Jangan Sentuh Saya, Dokter!
Satu di kiri, yang dua di kanan, bersebelahan.
Mendengar kata anak, Aina dan Dipta saling melirik, lalu tersenyum malu-malu. Mereka mengikuti langkah Mbok Jum yang sudah berdiri di pintu dapur.
"Nah, ini dapurnya. Kamar mandinya di sana," tutur Mbok Jum sambil menunjuk sebuah pintu kayu berwarna biru di sebelah kiri dapur.
"Kamar mandinya cuma satu, di belakang sini. Mboten nopo-nopo, nggeh? (Nggak papa, ya?"
Hot Chapters