Dewa Iblis Gerbang Neraka
Dengan napas tersengal, dia berdiri di atas geladak yang basah, matanya menatap ke arah cakrawala yang mulai memerah.
“Aku masih hidup,” bisiknya pada diri sendiri, antara rasa syukur dan kekecewaan. Namun, dia tahu perjalanan ini masih jauh dari selesai. Pulau Naga Sakti masih belum terlihat, dan tantangan yang lebih besar mungkin menunggunya di sana. Shin Kui Long menggenggam tali kemudi lebih erat, mengarahkan kapal menuju matahari yang kini mulai terbit di kejauhan, siap menghadapi apa pun yang datang berikutnya.
Namun, Shin Kui Long terlalu cepat merasa lega.