Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

Wandi pun meminta kerja sama teman-temannya untuk mencatat hal-hal aneh sekecil apapun terkait lokasi yang terbakar itu. “Gua pernah dengar kalau di dalam areal itu ada sebuah danau keramat. Masyarakat dilarang masuk ke sana. Konon ada penduduk yang katanya nyiduk air di sana buat diminum, eh besoknya dia pegal-pegal terus sekarang orangnya lumpuh. Katanya gara-gara air danau yang dia minum itu,” ucap Ronco. “Ada cerita begituan ya? Kok gua ga pernah denger ya? Lu kok ga pernah cerita sih?” ucap Rianty.
109.0K viewsOngoingAdded to Library 243 Times as pohon keramat
Read
+Library
KEMELUT CINTA

KEMELUT CINTA

Rumah Bu Asih yang menjadi tujuan kami berada tidak jauh dari Taman Sepur, sebuah taman kota yang menjadi tempat warga Bogor bersantai. Rumah itu rumah tua yang masih terawat baik. Desain bangunannya mengingatkan aku pada rumah Belanda. Halaman yang cukup luas dipenuhi dengan tanaman trapis dan dua batang pohon mahoni yang besar dan rimbun. Dari pagar besi yang tertutup rapat, aku mengagumi keindahan rumah itu. Begitu juga dengan Bu Yati.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as pohon keramat
Read
+Library
Keris Darah Candramaya

Keris Darah Candramaya

Kumala sebenarnya heran karena dia belum pernah mendengar Saka mengucapkan sepatah katapun. Di pulau kecil itu ada sebuah rumah yang cukup besar. Namun sebelum sampai di rumah itu mereka harus melewati hutan yang tidak terlalu luas. Karena rumah itu di kelilingi oleh hutan. Hutan yang di penuhi pohon-pohon bunga Wijaya Kusuma. Maka di sebut Pulau Wijaya Kusuma.
2.3K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as pohon keramat
Read
+Library
PAMER SUAMI

PAMER SUAMI

Aku mengira kalau kampung Ayah tepat di ibukota Sumatera Utara, tapi ternyata masih butuh 8 jam perjalanan naik angkutan darat. Kota kecil bernama Padangsidimpuan namanya, yang terkenal dengan kota salak karena banyaknya masyarakat yang menanam buah berkulit eksotis dan tajam itu. Kata Wak Ronggur, di sini juga banyak sekolah dan Perguruan tinggi sehingga dinamai juga kota pendidikan.
19.4K viewsCompletedAdded to Library 447 Times as pohon keramat
Read
+Library
Pura-Pura Mati

Pura-Pura Mati

ucapku, tak lupa senyuman manis untuk menyakinkan dirinya kalau aku mendng membutuhkannya. Ia tampak ragu-ragu menyambut uluran tanganku. Ekor matanya melirik ke arah Seroja, wanita yang tengah menghancurkan rumah tanggaku. Aku bersumpah akan menghukum wanita itu dengan caraku sendiri. Setelah beberapa saat, ia menyambutnya juga. Aku bisa melihat kekecewaan yang besar dalam dirinya. "Selamat ya Buk Maharani atas jabatan anda," ucap yang lain, menyadarkan aku dan Mas Andra yang sama-sama saling berpandangan mata.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as pohon keramat
Read
+Library
Sayembara Cinta Sang Pangeran

Sayembara Cinta Sang Pangeran

Sedangkan, Jenderal Sebastian Dalio naik kereta kuda pinjaman sang pangeran karena membawa keranjang buah yang cukup berat. Sang jenderal mengamati isinya yaitu buah apel hijau, jeruk berwarna oranye, anggur merah, markisa, dan plum. Semuanya nampaknya berasal dari hasil kebun istana Wisteria karena masih sangat segar potongan tangkai buahnya. Bisa dikatakan ini pemberian yang amatlah berharga bagi yang mengetahuinya. Dia mulai merancang apa saja yang akan dibicarakannya bersama perdana menteri beserta nyonya.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 267 Times as pohon keramat
Read
+Library
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

Bau bunga melati yang sangat kuat menyengat hidungku. Di ujung lorong goa, aku menemukan sebuah kolam alami yang airnya berwarna biru safir dan memancarkan cahaya redup. Inilah Mata Air Keramat. Di tengah kolam itu, terdapat sebuah batu datar yang besar. Aku melepaskan seluruh pakaianku dan masuk ke dalam air.
1084.0K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as pohon keramat
Read
+Library
Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

Gemericik sungai yang biasa menenangkan kini terasa terputus-putus, seperti bisikan ketakutan yang tertahan. Beberapa pohon tua di pinggiran hutan keramat tumbang tanpa sebab yang jelas. Warga desa menyalahkan angin atau usia, tapi Kai tahu itu bukan alasan sebenarnya. Ia meraba batang pohon yang patah, merasakan sisa-sisa emosi yang tertinggal. “Ada rasa sakit di sini,” gumamnya. “Seperti sesuatu… dicabut paksa.”
101.1K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as pohon keramat
Read
+Library
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Pohon itu dikatakan membawa keberuntungan dalam pernikahan, dan juga hubungan yang harmonis. Elang asik memandangi pohon kamper itu. Pohon yang konon berusia 900 tahun, dengan tinggi sekitar 30 meter. Pohon ini tercatat dalam laporan topografi Awaji pada zaman Edo (1603-1868), sebagai Renri-no-kusunoki (pohon kamper yang menyatu) dan terkenal sebagai objek pemujaan. Pohon ini mendapat julukan suami-istri, karena pada awalnya ini adalah dua pohon yang terpisah. Tapi lama kelamaan, kedua pohon ini tumbuh menjadi satu.
9.963.9K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as pohon keramat
Read
+Library
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

"Pohon itu menangis, mengeluarkan getah pekat yang warnanya hitam kelam, menyerap sari pati kegelapan malam. Itulah kemenyan hitam sejati. Kemenyan para raja jin." Penjelasan yang sepenuhnya di luar nalar itu membuat ruang tamu seketika hening. Bulu kuduk Dadang meremang ngeri membayangkan eksistensi pohon berumur seribu tahun, sementara Nyai Janari menelan ludah dengan susah payah. Kengerian syarat itu baru benar-benar menghantam kesadarannya sekarang.
1016.7K viewsOngoingAdded to Library 417 Times as pohon keramat
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status