Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menikahi Perjaka Tua Teman Kantor Papa

Menikahi Perjaka Tua Teman Kantor Papa

Kalila mengerjap, mengumpulkan kekuatan untuk meloloskan kalimat yang telah bergumul di ujung lidah. Wisnu diam menunggu. Digoyangnya kursi sembari menatap lekat-lekat Kalila. Apa yang ia pikirkan selama ini tentang putrinya ternyata sedikit meleset. Kalila tidak hanya ngeyelan, melainkan juga punya cara pandang sendiri. Satu hal yang tak pernah ia sadari.
1055.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai pikiran kalut
Baca
+Pustaka
Kali Kedua

Kali Kedua

Aku memutar bola mataku sekilas, "Kamu itu dibilangin kok ngeyel banget si Dek? Mba udah sering bilang, jangan manjain El. Takutnya nanti El jadi tuman." (Tuman = Ketagihan, atau bisa juga jadi Kebiasaan) Mendengar nasihat dariku, Shinta malah cengengesan ke arahku. "Udah sana ah. Mba Rina lama-lama ketularan ribet banget kaya Ibu," ucap Shinta sambil pura-pura mendorong bahuku. "Awas kamu. Tak bilangin Ibu lho." Bukannya takut dengan ancamanku, Shinta malah menjulurkan lidahnya padaku. "Sana bilangin aja, lagian aku juga udah kebal kena omelannya Ibu."
1019.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 711 kali sebagai pikiran kalut
Baca
+Pustaka
My Boss My Enemy

My Boss My Enemy

Kalica nampak menarik napas sebelum menyemburkan kalimat yang sudah di ujuang bibirnya. "Bara jelek, otak udang, satu-satunya pria yang tidak berguna untuk bernapas di dunia ini! Jika kau pikir aku takut kepadamu, itu hanya dalam mimpimu, manusia jelek rupa! Kau hanya beruntung memiliki keluarga yang kaya raya. Beruntunglah kau, hartamu bisa menaikan level wajahmu nan seperti baboon itu," sahut Kallica mengebu-gebu. Kali ini Bara juga tidak tingga diam. Dia juga tidak tahan lagi mendengar ejekan Kallica sejak tadi.
1.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai pikiran kalut
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Sang Presdir

Istri Kontrak Sang Presdir

Alex kalut karena tak terima sang mama memiliki anak lain, lalu dia melampiaskannya dengan mabuk dan malah berakhir meniduri wanita. “Sial!” Alex mengumpat karena kesan pertama malam itu kembali membayang di pikirannya. “Kenapa aku terus mengingatnya?!”
9.665.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai pikiran kalut
Baca
+Pustaka
Sepanas Belaian Chef Jonathan

Sepanas Belaian Chef Jonathan

Kebiasaannya? Plak .... "Sadar Kaluna, jangan mikirin Curut terus!" bisik Kaluna sambil memukul kedua pipinya mencoba untuk menyadarkan dirinya sendiri. "Dia nggak suka sama kamu! Tapi, kalau nggak suka ngapain dia masih simpan foto aku? Di dompet pula?" Kaluna berpikir sebentar dan semakin dia berpikir kepalanya semakin pusing, "Ah ... udah, jangan mikir yang aneh-aneh. Fokus!"
10130.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai pikiran kalut
Baca
+Pustaka
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

kekurangan oksigen, karena…. Mama Linda sadar pelukan anaknya mengecang. Ia berbalik dan mengusap rambut anaknya beberapa saat, “Kenapa?” Linda diam dan memeluknya semakin erat. “Kamu mengkhawatirkan mama?” Linda mengangguk. Wanita itu memeluknya. “Oh, maafkan mama.” Mama Linda, Jeni memang orang yang eksentrik. Cara kerja Otaknya sedikit berbeda dengan manusia lain, selalu meletup-letup dengan ide. Ide-idenya terbilang aneh atau bahkan ekstrim.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai pikiran kalut
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Istri Kesayangan

Mendadak Jadi Istri Kesayangan

Pikiran Kalula mulai berputar, mencoba mencari jawaban dari teka-teki ini. “Tapi, siapa lagi?” bisiknya pelan, merasa semakin bingung. Dia menghela napas panjang, berusaha menenangkan pikirannya. Tiba-tiba ponselnya bergetar di atas meja. Sebuah pesan masuk dari nomor tidak dikenal. Dengan ragu, Kalula membuka pesan itu. Isinya membuat darahnya berdesir: [Gimana paket dari gue? Bagus kan? Ini baru permulaan, Kalula. Masih banyak kejutan yang menanti, tunggu aja.]
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai pikiran kalut
Baca
+Pustaka
AFTERFALL

AFTERFALL

Di dalam kegelapan seperti ini, ia tidak bisa melihat apapun kecuali … dua sinar kecil berwarna merah di ujung ruangan. “Cal, apa itu kau?” tanya Kaline dengan hati-hati. “Ya … syukur kau masih mengingatku. Aku pikir kau akan hilang ingatan setelah dipuku oleh bata, Putri,” jawab pria itu dengan candaan yang sama sekali tidak lucu.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai pikiran kalut
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Antagonis

Terjerat Pesona Antagonis

Kaluna mengangguk pelan, tidak lagi menanggapi karena kini otaknya kembali memikirkan masalah lain yang bermunculan sejak dirinya selesai menonton video kiriman Sarah dan beberapa dokumen penjelasan lainnya. "So, lo udah kepikiran mau angkat tema apa buat pameran selanjutnya?" suara Cintya membuat Kaluna melihat pada wanita muda di depannya. Sekarang bahkan Kaluna tidak dapat memikirkan tentang pameran atau bahkan buku selanjutnya. Otaknya sudah sangat penuh dengan masalah anak-anaknya dan Liliana. Pikirannya terus berputar tentang bagaimana menemukan jalan keluar tercepat dari permasalahan tersebut.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai pikiran kalut
Baca
+Pustaka
When We Lost

When We Lost

Dan pikiran itu terus menghantuinya sampai tanpa sadar ia tertidur. Kala tercenung memandang langit senja yang bernuansa jingga. Sial, kenapa dia nggak bisa menahan diri, sih? Memori tentang ciuman itu juga menghantui pikirannya, Kala masih bisa merasakan kelembutan dan rasa manis lidah Almi di lidahnya. Jantungnya berdebar dan ia merasakan darahnya berdesir kencang. Kepalanya sampai pening memikirkannya. Kala ingin lagi merasakan rasa manis itu. Bukan hanya dari bibir dan lidah Almi, tapi dari seluruh sudut tubuh Almi. Damn! Damn! Kala terus memakin dirinya sendiri. Dia tidak boleh lepas kontrol lagi, because real man think with his brain, not his penis. Real man doesn’t rape!
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai pikiran kalut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status