Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta di Kursi Roda

Cinta di Kursi Roda

Laila menunduk, memetik bunga liar yang tumbuh di bawah pohon itu, lalu berbalik menatap Raka. “Lihatlah bunga ini,” katanya, sambil mengangkat bunga liar yang kecil namun cantik di tangannya. “Bunga ini tumbuh di antara rerumputan yang mungkin tidak diperhatikan orang. Tapi ia tetap tumbuh, tetap mekar, dan memberikan keindahan bagi siapa pun yang mau melihatnya.” Raka menatap bunga itu, mencoba memahami maksud Laila. Ia merasakan sesuatu yang hangat merambat di hatinya. “Kamu mau bilang… bahwa aku bisa seperti bunga ini?”
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai poems about flowers
Baca
+Pustaka
Ellipsis

Ellipsis

Fliesse, fliesse, lieber Fluss! Nimmer werd ich froh; So verrauschte Scherz und Kuss, Und die Treue so. Rausche, Fluss, das Tal entlang, Ohne Rast und Ruh, Rausche, flüstre meinem Sang Melodien zu, Wenn du in der Winternacht Wütend überschwillst, Oder um die Frühlingspracht Junger Knospen quillst. Selig, wer sich vor der Welt
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai poems about flowers
Baca
+Pustaka
Garden Of Mirror ( OBLIVION )

Garden Of Mirror ( OBLIVION )

Spring Roam Sepasang manik itu menatap, pada bunga, pada makhluk Begitu cantik, begitu indah Kelopak warna-warni yang dibentuk sempurna menyerupai wajah Daun yang meliuk lembut selembut gerakan Sedikit juga tidak membuat penat, terlalu indah Aroma menyebar, semerbak Memenuhi luas padang rumput dengan bunganya Gadis yang seperti bunga, terlalu elok untuk dilewatkan Apa dengan kata? Tidak dengan kata? Semesta mengetahuinya, namun pasang mata hanya tahu ia merampasnya Ia rampas cahaya dari bumi Ia rampas hangat dari api Ia rampas kehidupan dari dewi Turun, tenggelam, menghilang Teriakan pecah, gaduh hingga gersang Dimana dewi?
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai poems about flowers
Baca
+Pustaka
From Allah to Allah

From Allah to Allah

Namun, 'Tidak bagimu, Aida . Puisi yang dia bacakan hendak dituju untuk wanita yang mendadak datang ke hidupnya saat ini. Wanita yang telah mengubahnya secara perlahan. Ucapan yang lembut, membuat dirinya mulai menyukai sosok Aida. Awal pertemuan yang sangat singkat seperti menemukan hamparan dandelion ini ketika masih duduk di bangku SMP. Dalam hati, Fathan mulai mengingat kembali mengapa dirinya sangat menyukai bunga ini.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai poems about flowers
Baca
+Pustaka
Selir Shen: Menulis Ulang Takdir di Istana Dingin

Selir Shen: Menulis Ulang Takdir di Istana Dingin

batinnya menahan tawa. Ia berjalan ke jendela. Di halaman, pohon plum musim dingin mulai berbunga, kelopak merah muda menembus salju. “Bunga bisa berbicara tanpa suara. Simbol kesetiaan, keteguhan juga kesedihan, serta harapan.” Ia menoleh pada dayang kesayangannya. “Kalau aku bisa membuat Ibu Suri tersentuh, maka ....”
10905 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai poems about flowers
Baca
+Pustaka
My Wife is My Suspect

My Wife is My Suspect

“shì nǐ ràng wǒ kànjiàn gānkū shāmò kāi chū huā yī duǒ You’re the one who made me see that there’s a flower bloomed id the dry dessert shì nǐ ràng wǒ xiǎng yào měitiān wèi nǐ xiě yī shǒu qínggē You’re the one who made me want to write a love song for you every day yòng zuì làngmàn de fù gē Use a romantic chorus nǐ yě qīng qīng de fùhè
9.232.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 711 kali sebagai poems about flowers
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status