Hati yang Terbagi
Walau kutahu, laki-laki itu pasti akan langsung menelpon karena tak suka mengetik di ponsel.
Jika hatinya belum kudapatkan setidaknya aku mendapatkan uang sebagai gantinya. Kebetulan aku lagi sepi job. Karena terlalu sibuk untuk merebut hati Mama Mas Ubay dan Tante Rosita.
Aneh, pesan yang kukirim dibalas oleh Mas Ubay. Apa dia sudah berubah menjadi nitijen denagan jari-jari yang pedas? Karena pesan itu membuat perih mataku ketika membacanya. Namun, ternyata dia sedang meeting, pantas saja.