Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The North Compass

The North Compass

Jumlahnya ada puluhan mendekati ratusan dan sebagian besar telah terisi. Tapi, di antara sekian banyak pesona, hal yang paling menarik perhatian justru ada di ujung ruangan yang berseberangan dengan mulut lorong. Sebuah pohon berdaun lebat dan rindang tampak tumbuh subur di sana. Keseluruhan fisiknya berwarna putih berkilau, dimulai dari batang, daun hingga pendaran cahaya yang dikeluarkan. Tepat sewaktu Fhillipe hendak melangkah mendekat, sebuah bayangan hitam tiba-tiba melesat gesit melewati mereka dan lebih dulu menghampiri sang Pohon.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai pohon yang rindang
Baca
+Pustaka
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

“Orang-orang dulu memanggilku Penjaga Gerbang Kedua. Namaku Rindang. Tapi tugasku sudah berakhir dan kini tugasmu dimulai.” “Aku? Aku hanya... aku bukan siapa-siapa!” Rindang tersenyum lelah. “Itulah alasan kau dipilih. Hanya yang tak memiliki ambisi, yang bisa menutup gerbang terakhir. Tapi… sebelum itu, kau harus tahu kebenarannya.” Ia mengetukkan tongkatnya ke tanah, dan tiba-tiba dunia di sekitar Lusi berubah. Ia kini berada di masa lalu. Desa Tunggala terlihat lebih hidup, namun penuh dengan simbol-simbol gaib dan bendera berdarah.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai pohon yang rindang
Baca
+Pustaka
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

Membuat Reva merasa kekurangan tanpa adanya pohon itu. Roy mengangguk. “Iya, aku akan membelikan bibit pohon rindang. Yang berbuah, biar nanti kamu juga bisa memakan buahnya,” jawab Roy. Reva tersenyum mendengar perkataan Roy. “Terserah kamu saja,” jawab Reva. “Tapi ada lagi!” Roy menarik tangan Reva, menuju halaman paling belakang. Reva sedikut kaget, ketika Roy tiba-tiba menarik tangannya.
16.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 625 kali sebagai pohon yang rindang
Baca
+Pustaka
Terjerat Hasrat Cinta Atasanku

Terjerat Hasrat Cinta Atasanku

Sintia pun melempar pandangannya ke arah luar jendela, Sintia melihat sebuah pohon yang teramat rindang yang menghiasi sepanjang perjalan. Kota yang berada di sebelah barat adalah kota dengan julukan seribu pohon, iya emang kota itu memiliki banyak pepohonan yang membuat udara sejuk dan pikiran tenang. Sampailah di sebuah pabrik yang besar dengan gerbang masuk yang tinggi, pabrik yang memiliki banyak karyawan yang sedang keluar masuk gerbang, karena ini adalah waktu pergantian jam kerja. Sintia pun melihat di sebelah kanan ada sebuah bangunan yang lumayan besar, bangunan dengan dihiasi oleh pohon yang rindang.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai pohon yang rindang
Baca
+Pustaka
Indra, Reinkarnasi Para Dewa

Indra, Reinkarnasi Para Dewa

Air jernih yang mengalir terus-menerus memberikan kehidupan dari berbagai kehidupan di danau ini. Di sekitar danau terdapat pepohonan rindang yang memberikan teduh bagi siapa yang beristirahat di sana. Bayangan yang dihasilkan oleh pepohonan membuat lembah ini berasa sejuk dan menenangkan. Tidak jauh dari pepohonan yang rindang terdapat sebuah ayunan yang menggantung dari cabang pohon yang kuat. Siapa yang memanggilku tadi? Siapa orang yang membawaku ke tempat ini? Di mana dia sekarang?
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai pohon yang rindang
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Sementara angin yang berhembus semilir seolah tak berdaya mengusir awan kelabu di angkasa raya. Cahaya bulan yang demikian temaram seolah tak mampu menerangi sebuah dataran luas berumput di luar Hutan Situ Waras. Di pinggiran dataran, sebuah pohon randu tua tumbuh rindang dengan daun-daunnya yang berjuntaian berdiri kokoh. Batangnya yang sebesar dua lingkaran tangan manusia dewasa telah keropos di sana-sini termakan usia. Sebagian akarnya yang berwarna kuning bertonjolan keluar.
1030.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 703 kali sebagai pohon yang rindang
Baca
+Pustaka
Renggali

Renggali

Atau, memilih berkorban atau mengorbankan. Mirip seperti bunga sakura. Sebuah pohon yang hanya bisa tumbuh di satu daerah saja di Indonesia. Bunga yang berwarna merah muda dengan corak putih di tengahnya, belum lagi daun yang hijau membuat suasana hati terasa tenang. Terlihat gadis cantik yang sedang duduk bersandar di bawah pohon itu dengan pena dan buku di tangannya sedang menulis sesuatu. “Riska! Apa kamu baik-baik saja.”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai pohon yang rindang
Baca
+Pustaka
Ruang Rindu

Ruang Rindu

Apa ini aku sudah lepas dari duniaku? Untuk pertama kalinya dalam hidupku bisa melihat dengan mata kepala pohon apel dengan buah yang merah menggoda, aku mendekati pohon itu. Saat aku mengangkat tanganku ingin mengambilnya, seperti dahan itu sengaja menundukkan diri agar aku bisa mencapai buahnya tanpa kesulitan. "Jangan di makan!"
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai pohon yang rindang
Baca
+Pustaka
Pendekar Tengil

Pendekar Tengil

sambung Indra seraya terus melangkahkan kakinya lagi mencari pohon yang paling besar dan rindang untuk berteduh. “Mana hari ini banyak nyamuk lagi,” kata Indra sembari mengumpulkan kayu bakar yang kebetulan dia lihat di dekatnya. Setelah menemukan pohon paling rindang di hutan tersebut dia segera mulai berbenah membersihkan sekitar pohon dari dedaunan yang gugur dan mengumpulkannya.
9.9439.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.3K kali sebagai pohon yang rindang
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

Dan yang paling bikin tidak enak hutan di sekitar mereka mulai berubah jauh lebih rapat dibanding sebelumnya. Pohon-pohon besar berdiri tinggi menutupi cahaya matahari, akar menjulur kemana-mana, dan beberapa jalur bahkan harus dibuka pakai tombak Nagasyama yang sekarang dibawa Rangga di depan. CRAAK. Semak tinggi dibabat pelan. “Ati-ati kaki.” Rangga nengok belakang. “Daun lembab begini enak buat lintah.”
10886 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai pohon yang rindang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status