Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SANG PETARUNG

SANG PETARUNG

“Aku sedang membeli buah di toko ini. Tiba-tiba aku ditumbur dari belakang.” “Bohong!” potong Maya buru-buru. “Aku sedang berjalan, tapi kau mundur ke jalan. Kau yang menabrakku. Seharusnya kau gunakan mata mu, Bodoh!” Masalah ini sangat sepele, jadi tampak besar karena si ibu-ibu. Tidak ada luka. Tidak berdarah. Hanya senggolan kecil. Seorang pria kekar membelah kerumunan. Dia tidak senang ketika ada wanita seperti Maya. Bahkan di Holystan akan sangat memalukan jika ada seorang pria adu mulut dengan wanita.
858 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as perundungan
Read
+Library
Pedang Penebusan

Pedang Penebusan

bisik Sylva, bayangannya waspada. Medan perang di Elyria kacau. Prajurit hantu dan roh pendendam Valmoria menyerang, api dan kabut gelap menyelimuti kota. Prajurit istana mengevakuasi penduduk ke tempat aman, dibantu naga kuno yang mengaum, menghancurkan musuh dengan napas api. Aliansi Aurora—Eiran, Kairos, Vesper, Draven—terjun ke pertempuran, menghadapi Zoltar dan sosok bayangan, yang artefaknya memancarkan gelombang maut.
10668 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as perundungan
Read
+Library
Terperangkap dalam Pelukan Terlarang

Terperangkap dalam Pelukan Terlarang

Terlihat Valiant yang tengah berusaha memasukkan benda kerasnya itu ke dalam milik Ateera. “Ahh, Tu-Tuan Muda. Saya mohon pelan-pelan.” “Pelan-pelan? Apa kau yakin?” “Ahh!” erang Ateera dengan kuat saat Valiant mendorong masuk miliknya dengan begitu keras. “Padahal kau terus menjepitku dengan kuat saat aku melakukannya dengan kasar. Jujur saja, kau suka, kan?” Ateera menggeleng.
818 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as perundungan
Read
+Library
Pertunangan Berdarah

Pertunangan Berdarah

Aku melihat mereka mendorong kerumunan orang, berlari dengan sekuat tenaga ke arahku. "Dor!" Tiba-tiba terdengar suara tembakan yang memekakkan telinga. Sebuah peluru menembus lengan Charlie yang memegang pisau! "Ahhhh!" Charlie berteriak kesakitan, pisau itu jatuh berdentang keras di lantai. Hampir bersamaan dengan itu, ayahku menarikku ke pelukannya. "Sudah nggak apa-apa, nggak apa-apa." Entahlah apakah ayahku berusaha menghibur dirinya sendiri atau menghiburku.
6.3K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as perundungan
Read
+Library
Jebakan Kemenangan

Jebakan Kemenangan

Melihat Boga begitu marah, aku menjawab dengan acuh tak acuh, "Aku hanya membalasmu dengan cara yang sama." Usai bicara, tanpa peduli dengan kekacauan yang terjadi di ruangan, aku berjalan keluar dengan langkah penuh percaya diri. Aku tahu, aku sudah menang dalam pertarungan ini. Setelah keributan ini, keburukan Boga terungkap di hadapan semua orang. Karena masalah keamanan yang besar, peluncuran produk tertunda dan harga saham perusahaan pun anjlok.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as perundungan
Read
+Library
Sang Penakluk

Sang Penakluk

Di benaknya tergiang semua ucapan Alden tentang kejahatan yang ia ungkapkan sebelumnya. “Bondan telah memaksamu dengan melakukan seks dengan menjual tubuhmu tanpa persetujuan. Kedua dia memaksamu memakai obat terlarang serta memukuli dengan brutal. Yang ketiga, paling fatal adalah dia menerormu hingga detik ini dan mencoba membuatmu berada dalam lubang neraka! Intimidasi yang dilakukan dengan sangat kejam selama bertahan-tahun, dan kamu masih berpikir untuk memaafkan serta menaruh belas kasihan?!”
1046.3K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as perundungan
Read
+Library
Terjerat Oleh Sentuhannya

Terjerat Oleh Sentuhannya

Tunjuk Dini ke arah Pusaka Kenzi. "Uwaaaaa ..... " Detik berikutnya Kenzi pun ikut berteriak tanpa ia sadari karena gerakan mengusap punggung Dini tadi baju handuk Kenzi terbuka tepat di bagian Pusakanya yang sedang tegak berdiri segagah - gagahnya. Sejurus kemudian Dini pun ambruk tepat menabrak Pusaka Kenzi, karena posisi Kenzi berdiri menghadap Dini sedangkan Dini duduk di kursi yang sejajar dengan Pusaka Kenzi.
102.8K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as perundungan
Read
+Library
Pecundang Tangguh Menuntut Balas

Pecundang Tangguh Menuntut Balas

Dirasa siap, rem pun dia buka, dan, “Breemmm... dug!” Sepeda motor itu terbang dan Toni terjatuh meski tak sampai lepas dari motor. Pendaratannya kurang sempurna karena terlalu bertumpu pada sokbreker depan. Beruntung, dia masih bisa bangkit dan kembali mengemudikan motornya. “Gila! Dia loncat! Arrgh!” Rudi geram melihat targetnya nekat loncat ke selokan. Tahu tak mungkin dia ikut turun dan mengejar, dia segera menghubungi petugas penghadang di jalan.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as perundungan
Read
+Library
Percobaan

Percobaan

SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYST
1.8K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as perundungan
Read
+Library
VERDINDA

VERDINDA

gerutu gadis itu dengan sedikit nada tak suka. "Susah banget sih ini buku, gue manjat sedikit aja kali ya? Mana mbaknya nggak dengar lagi. Nasib orang pendek." tanya gadis itu sendiri sambil menatap ke segala arah. Verdi yang sudah mendapati buku, segera berbalik badan dengan sangat cepat dan tak sengaja ia menubruk gadis itu cukup keras. Membuat gadis yang kini akan memanjat kehilangan keseimbangan dan akhirnya jatuh ke lantai.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as perundungan
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status