Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Terjebak Bersama Kriminal Tampan

Terjebak Bersama Kriminal Tampan

Warna merah yang lebih dalam memerah di pipi gelapnya. "Saya tidak mengatakan begitu," jawabnya, agak dengan sedikit iritasi. Sir Patrick mengangkat dua jari putihnya yang keriput, dan dengan ramah membelai pipi pemuda pelaut itu. "Ya, Anda mengatakannya," katanya. "Dengan huruf merah."
102.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 63 fois en tant que pipi memerah
Read
+Librairie
Suami Untuk Yuri

Suami Untuk Yuri

Pipinya memerah. Jiro merutuki diri setelahnya, baru sadar apa yang ia lakukan barusan. Baru hari pertama, ia sudah tidak bisa menahan diri saja. Bersambung.
104.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 147 fois en tant que pipi memerah
Read
+Librairie
Tertipu Duda Tampan

Tertipu Duda Tampan

Pipinya merah merona karena merasa malu terhadap ibunya. "Oh, iya deh iya." Dina cuma bisa tersenyum ketika melihat wajah putrinya sudah memerah seperti kepiting rebus. "Ibu mau ke kamar mandi dulu, di mana kamar mandinya?" tanya Dina melihat ke sekitar.
103.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 103 fois en tant que pipi memerah
Read
+Librairie
Jodoh Pilihan Ayah

Jodoh Pilihan Ayah

"Tentu! Silakan, tapi jangan diajak macam-macam ya! Sana, di halaman belakang biar bisa dipantau Bi Ina!" Pipi Adinda terasa panas ketika Papa bicara seperti itu, dia yakin bahwa kini warna merah jambu terlihat sangat jelas di kedua daging pipinya. Papa tuh ... kenapa suka sekali menggodanya sih?! __________b a t a s s u c i__________ Catatan Penulis: 'Pipi merah jambumu membuat diriku gemas. Ingin menyentuh, tapi sadar diri ini belum diberikan hak tersebut.'
107.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 261 fois en tant que pipi memerah
Read
+Librairie
Armaya Dvyendu Paksha

Armaya Dvyendu Paksha

ucap Dyan singkat namun beranjak mendekat. Kalo kalian bayangin pipi nya bersemu merah kayak baper gitu. Anda salah. Dia ngomong itu ngga sinkron dengan eskpresi datar nya itu. Entah apa yang dia pikirkan, tapi aku tau sedang ada hal yang mengganggu nya.
103.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 122 fois en tant que pipi memerah
Read
+Librairie
I Love You, Pak! Tapi Aku Takut...

I Love You, Pak! Tapi Aku Takut...

Pipi Ema mulai memerah saat mengingat sentuhan pria itu yang memabukkan di tubuhnya. "An? Kamu yakin kamu ga apa-apa? Pipi kamu merah banget." Sangat malu, kembali Ema menggeleng. Satu tangannya memegang pipinya sendiri. "Beneran, De. Aku sehat-sehat saja. Tapi, memang ada yang ingin aku tanyain sama kamu." Menggenggam tangan temannya, Ade tersenyum.
104.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 132 fois en tant que pipi memerah
Read
+Librairie
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

Pipi Grace memanas dan bersemu merah. Grace melihat pantulan dirinya sendiri di kaca. Rambut lurusnya dia gelung menampakkan lehernya. Saat ini, dia baru sadar bahwa ternyata lehernya memerah bekas cengkeraman dari Marvel kemarin. Dia menyentuh bekas cekikan itu dengan jari-jarinya, lalu mendesis karena ternyata masih terasa sakit. Perut Grace juga terasa sakit, padahal sebelumnya dia tidak terlalu merasakan sakitnya. Namun, sekarang begitu terasa dengan jelas. Dia membuka kausnya, dan ternyata semakin membiru---gelap kemerah-merahan. "Gak masalah, nggak begitu sakit, besok pasti bakalan ilang."
1046.6K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 932 fois en tant que pipi memerah
Read
+Librairie
Terjebak Cinta Pria Arogan

Terjebak Cinta Pria Arogan

"A-apa??? A-aku??" "Uhm..." Sang gadis mengangguk. "Pipimu merah seperti tomat. Sama seperti pipiku. Monster Ab sangat menyukai pipi yang merah." Deg! Peony melihat pipi sang gadis yang terlihat chubby dan memerah alami. Persis seperti pipinya. Sekelebat bayang masa lalu muncul di ingatan Peony. Pipi semerah tomat? "Kheil!!! Kenapa kau menggigit pipiku?!"
1018.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 613 fois en tant que pipi memerah
Read
+Librairie
Munajat Perawan Tua

Munajat Perawan Tua

tanyaku merona. "Akh tidak. Apa kamu tadi menambahkan terlalu banyak pemerah pipi? Pipimu bahkan lebih merah dari tomat,"ucap Dirga. "Memalukan,"ucapku membuang muka ke arah lain. "Kalau begitu tidak ada alasan malu melakukannya di rumah. Semangat Bu Dirga, sampai jumpa nanti sore,"ucap Dirga beranjak pergi sebelum akhirnya sibuk dengan pikiran masing-masing.
107.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 279 fois en tant que pipi memerah
Read
+Librairie
Dernier
1
...
45678
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status