Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gairah Cinta Om Mafia

Gairah Cinta Om Mafia

ucap sang Nenek, yang kemudian menyibak gorden jendela yang ada di belakang Arren. Hamparan hutan rimbun terlihat, sepanjang mata memandang, dengan aroma khas Cedar yang mengisi udara di sekitarnya. Pepohonan Cedar yang menjulang tinggi dengan batang yang kokoh menutupi area ini dengan dedaunan hijau lebat. Daun-daun Cedar yang lebar dan berwarna hijau tua memberikan bayangan yang menyegarkan di bawah sinar matahari yang temaram.
1057.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai pohon yang rindang
Baca
+Pustaka
Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

“Bulan pertama setelah musim dingin berakhir.” Dirian mengepalkan rahangnya. “Itu terlalu lama. Sekarang ada seseorang yang membutuhkan pertolongan Lamina.” Pohon itu tertawa rendah. “Tidak ada yang bisa kulakukan.” Dirian menatapnya tajam. “Kau mau darahku lagi?” Senyum pohon itu melebar tidak wajar. “Aku mau,” sahutnya rakus. “Darah lezat yang wangi itu.”
9.6416.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.0K kali sebagai pohon yang rindang
Tampilkan Ulasan (86)
Baca
+Pustaka
Raisaa
akhirnya tamat juga Dirian, kakak kakak pembaca engga ngomel lagi ya kapan tamatnya heheheh terimaksih banyak atas dukungan dan perhatiannya untuk cerita ini. sampai jumpa dicerita saya yang lain ya hehehe...
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

"Semua itu nggak akan pernah bisa kamu berikan." Rangga terhuyung mundur beberapa langkah, seolah-olah seluruh kekuatannya baru saja direnggut paksa dari tubuhnya. Binar cahaya di matanya perlahan-lahan meredup, lalu padam. "Lintang," gumamnya lirih. "Hubungan kita selama bertahun-tahun ini, apa kamu benar-benar nggak merindukannya sedikit pun?"
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai pohon yang rindang
Baca
+Pustaka
Di mana Rindu ini Kutitipkan

Di mana Rindu ini Kutitipkan

“Pulanglah, kunjungilah pusaranya. Tumpahkan rindumu di sana. Ceritakan segala kisah yang telah alpa dari pengelihatannya. Setidaknya dengan begitu kaubisa mengobati kerinduanmu Za.” Kemudian kita terdiam. Tidak ada kata yang mampu terlontar, seolah kita berbicara dengan dengus napas. Hening. Tiba-tiba di sana ia terisak. “Aku kangen ibu Mas. Berikan aku pelukan, agar aku merasa sedikit tenang.” “Sini dekatkan dirimu, biar aku bisa memelukmu.” Meskipun kita hanya telpon, kita seolah sedang bertatap muka. Yah, seperti bilang memeluk atau mencium. Hanya dengan cara itu kita berusaha merasa satu dan mendekatkan diri. Lekat dan lebur dalam rasa.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai pohon yang rindang
Baca
+Pustaka
BERTEMU RINDU

BERTEMU RINDU

, tanyaku ikut tertawa mendengar perkataan Andra, "Di sini tenang, udaranya masih bersih karena dekat taman. Di ujung jalan sana juga terlihat ramai. Kita bisa merasakan kesunyian tapi tidak kesepian", kata Andra menatap lurus ke taman bermain yang ada di situ. Aku melihat Andra tidak peduli tempat yang dia tunjuk. "Kamu tahu kenapa kita sedekat ini?", tanya Andra melihatku.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai pohon yang rindang
Baca
+Pustaka
The Queen Janda Pirang

The Queen Janda Pirang

Banyak pohon rindang dan bunga yang indah tetanam rapih di kebun belakang itu. Kupu -kupu warna- warni yang terbang kesana kemari dan itu sungguh pemandangan yang cantik sekali. Sejenak Pinka ingin melupakan keresahan hatinya, kegelisahan yang terus membuatnay insecure dan negatif thinking. Air matanya menetes tanpa Pinka sadari. Mungkin rasa sakit itu tak terasa bahka sudah tak di arsa lagi, tapi luka itu terlihat menganga dan membuat hatinya getir.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai pohon yang rindang
Baca
+Pustaka
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

POV Matilda Hutan Starmoz menjulang di depan, siluet tengah malam yang menjanjikan perlindungan. Malam telah tiba sepenuhnya. Tudung lebat pepohonan cemara kuno dan pohon ek yang berbelit-belit menghalangi cahaya bintang samar yang mungkin menuntun kami. Derap kaki Braise yang mantap di tanah diredam oleh karpet lembap dari jarum dan daun yang gugur, setiap langkah melepaskan aroma tanah dari pembusukan dan pembaruan.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai pohon yang rindang
Baca
+Pustaka
Pelukan Hangat Tuan Presiden

Pelukan Hangat Tuan Presiden

Dengan gerakan menyentak, Rendra memalingkan muka, menatap dinding terpal tenda yang basah. "Tidak mungkin..." gumamnya lirih, nyaris seperti bisikan ketakutan. Di wilayah Turi, terdapat sejenis flora langka yang dikenal warga lokal sebagai pohon Jantung Merah. Pohon itu melegenda karena getahnya yang berwarna merah pekat, getah itu mengandung senyawa afrodisiak alami yang sangat kuat. Pikiran Rendra melayang pada dahan pohon yang menghantamnya tadi. Jika dahan yang menimpanya tadi adalah Jantung Merah, dan getahnya masuk ke dalam luka terbukanya maka ….
1031.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pohon yang rindang
Baca
+Pustaka
Cinta Orang Ketiga

Cinta Orang Ketiga

Pohon-pohon angsana, yang tumbuh berjajar dan dipangkas rapi di sepanjang jalan kota Singapura, seolah-olah sedang berlari berlainan arah, bila dilihat dari balik kaca mobil. Adelia mengagumi pohon yang mempunyai nama latin, 'Pretocarpus inducus' itu, karena dahannya tumbuh merunduk--nyaris menyentuh tanah--bisa dijadikan tempat berteduh, bila matahari bersinar terlalu terik. Pohon yang kulit kayunya berwarna abu-abu kecokelatan, mengingatkan gadis tersebut pada taman yang sering dikunjungi bersama sang ibu, dulu. Hampir setiap sore, wanita yang tak diketahui rimbanya itu, sering mengajak Adelia berjalan-jalan, dan menemani putrinya bermain.
1024.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 840 kali sebagai pohon yang rindang
Baca
+Pustaka
Batu Akar Raja

Batu Akar Raja

Shinta Sari duduk di sebelah Raden, sambil mengamati setiap sudut balai adat yang dihiasi dengan ukiran kayu bentuk pohon dan makhluk alam. “Lihatlah ukiran di dinding itu, Pangeran,” bisik Shinta Sari sambil menunjuk ke arah sebuah ukiran besar yang menggambarkan pohon raksasa dengan akar yang menjalar ke dalam tanah dan cabangnya mencapai langit. “Itu adalah Pohon Dunia yang disebut dalam legenda – sumber segala kekuatan alam di dunia ini.”
10566 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai pohon yang rindang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status