Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
VERDINDA

VERDINDA

Iya, sebenarnya ia hendak mengirim pesan, tetapi masih bingung mau berkata apa padanya. Verdi bingung akan menuliskan pesan singkat apa. Ia tak jago dalam mengawali sebuah percakapan. 'Hey' Masak hey, ntar dikira mau ngeprank lagi. Hey tayo hey tayo. Ia menghapusnya kemudian mengganti pesannya menjadi 'Hallo'. 'Masa hallo, kayak mau nelfon aja' 'P' 'Jangan P gue nggak suka, katanya atheis'
103.7K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as pern
Read
+Library
Fantarna

Fantarna

Warnarish Hitam : Pycth Nyght Pycht hampir kalang kabut saat menyadari ia bisa mengendalikan kabut. Ia bisa menggelung kabut atau asap atau uap, tapi tidak dengan kegelapan. Kalau ia bisa mengendalikan kegelapan juga, ia pasti sudah membuat pulaunya terang benderang, mengusir kegelapan terus-menerus. Memang ia tinggal di pulau Hitam. Tapi bukan berarti mereka selalu dilanda kegelapan. Pycht sekali mengendalikan kegelapan dan tersadar ia hanya menggerakan bayangan. Saat kesal, Pycth selalu bertarung di area latihan petarung yang berbentuk persegi tanpa atap dengan kedua menara tinggi di setiap sudutnya. Sebagai pangeran mahkota, ia memang suka sekali bertarung. Tanpa senjata atau hanya dengan
104.6K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as pern
Read
+Library
Pesona Sang Peri

Pesona Sang Peri

“Dari kecil Malakora terobsesi pada kami. Kekuatan penyembuhnya mampu membuat beberapa pihak menginginkan dia. Aku sedikit lega ketika dia melakukan perjalanan ke negeri abadi. Tetapi dari kabar yang kudengar, dia kembali untuk mencari pemimpin mereka yang hilang.” “Aku yakin, dia akan baik-baik saja,” Agis menenangkan Eleanor. Peri cantik itu mendesah. Ia berpaling, menatap sebuah pedang yang tergantung horizontal di sebuah batang di salah satu sisi balairung. Pedang itu sepanjang satu setengah meter. Sarungnya terbuat dari kulit kayu yang tebal namun tampak elastis. Seorang peri laki-laki tergopoh-gopoh mendatangi Eleanor. Ia lantas berlutut di depan Eleanor dan berkata, “Tuan Arnor Evindu
109.2K viewsCompletedAdded to Library 247 Times as pern
Read
+Library
Reuni

Reuni

30 dini hari. "DOR..DOR...DOR" Mahira sangat kaget seseorang menggedor- gedor pintu rumahnya dengan sangat keras, Glen pun terbangun menangis ketakutan. Mahira segera meraih putranya dan menggendongnya. "DOR..DOR..DOR", sekali lagi suara gedoran pintu itu dan lebih keras. Mahira pun berjalan keluar dengan membawa Glenn dalam gendongannya untuk mencari tahu siapa yang melakukan itu.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as pern
Read
+Library
Pulang

Pulang

Braaaakkkk! Decit suara ban mobil, suaranya sangat keras ketika mobil itu menghantam sebuah pembatas jalan dan terbalik. Tampak disana wajah tampan seseorang berlumuran darah, wajah tampan yang membuat seseorang memekik dengan begitu keras. “Pak!!!" Bu Retno terbangun, wajahnya pucat pasi keringat dingin membasahi wajahnya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as pern
Read
+Library
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Johny Iblis memberi nama untuk maha karyanya: No God Today (NGT) – Tidak Ada Tuhan hari ini. Di sana tersedia berbagai macam hiburan, seperti love hotel, live sex, peep show, BDSM, pijat plus-plus, striptease club, kasino, bar, night club dan sebagainya. Termasuk gedung untuk pameran sex expo seperti yang ada di Taiwan, Amerika, Belanda, dan lain-lain.
106.3K viewsOngoingAdded to Library 247 Times as pern
Read
+Library
Anara

Anara

Dan menjadi neraka yang panas membakar disaat siang. Nama gadis itu Anara, Anara Carwen Sarendra. Putri tunggal Brama Sarendra, salah satu dari sepuluh orang paling berpengaruh di dunia. Kekayaannya tak dapat di hitung, belum lagi aset dan yayasan-yayasan yang di kelolanya. Membuat seorang Brama dan keluarganya, menjadi incaran para pencari berita.
9.92.9K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as pern
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

jawab Yasa sambil memakan permen itu. Speranza menggeram. Dia menatap permen kapas ditangan nya dengan tajam. Sedetik kemudian, Speranza membuang permen itu ke tanah dan menginjaknya hingga hancur. "Dasar permen sialan!" maki ya pada permen malang itu. Yasa melongo. "Hei! Apa yang kau lakukan?!" tanya Yasa terkejut dnegna aksi Speranza.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as pern
Read
+Library
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Siapa yang harus disalahkan? Dalam kegelapan, Huo Mian menghela nafas dengan lembut. Dia tahu bahwa beberapa hal tidak dapat dijauhkan selamanya. Ini adalah hal-hal yang tidak bisa dihindari. Pinggiran kota, di distrik kelas atas- Sebuah Audi R8 perak melaju perlahan ke halaman rumah megah, dan selusin penjaga membungkuk ke arah mobilnya dengan hormat.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as pern
Read
+Library
PERSETAN!

PERSETAN!

katanya, lalu kembali menunduk di ponselnya seperti tadi. … Entah berapa lama aku tertidur, rasanya aku lelah sekali. Ketika aku bangun, aku lihat gordyn kaca kamar hotel sudah ditutup dan suasana malam terasa. Mas Naren sedang menonton TV, acara balap motor. “Maaf mas, aku ketiduran,” kataku meminta perhatian. Mas Naren menoleh, lalu kembali menonton TV. Ah, dingin sekali dia. Bukankah ini malam pertama kami? Tetapi dia acuh saja.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as pern
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status