Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Sehingga dia memikirkan cara lain agar dia bisa membuat pilar-pilar tersebut bisa rubuh dan menutup Kaliki agar bisa terjebak di dalamnya. Dan akhirnya, “KALIKI GOB*OG, KADIEU MANEH, TONG CICING WAE DIHANDAP! (KALIKI GOB*OG, KESINI KAMU, JANGAN DIAM SAJA DI BAWAH! )”
9.8683.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.9K kali sebagai pikiran kalut
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
Merajut Asa

Merajut Asa

sahut Jovita. "Ada kalanya pemikiran kita teramat menguasai, hingga menyulitkan untuk melangkah. Padahal, semua hanya kekhawatiran belaka, sedangkan faktanya justru menunjukkan hal berbeda. Jadi, setiap kali kamu punya pemikiran yang mengganggu, carilah fakta, baik yang mendukung maupun bertentangan dengan pemikiranmu. Setelah melihat berbagai fakta, nantinya kamu akan bisa melihat lebih jernih apakah pemikiranmu itu masuk akal atau tidak," papar Thomas.
1062.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai pikiran kalut
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
The Room Hijab
Salah satu novel terbaik yg ak baca di GN, susunan kalimatnya sangat apik dan detail dan mudah dimengerti jika diresapi dalam2 sangat menyentuh hati dan terbawa emosi. Sukses selalu buat authornya ditunggu karya selanjutnya yaa ka...
kyara
cerita yg bagus, banyak memberikan edukasi terutama korban kdrt agar berani speak up dan ilmu psikologi mengatasi tekanan dlm diri sendiri..semoga author slalu bs menghasilkan cerita yg " berisi" namun tetep santai penyajian nya.. tq thor, ditunggu karya selanjutnya
Baca Semua Ulasan
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

"Apa itu yang dimaksud Puri Gerbang Kayangan?" "Sebuah negeri Pulau Serindu, jauh dari sini letaknya," Jawab Peramal Pikun sambil matanya menerawang bagai mempunyai sebaris kenangan masa lalunya. Peramal Pikun menyambung ucapannya lagi. "Aku diusir dari sana dengan satu kutukan yang membekas selamanya dalam hidupku. Aku dianggap murid sesat dan sangat tidak terhormat. Karenanya, ilmu 'Rentang Kutuk' selalu menyertaiku." "Siapa yang mengusirmu dan siapa yang melancarkan kutuk itu?"
1031.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pikiran kalut
Baca
+Pustaka
Kalung Ajaib Pemuda Desa

Kalung Ajaib Pemuda Desa

"Selamat pagi, Kak. Ada yang bisa dibantu?" "Saya mau lihat-lihat dulu," kata Wandra. Ia berjalan menyusuri deretan display pertama—anting-anting, cincin, gelang—dan berhenti di depan etalase kalung. Jarinya menyentuh kaca tipis-tipis. Ada satu yang menarik perhatiannya: kalung rantai tipis dengan liontin kecil berbentuk tetesan air, sederhana, tidak berlebihan, dibuat dari perak putih yang bersih.
938.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pikiran kalut
Baca
+Pustaka
Kurebut Suami Sahabat

Kurebut Suami Sahabat

Wanita itu terlihat berpikir, sangat dalam hingga keningnya berkerut tajam. "Aku tahu ini nggak gampang buat kamu, Yulia. Aku juga memikirkan hal lain, seperti dampak yang bakal kita dapat jika memang rencana ini berhasil atau tidak. Yang jelas, aku yakin kamu bukan perempuan murahan yang rela memuaskan nafsu lelaki hidung belang hanya karena uang. Terlebih kamu juga punya anak cewek, 'kan?" Deg!!
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai pikiran kalut
Baca
+Pustaka
The Fault Between Us

The Fault Between Us

Bahkan Eliot pun terpaut enam tahun dengan Kalila, sama seperti Kalila dan Janu. “Ka-kamu? Kenapa kamu harus tahu semua masalah hidupku dan sampai menguping seperti ini?” Ucap Kalila kesal kepada Eliot. Ya, saat Kalila dan Eliot berdua, Kalila memang sudah tidak menyapanya dengan sebutan ‘Pak’ atas permintaan Eliot sendiri. “Karena aku cinta kamu.” Ucap Eliot padat dan jelas “Tapi aku gak bisa, Eliot. Aku udah—”
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai pikiran kalut
Baca
+Pustaka
SI KAYA YANG DIKIRA MISKIN

SI KAYA YANG DIKIRA MISKIN

"Kamu siapa? Lagi pula siapa yang mau bunuh diri? Udah gila kali ya?'" "Nah begini nih, orang kalau udah ketauan niatnya suka pinter ngeles kaya belut sawah, udah jelas-jelas tadi kamu berdiri disini, nih disini. kalau nggak cari mati terus lagi nyari apa kamu disini?" "Eh denger ya, aku berdiri disini bukan lagi cari mati, tapi nyari ketenangan. Dan sekarang ketenangan itu udah pergi karena kedatangan kamu."
815.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 399 kali sebagai pikiran kalut
Baca
+Pustaka
KEMBALI PULANG

KEMBALI PULANG

Musik lembut dan menenangkan diputarkan oleh sang guru. Perlahan-lahan Lisa mulai bisa menenangkan pikirannya. Dia mulai berkonsentrasi bermeditasi, ketika tiba-tiba pikirannya seperti tertarik ke masa lalu. Lisa mencoba menenangkan diri namun dia terus mendengar suara yang menyakitkan. "Anak haram! Anak haram!"
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai pikiran kalut
Baca
+Pustaka
Bekal Santet Dari Bibiku

Bekal Santet Dari Bibiku

Namun seketika langkah kakiku terhenti saat aku gak sengaja mendengar sekilas kejulitan dari mulut tetangga Bibi yang mengatakan paman itu adalah seorang dukun yang jahat. "Iiiiih... Tengok tu si Adi... Kok bisa sih jatuh sendiri dari motornya? Dengar-dengarnya sih dia terluka parah," gumam salah satu ibuk yang sedang berkumpul di samping rumah Bibi. "Mungkin itu karma dari Tuhan Jeng... Tau kan dia gimananya, dia rela menumbalkan orang yang gak bersalah demi mempertahan ilmunya," cetus ibu yang lainnya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai pikiran kalut
Baca
+Pustaka
Kerasukan, Berujung Menikahi CEO

Kerasukan, Berujung Menikahi CEO

Kebiasaan ini sering dilakukannya ketika kebingungan. “Kenapa nggak mungkin, Kal? Lo nggak ingat selama ini hanya dijadikan alat buat menjatuhkan usaha Pak Melviano?” Raut wajah Sasi tampak bingung. Astaga, aku sendiri juga ikutan bingung bukan hanya karena mendengar fakta Kalila adalah anak angkat Om Reino, tapi harus mengidentifikasi Sasi atau Kalila. Mereka berada dalam satu raga. Semoga kalian mengerti maksudku.
1045.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 952 kali sebagai pikiran kalut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status