Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Baru setelah membaca catatan harian di akun anonim milik Juan Biantara tentang pertemuan kembali setelah sekian lama, Olivia Nismara akhirnya sadar bahwa selama tiga tahun pernikahan mereka, pria itu ternyata selalu mencintai adiknya. Di hari ketika dokter memvonis usianya tidak akan bertahan lebih dari sebulan, Juan justru sedang menghadiri acara makan hotpot bersama sang cinta sejati, yang juga adik Olivia. Dia membalikkan ponsel dan membiarkan panggilan dari Olivia terabaikan di atas meja dengan santai. Juan berkata, "Melda jarang pulang. Bulan ini aku mau lebih banyak menemaninya." Saat Olivia menjalani kemoterapi hingga muntah dan pingsan, Juan menulis di buku hariannya, [Aku mengajaknya berjalan di sepanjang jalan rindang di almamater kami. Rasanya seperti kembali ke masa lalu.] Ketika rasa sakit membuat Olivia sampai memuntahkan darah di hadapannya, pria itu malah pergi tergesa-gesa. "Anjing peliharaan Melda sakit. Aku harus membawanya ke dokter." Malam pergantian tahun, Olivia meninggal sendirian di kamar rumah sakit. Sementara Juan sedang bersulang bersama keluarganya di bawah gemerlap kembang api. Saat membuka mata lagi, Olivia mendapati dirinya kembali ke titik balik takdirnya. Juan menerobos hujan dengan mata memerah, berusaha meraih dirinya. "Olivia, di kehidupan ini aku nggak bakal mengecewakanmu lagi!" Namun, Olivia hanya berbalik dengan tenang. "Tuan Juan, permisi. Kehidupanmu itu, aku nggak berniat ikut menjalaninya lagi."
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai pipi memerah
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dengan CEO Kandas Setelah Matinya Buah Hati

Pernikahan Dengan CEO Kandas Setelah Matinya Buah Hati

Darlene keguguran. Dia mencintai Kenward selama sepuluh tahun, keluar dari kampus di tahun kedua kuliahnya hanya untuk menikah dengannya. Selama tiga tahun menikah, dia rela berkorban tanpa keluh kesah. Sampai suatu hari, karena sebuah tabel rahasia, Darlene baru tahu bahwa selama ini dirinya hanyalah bagian dari permainan cinta Kenward dan cinta pertamanya. Di ruang rawat, setelah tahu Kenward sedang memancing di laut bersama cinta pertamanya, Darlene akhirnya mengusulkan perceraian. Ibu rumah tangga yang dulu dipandang rendah oleh semua orang itu kini berubah total. Menjadi desainer perhiasan kelas dunia yang bekerja sama dengan merek mewah internasional, menjadi satu-satunya guru dari pianis top di dunia, menjadi dewi balapan yang memecahkan rekor kecepatan, menjadi putri dari Menteri Luar Negeri, menjadi presdir dari perusahaan besar yang bernilai triliunan. Ketika para pria luar biasa mulai mengelilingi Darlene, Kenward tidak bisa berpangku tangan lagi. Dia terus mengejarnya, terus memohon. Darlene lelah dan memilih menghilang dari dunia ini, bahkan berpura-pura mati. Di depan makam kosongnya, Kenward berlutut setiap malam hingga lututnya hancur. Sampai suatu hari, dia bertemu kembali dengan mantan istrinya yang "bangkit dari kematian". Matanya memerah, suaranya bergetar. "Istriku ... pulanglah bersamaku ya?" Darlene tersenyum tipis. "Pak Kenward, jangan asal panggil. Kita sudah cerai. Aku sekarang perempuan lajang."
9.464.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai pipi memerah
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Martha Bom
Jalan ceritanya sebenarnya bagus, tapi terasa membosankan. Kapan ya Darlene akan mulai bertindak tegas? Saya sudah baca sampai chapter 63 loh, tapi karakter Darlene seperti tidak menunjukkan perkembangan. Agak membosankan karena Darlene selalu mengalah.
ChaShop Ok
tolong dong ini author alurnya jangan terlalu bertele2, masa ini darlene dibuat bodoh trs, selalu kejebak jebakan2 yang sepele, manusia pada dasarnya selalu berevolusi dan belajar dri kesalahan, lah ini masa darlene selalu terjebak dan kek gk pernah belajar dri kesalahan, selalu jadi korban
Baca Semua Ulasan
Salju Jatuh Mengucap Cinta

Salju Jatuh Mengucap Cinta

Dia dan Jeremy adalah sepasang kekasih semasa remaja. Yang satu primadona kampus, satunya lagi idola kampus. Mereka adalah pasangan teladan yang tersohor di seantero kampus. Mereka pernah berjanji untuk menikah begitu menginjak usia legal. Namun, tepat saat cinta mereka sedang membara, Nancy tiba-tiba memutus hubungan dan pergi ke luar negeri bersama seorang anak orang kaya. Pada hari perpisahan itu, dengan mata memerah, Jeremy mengejarnya begitu lama. Sosok yang begitu angkuh itu berulang kali memohon agar Nancy tidak pergi. Jeremy berjanji bahwa suatu hari nanti, dia pasti akan menjadi orang sukses. Dia memohon agar Nancy tidak terburu-buru, memohon agar gadis itu menunggunya, dan memohon agar tidak jatuh cinta pada orang lain. Namun, sikap Nancy begitu dingin. Dia bahkan tidak sudi berucap sepatah kata pun. Dia bahkan melihat dengan mata kepala sendiri saat Jeremy mengalami kecelakaan saat mengejar mobilnya, tetapi dia tidak sekali pun menoleh. Kecelakaan itu sangat parah hingga menyebabkan ginjalnya pecah. Jeremy harus menjalani transplantasi ginjal agar bisa bertahan hidup. Meski terbaring bersimbah darah di meja operasi, pria itu tetap bersikeras merangkak bangun hanya untuk menelepon Nancy. Namun, semua panggilan yang Jeremy lakukan dengan sisa-sisa tenaganya itu berakhir dengan penolakan. Semakin dalam cinta, semakin dalam pula benci. Sejak hari itu, Jeremy sangat membenci Nancy.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai pipi memerah
Baca
+Pustaka
Dilema Suami Bayaran

Dilema Suami Bayaran

diara_di
Barra Farzan, lelaki muda yang sudah menyandang status duda. Semua terjadi begitu saja, ia tak menyesal. Namun Barra mulai bosan dengan hidupnya yang selalu pahit, ada keinginan untuk bahagia. Memiliki istri secara benar adalah cita-cita Barra. Mimpinya di aminkan oleh semesta, gadis cantik putri dari konglomerat ibukota benar-benar jatuh dalam pesona Barra. Hubungan yang sempat ditentang itu akhirnya lolos ke jenjang pernikahan seperti apa yang Barra bayangkan setiap malam. Barra menegak manisnya kesempurnaan akad, di dampingi dua keluarga. Ini bukan mimpi, ini benar terjadi. Khayalannya terlaksana, sampai hubungan mereka berhasil diresmikan. Di atas pelaminan, Barra mencuri-curi kecupan di bibir Astra. Keduanya tertawa bahagia. Tanpa Barra sadari seorang wanita berjalan menuju altar pelaminan. Dipenuhi amarah. Plak! Tamparan keras mendarat di pipi Astra. "Dasar pelakor! wanita murahan! Aku ini masih istrimu, Mas. Kamu tega meninggalkan aku dan Beby?" Astra juga Barra terdiam beku, semua pasang mata menatap penuh intimidasi pada Barra dan Astra. Siapa yang tak sensitif saat kata 'pelakor' disebutkan? Rahasia apa yang Barra sembunyikan? Akankah keduanya bisa menjalani kehidupan sepasang suami-istri layaknya rumah tangga lain? Atau Barra akan habiskan hidupnya sebagai suami bayaran? Happy reading. Novel karya diara_di
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai pipi memerah
Baca
+Pustaka
Om Ganteng, Nikah Yuk!

Om Ganteng, Nikah Yuk!

Om, nikah yuk?” Hanya demi dua mangkuk bakso, Alena nekat menyatakan cinta pada seorang pria tampan yang baru ia lihat pertama kali di depan minimarket. Sayangnya, Leon Mahardika, CEO muda pewaris perusahaan besar, hanya menganggap Alena bocah ingusan yang lucu dan menggemaskan. “Om nggak mau nikah sama anak kecil. Bukannya bikin nyaman, yang ada bikin pusing.” Tidak terima diremehkan, Alena bersumpah suatu hari nanti Leon pasti akan menyesal. Dan lima tahun kemudian… mereka dipertemukan kembali. Kini Leon pernikahannya hancur dan status duda melekat padanya. Tapi tetap saja tidak mengurangi perempuan yang suka padanya. Sementara Alena telah berubah menjadi wanita cantik dengan lesung pipi manis, tubuh proporsional, dan sifat jahil yang mampu mengguncang pertahanan Leon sedikit demi sedikit. Alena masih menyukai Leon. Bedanya, kali ini ia tidak lagi mengejar terang-terangan. Ia memilih menggoda Leon perlahan… sampai pria itu mulai kehilangan kendali. Masalahnya, Leon sadar satu hal berbahaya: gadis kecil yang dulu pernah ia tertawakan kini justru menjadi satu-satunya wanita yang sulit ia lupakan. Akankah Leon jatuh ke pelukan Alena… atau justru pria dingin itu yang akhirnya kehilangan kendali dan mengejar wanita yang dulu ia anggap anak kecil?
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 350 kali sebagai pipi memerah
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Anny Djumadi
Selamat datang di cerita pertamaku di GoodNovel! ... Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca kisah ini. Semoga cerita ini bisa menemani dan memberikan pengalaman yang berkesan. Jangan lupa tinggalkan like, komentar, dan dukungan ya......
Ayu Ilma
thor maaf mau ngasih masukan sedikit karna ada bbrpa bab yg ga sesuai : 1. bab awal yg blg jarak gak ketemu 5thn tp slalu nyebutnya 10thn. 2. masalah waktu ke bandung, brngkt pagi nyampe malem 3. kamar Alena di lt.17 , tp malah jd Leon & Amara doang yg di lt.17. next->
Baca Semua Ulasan
TERPAKSA NIKAH SMA

TERPAKSA NIKAH SMA

"Keluar Kamu dari rumah saya!" bentak seorang pria paruh baya sambil menatap nyalang ke arah putrinya. Gadis itu menangis histeris. Air matanya tak mau berhenti membasahi pipi putihnya, yang kini bersemu merah karena sempat menahan tangis. "Maafin Mila, Ayah. I-ini bukan kemauan Mila,” jelasnya, masih tersedu-sedu. " Saya tidak mau nama baik keluarga ini tercoreng, dari sekian banyak keluarga besar ayah, satu pun tak ada yang muka tembok seperti kau! Lebih baik kamu pergi dari sini sekarang juga, jangan buat saya merah padam, paham! " Tunjuk sang ayah kepada Mila yang sedari tadi, menangis histeris di bawah kakinya. Mila kemudian menoleh ke arah wanita paruh baya yang hanya diam sembari menangis, wanita itu syok mendengar kabar bahwa anak semata wayangnya tengah mengandung. Padahal putrinya itu masih bersekolah dan tak pernah terlihat dekat dengan lelaki mana pun. Orang tua mana yang tak akan kecewa bila anaknya melakukan hal menjijikkan seperti itu. "Bunda ... dengerin Mila, Bun. Mila gak salah, i-ini kesalahan.” Mila menunduk dalam, hingga air matanya berjatuhan ke lantai. Wanita yang dipanggil bunda itu hanya diam tak mampu berkata-kata. Ia sangat syok mendengar kabar mengejutkan yang menimpa putrinya, ia bahkan tak tahu harus bereaksi seperti apa. Kekecewaan sudah terlanjur memenuhi hatinya. "Mau membela diri lagi? Sekarang juga, angkat kakimu dari rumah saya. Cepat!"
1019.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 690 kali sebagai pipi memerah
Baca
+Pustaka
Wanita Lain Di Buku Nikah Suamiku

Wanita Lain Di Buku Nikah Suamiku

Jingga Amelia
Duniaku seakan hancur ketika dengan tak sengaja menemukan sebuah buku nikah suamiku di dalam tas kerjanya ketika ia baru saja pulang dinas luar kota selama satu bulan. Terpampang jelas wajah suamiku dan wanita tanpa hijab dengan lesung pipi menghiasi wajahnya. Rambutnya lurus sebahu, tergerai dengan sebuah jepit kecil dirambut ujung kanan. Aku berusaha mengingat siapa wanita yang ada di dalam buku nikah ini, tapi aku sama sekali tak bisa mengingatnya. Teringat jelas satu bulan yang lalu ketika Mas Naufal meminta ijin padaku untuk dinas luar kota selama satu bulan. Akupun tak mempermasalahkannya karena ini merupakan suatu kegiatan rutinnya ketika bekerja pada suatu perusahaan di kota Y. Ia akan sering dinas luar kota untuk meninjau proyek yang ada di sana. Saat ini Mas Naufal menduduki posisi sebagai pengawas pada sebuah perusahaan konstruksi, membuatnya sering meninggalkanku sendiri di rumah ketika ia tugas di luar kota. Dengan jabatan itulah ia bisa menghidupiku secara layak dan sangat kecukupan, membuatku sangat beruntung memiliki suami sepertinya. Dalam buku nikah yang kutemukan tersebut tertulis sebuah nama Atha Hafidz Alfarezy dengan Kirani Cahya Dewi. Namun tunggu, bukankah nama suamiku adalah Ghibran Naufal Rizal. Tapi kenapa wajahnya sangat mirip? Dan kenapa pula buku nikah ini bisa ada di dalam tas kerja Mas Naufal?
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai pipi memerah
Baca
+Pustaka
Ketika cinta harus memilih

Ketika cinta harus memilih

Ardiansyah Anieta
"Elena, why are you hiding from me? (Elena, kenapa kau menghindar dariku?)" "You know why ... I'm married, i have kids. And you're such a bad influence on me. (Kau tau kenapa ... Aku sudah menikah dan mempunyai anak-anak. Lagipula kau membawa pengaruh buruk buatku" "You have married too seven years ago but you still want to meet me. We're even ... (Kau pun sudah menikah tujuh tahun lalu tapi kau masih bersedia menemuiku. Bahkan kita ..." "Stop it. It's a big mistake!!! (Hentikan. Dulu itu kesalahan besar!!!)" "Calm down, Elena ... i'm here not to argue. I miss you ... (Tenanglah, Elena ... Aku di sini bukan untuk berdebat. Aku rindu padamu ..." Elena hampir terisak, mukanya memerah matanya berair napasnya tersengal. Ia ingin segera berlalu dari momen ini. "I am not the same person. I have changed. And I am fully happy for I am now. Don't ruin my happiness. I want you to stay away from my life ... please ... (Aku bukanlah orang yang sama. Aku sudah berubah. Dan aku sangat bahagia dengan keadaanku sekarang. Jangan mengusik kebahagiaanku. Menjauhlah dari kehidupanku ... Aku mohon ....)" "I'll wait ... (Aku akan menunggu ...)" "Don't wait. You have to move on. Get married, have a bunch of kids like you want it. Be happy ... (Jangan menunggu. Kau harus melanjutkan hidupmu. Menikahkah. Miliki banyak anak seperti yang kau mau. Berbahagialah ...)" "I can't find someone like you. (Aku tidak bisa menemukan penggantimu.)"
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai pipi memerah
Baca
+Pustaka
My Lady, Jadikan Aku Milikmu

My Lady, Jadikan Aku Milikmu

Bibir itu terlihat begitu lembut dan berwarna merah merona alami seperti memanggil-manggil perhatiannya.  Tanpa sadar, jemari Randy terulur perlahan, menyentuh bagian bawah bibir itu dengan sentuhan yang sangat ringan juga penuh keraguan.  Rasanya halus, lembut, dan hangat terasa di ujung jemarinya.  Dengan tarikan napas yang terasa berat, seperti mengumpulkan seluruh keberanian yang dimiliki, Randy mendekatkan wajahnya dan mengecup bibir itu sekilas.  Sentuhannya terasa begitu segar dan lembut, meninggalkan sensasi yang membuat dadanya terasa berdebar kencang.  Rasa itu justru membangkitkan keinginan yang lebih besar dalam dirinya. ‘Aku ingin mengulum bibir itu lagi, lebih lama, dan lebih dalam lagi.’  Apalagi ketika dia merasakan bibir lembut itu perlahan bergerak dan membalas ciumannya dengan lembut pula. Bibir manis yang menyambut kehadirannya.  Dunia terasa berputar sebentar, Randy merasa dirinya melayang. Hingga akhirnya memaksakan dirinya membuka mata perlahan dan menjauhkan wajahnya sedikit. Sekadar menarik napas supaya bisa melanjutkan ciuman itu lagi.  Namun, begitu pandangannya menjadi jelas, matanya langsung membelalak lebar. Jantungnya terasa melompat ke tenggorokan. “Nyonya?!” Di hadapannya berdiri sosok Felicia. Rambut panjangnya tergerai bebas menutupi sebagian bahunya, yang terbuka. Wanita itu terlihat begitu berbeda dari penampilan kesehariannya yang rapi juga anggun. Seakan tak rela jarak itu terbentuk, tangan Felicia perlahan terangkat, hendak meraih wajah pemuda itu.  Begitu jemarinya berhasil menyentuh pipi Randy, tubuh Felicia perlahan bangkit mendekat. Dan kali ini, giliran dia yang mengambil alih, mendekatkan wajahnya. Dia ingin membalas sentuhan itu dengan lebih berani.  “Nyonya?!”
10199 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai pipi memerah
Baca
+Pustaka
Ketika Jasa Dibalas Penghinaan

Ketika Jasa Dibalas Penghinaan

Pada tahun kelima pernikahan mereka, Althea tanpa sengaja memergoki Virgoun yang sedang memuaskan diri sambil memegang pakaian dalam renda milik adik angkatnya. Di satu tangan, Virgoun memutar untaian tasbih, sementara tangan lainnya tak mampu menahan gejolak nafsu. Terpisah hanya oleh satu pintu, Althea mendengar pengakuan perasaan terdalam yang tak terucapkan itu, ditujukan pada sang adik angkat. Tubuh Althea kehilangan kendali dan merosot ke lantai, air mata mengalir deras. Ternyata, tidak ada pria suci yang dingin dan tak tersentuh. Tasbih di tangan pria itu hanyalah alat untuk menekan hasrat terlarang yang tak bisa diungkapkan. Sepuluh tahun Althea mengejar Virgoun, dan pada akhirnya dia hanya menjadi lelucon yang menyedihkan. Ketika sang adik angkat pulang ke rumah setelah bercerai, Althea membeli tiket pesawat ke selatan. Dia ingin mengucapkan selamat tinggal pada semua yang ada di sini sepenuhnya. Demi membuka jalan bagi adik angkatnya, Virgoun sendiri menyerahkan Althea sebagai "hadiah" kepada orang lain. "Tenang saja, sebulan lagi aku akan menjemputmu kembali. Kamu tetap istriku." Hati Althea benar-benar mati rasa. Dia berpura-pura mati demi melarikan diri. Saat kabar Althea terjatuh ke jurang dan jasadnya tak pernah ditemukan sampai ke telinga Virgoun, dirinya diliputi penyesalan. Virgoun mencarinya dengan gila-gilaan, tetapi tak pernah menemukan jejaknya. Hingga setahun kemudian, ketika dia mendorong pintu sebuah toko bunga di selatan, dia kembali melihat wanita itu. Dengan mata memerah, dia berlutut memohon rujuk. Namun, Althea hanya tersenyum dingin dan sopan. "Maaf, Pak. Toko sudah tutup. Aku harus pulang bersama suamiku."
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai pipi memerah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
789101112
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status