Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kamar 2A

Kamar 2A

“Aku saudara jauh Bu Narti. Tinggal di bawah, kamar 1A. Baru datang dua hari yang lalu bantu-bantu urus kos ini. Bu Narti bilang ada penghuni baru di 2A, jadi aku mau nyapa sekalian memastikan semuanya aman.” Rara mengembuskan napas perlahan, sedikit lega. “Oh… saya Rara.” “Senang kenalan,” ujarnya sambil mengangguk sopan. “Maaf kalau kagetin. Lorong lantai dua memang sempit. Orang keluar kamar tiba-tiba bisa bikin jantung loncat.” Rara nyaris tersenyum tipis.
483 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai pocong kamar sebelah
Baca
+Pustaka
 Bangkitnya Istri yang Dikhianati

Bangkitnya Istri yang Dikhianati

“No … no. Lo nggak perlu bilang itu. Yang penting lo sekarang bisa tinggal dengan nyaman. Gue janji sama lo, rumah dan semua barang lo akan kembali lagi.” Ramon berjalan ke salah satu pintu yang berhadapan dengan sofa. Unit itu memiliki dua kamar yang berjejer. Satu kamar utama dan satu lagi kamar tamu. Ramon membuka kamar tamu yang ukurannya lumayan besar. “Di kamar sebelah masih ada barang-barang gue. Lo bisa gunakan kamar yang ini. Nggak papa, kan? Bersih ‘kok.”
9.8295.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.2K kali sebagai pocong kamar sebelah
Baca
+Pustaka
Pocong Andong Penjemput Jiwa

Pocong Andong Penjemput Jiwa

Desi Diah PangestiMisteriIblisSantetKutukan
Berminggu-minggu beberapa desa tampak seperti desa mati setelah malam tiba. Hal itu disebabkan karena banyaknya orang meninggal yang ditemukan pada pagi harinya dalam keadaan telungkup. Menurut kabar yang berbedar, mereka meninggal setelah bertemu pocong berwajah hancur dengan kedua bola mata merah besarnya. Kedatangan pocong tersebut juga selalu disertai dengan bunyi gemerincing andong, padahal di desa mereka sama sekali tidak ada yang mempunyainya. Jelas saja itu adalah andong gaib yang tengah ditunggangi oleh pocong penjemput nyawa. Hingga suatu malam, tepatnya pukul 20.10. Arkan yang baru saja pulang mengerjakan tugas di rumah temannya itu dibuat
91.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai pocong kamar sebelah
Baca
+Pustaka
Pangeran Pendekar Terasing

Pangeran Pendekar Terasing

Chiu Kang mulai membandingkan antara keadaan di luar dan di dalam kamar, suatu yang sangat tidak masuk akal baginya. Bagaimana bisa sebuah penginapan memiliki bagian luar yang kotor, tapi tidak dengan bagian kamarnya, bahkan kamar-kamar yang disediakan terlalu bagus layaknya kamar para bangsawan. Karena tidak bisa memecahkan kebingungannya, Chiu Kang keluar dari kamarnya. Dia berjalan menuju kamar di sampingnya. Tok... tok... tok... Dia mengetuk pintu kamar itu beberapa kali. Lalu terdengar suara wanita sedikit serak.
8.217.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 391 kali sebagai pocong kamar sebelah
Baca
+Pustaka
Testpack di Kamar Pembantuku

Testpack di Kamar Pembantuku

Segera kulepas mungkena yang masih melekat di badan. Aku menatap pilu tempat tidur yang masih terlihat rapi dan sepi. Tempat dimana setiap malam kami bercanda, dan mengobrol banyak hal sebelum tidur, sekarang hanya menyisakan banyangan penuh luka. Tok! Tok! Tok! "Sayang! Kamu dengar nggak?" Aku menoleh ke daun pintu dan segera membukanya. Setelah membuka pintu aku pun kembali ke tempat sajadah yang masih belum kurapikan.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai pocong kamar sebelah
Baca
+Pustaka
Bukan Teman Tapi Sekamar?

Bukan Teman Tapi Sekamar?

Menilik bentuknya, sepertinya alat pelacak dan pendeteksi tubuh apakah sedang dalam keadaan baik atau tidak. “Iya. Cuma kita berdua satu rumah dan satu kamar.” Amanda tidak menemukan kamar lain selain kamar yang ia tiduri bersama Senja tadi. “Nanti saya tidur di luar.” Senja tentu pria yang punya harga diri. Ia tidak akan mau tidur satu kasur dengan seorang gadis yang baru sekali ia kenal. Pacar saja bukan! “Males banget gue satu kamar sama lo,” gumam Amanda pelan karena kesal dengan sikap Senja yang terus-menerus dingin. Baru kali ini ada pria yang cuek terhadapnya.
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 574 kali sebagai pocong kamar sebelah
Baca
+Pustaka
AKHIR CINTA SI WANITA PENGHIBUR

AKHIR CINTA SI WANITA PENGHIBUR

Rangga hanya tersenyum tak menjawab , sedang Ratri terlihat gusar melihatnya . " Maaf mas , toilet di sebelah mana ya ?" tanya Ratri " Oh toilet ada di dalam kamar , dan maaf karena kamarnya hanya ada satu saja , sebaiknya ibu dan Ratri saja yang tidur di dalam kamar , nanti bapak sama aku bisa tidur di depan Tv" " Tempat semewah ini hanya ada satu kamar ? ternyata memang masih nyaman di desa " grutu pak Jayud heran .
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai pocong kamar sebelah
Baca
+Pustaka
Kuretas Hidup Suamiku Dan Simpanannya

Kuretas Hidup Suamiku Dan Simpanannya

Banyu menggatakan itu saat pintu lif terbuka ia berjalan keluar di ikuti Pandu yang bersemu malu mendengar ucapan Banyu. "Kamar berapa mas?" Banyu bertanya, ia sedikit lupa dengan nomor kamar tempat Sean berada. "412 kamar Mamimu, jadi Mala dan Anik ada di kamar sebelahnya." "Ini?" Banyu berdiri di depan kamar 413. "Ketuk saja, ketuk." Pandu mengetuk pintu kamar 413 dan tak lama pintu terbuka, Banyu begitu terkejut saat Mala susah berdiri dengan lelaki yang menodongkan pistol ke kepalanya.
9.5330.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.9K kali sebagai pocong kamar sebelah
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN DUSTA

PERNIKAHAN DUSTA

Dahiku pura-pura mengernyit. "Namanya juga lupa, Al." "Ngomong-ngomong, memangnya kamar kamu yang mana sih? Banyak banget kamar di rumah kamu. Tadi aku cuma maen ke kamarnya Gemma." "Itu ... di sebelahnya Gemma." "Yang pintu merah itu kan?" "Iya," jawab Geo pasti. "Pintu merah sebelah kirinya kamar Gemma kan?" tanyaku lagi sampai lebih meyakinkan.
817.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 476 kali sebagai pocong kamar sebelah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status