Noda Dalam Pernikahan
Mereka pun saling memperkenalkan diri satu sama lain.
Kami pun bercerita layaknya seorang teman lama yang sudah lama tidak bertemu.
"Jadi kamu sudah menikah, Ai," tanya Angga sambil menyeruput teh panasnya.
Aku mengangguk lemah, karena pernikahanku jauh dri pada impian kebanyakan orang. Tidak ada seduatu yang dapat kubanggakan dari pernikahanku, ibaratnya seperti menunggu orang yang sedang sakratul maut.