLUKKAN DUNIA MURIM DENGAN....

AKAN KUTAKLUKKAN DUNIA MURIM DENGAN....

pikirnya saat melihat targetnya berada di sudut ruangan, tak jauh dari ranjang. "Oh, ketemu!!" Jangsam hampir bersorak dalam hati. Di dalam sebuah vas keramik kuno, tumbuh sebuah bunga yang mirip dengan Bunga Peony (Paeonia suffruticosa). Itulah sang "Bunga Seratus Tahun", Ratu Bunga yang menjadi simbol kemakmuran abadi, namun di tangan keluarga Tang, ia adalah sumber bisa yang tak tertandingi. "Jadi, aroma memabukkan ini berasal darimu...?"
101.3K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as peri bunga
Read
+Library
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Pukul lima pagi, dering telepon dari perias membuat Rangga terbangun. Refleks, sebelum mengangkat, dia lebih dulu menoleh ke arah Sarah. Melihat wanita itu masih tertidur nyenyak, Rangga pun bangkit pelan-pelan, keluar kamar lalu menerima panggilan. “Ada apa?” tanyanya singkat. “Pak Rangga, kami sudah menekan bel berulang kali, tapi nggak ada yang membukakan pintu. Mungkin Bapak bisa menghubungi calon pengantin wanita?”
28.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as peri bunga
Read
+Library
Tawanan Tuan Kama

Tawanan Tuan Kama

Dan pagi ini, Kila sudah bersiap untuk pergi lagi. Sementara itu, Bibi Aini tengah sibuk menyirami tanaman. Ada beberapa bunga yang sangat di sayang oleh Bibi Aini, seperti Sedap Malam dan juga Bougenville. Taman depan terdapat banyak bunga Sedap Malam, sedangkan taman belakang di tanami Bougenville yang sudah sangat lebat dan bunganya kerap kali berguguran di taman. Dan sekarang, Bibi Aini tengah sibuk membuang daun - daun yang sudah menguning, aroma bunga ini sangat khas dan semerbak bahkan tak heran aromanya sangat menyengat. Warga yang kerap lewat di malam hari yang tidak mengetahui keberadaan bunga ini pasti akan mengira kalau aroma semerbak ini ada kaitannya dengan hal - hal mistis.
535 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as peri bunga
Read
+Library
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

Ini lembah yang sama tapi aku merasa berada di tempat yang berbeda. "Bunga ini bernama Bunga Edelweiss, bunga yang melambangkan keabadian," ucap pria di depanku ini dengan lembut dan tersenyum manis. Tangannya memberikan setangkai Bunga Edelweiss itu kepadaku, aku mengangkat tanganku untuk menerimanya sebelum akhirnya aku tersadar bahwa yang memberikan bunga itu adalah Lingga. "Azalea, kenapa kamu melamun? Ini namanya Bunga Edelweiss... " ucap Lingga belum selesai namun sudah kepotong.
107.8K viewsCompletedAdded to Library 264 Times as peri bunga
Read
+Library
Selir Medis Penguasa Langit

Selir Medis Penguasa Langit

Dayang Merry buru-buru berkata, "Tidak boleh disentuh." Sera terkejut, lalu menoleh pada Dayang Merry, "Kenapa?" "Itu bunga piranha," Dayang Merry berkata dengan wajah pucat. Meskipun Sera belum pernah bunga piranha secara langsung, tetapi dia pernah melihat bunga di buku dan TV. Penampilannya tidak seperti ini. Bunga ini tampak seperti bunga mawar, tetapi tidak memiliki kelopak sebanyak bunga mawar, hanya memiliki enam kelopak, membentuk sebuah pusaran sederhana, dengan beberapa benang sari kuning di dalamnya.
9.85.3M viewsCompletedAdded to Library 163.5K Times as peri bunga
Show Reviews (2060)
Read
+Library
Nitte Nitt
The best ever story.. dalam banyak2 novel yg saya baca, ini my TOP 1 novel 100...️...️...️...️...️...️. Jalan cerita sgt menarik, bijak, dan paling pentg tidak pernah bosan dan mengelirukan. Saya ingin mengenali penulis novel ini. Sentiasa memberi idea yg terbaik dlm novel. Sangat memuaskan utk d baca....️‍...️‍......
HER MAN
oooomg.... author love ... you banyak banyak......... hhhhh gue suka kalo Sera lagi marah terus tu tongkat kekaisaran dibawa2 kemana dia prgi...... gue ingat terakhir yg di pukul pake tu tongkat pangeran ke 6 atau ke 7 nya ......aaa aku lupa... kenapa raja ke 3 kayak gitu nya?... ngomong2 Sera yg asli kmn
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status