Misteri Kematian Sang Pelukis
Apalagi Napta selalu menyisipkan sedikit narasi di setiap lukisannya.
“Sudah berapa kali aku bilang, jangan panggil aku Pak, panggil aku Napta,” kata laki-laki itu membuat Diara menunduk.
“Bagaimana bisa, wong dia atasannya,” batin Diara.
“Kamu sudah siapkan berkas presentasi? Hari ini ada sebuah perusahaan yang ingin mengambil salah satu lukisanku, mereka ingin lukisan itu menjadi mural di dinding kantor mereka, aku harus mengalkulasi berapa tawaran yang bisa aku ajukan,” papar Napta membuat Diara mengeluarkan flasdisk yang sudah disiapkannya.
Bab Populer