Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Disayang Bayi Tampan, Dipinang Pamannya yang Arogan

Disayang Bayi Tampan, Dipinang Pamannya yang Arogan

Karena disana semua perlengkapan Zain berada. Saat aku lihat diapers Zain benar saja dia sedang poop. Aku menidurkannya di meja khusus untuk Zain berganti pakaian setelah ke luar dari kamar mandi. Lalu mengambil diapers yang baru juga tisu kering untuk membersihkan pantatnya. “Pipis atau poop?” tanya Barra, ternyata dia menyusulku. “kayaknya dua-duanya.” “Mau aku atau kamu yang gantiin?”
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 862 kali sebagai poop bar download
Baca
+Pustaka
BARA, HOT DADDY, SWEET HUSBAND

BARA, HOT DADDY, SWEET HUSBAND

“Kalau mau gue bisa mintain nomor HPnya sekarang.” “Halah, lo yang minta nomor HPnya mah gawat, nanti ujung-ujungnya jadi koleksi lo.” “Ya, kalo Bara nggak minat, ya gue terima limbahan. Selama ori, gue doyan.” “Anj*ng.”
8.818.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 610 kali sebagai poop bar download
Baca
+Pustaka
POEDJAN

POEDJAN

Tetapi bukan ini yang sesungguhnya dikhawatirkan oleh Dedeng. Kiriman naskah itu ia terima di pagi buta, pukul empat pagi. Sebuah dus cokelat dengan bau amis yang menyeruak. Dedeng sudah hampir terkencing-kencing ketika ia melihat kotak itu hadir. Bau amis ini adalah bau amis yang pernah ia cium di pemujaan pertama. Tak heran jika Dedeng kembali berhalusinasi perihal darah dan tetesannya yang akan menyembur ke wajahnya ketika ia membuka kotak itu. Namun ... nihil. Tidak ada yang terjadi, termasuk semburan darah yang sempat mengacaukan pikiran Dedeng. Ia hanya menemukan beberapa carik kertas yang membelah kulit luarnya karena tepian yang terlalu tajam.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai poop bar download
Baca
+Pustaka
Mistpouffer

Mistpouffer

sarkas Yumi sambil meletakkan beberapa makanan di meja. Arjuna menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Kemarin aku sama Baruna lagi nantang satu sama lain buat nyobain whiskey. Tapi siapa nyangka kalau kita berdua bakal ngereog, hehe.” “Bukan ngereog lagi sih. Udah kayak kerasukan makhluk halus kalian berdua. Yumi sampai ngejar-ngejar Juna dan Namika sampai menyelam ke dasar kolam buat menemukan Aru,” celetuk Alora.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai poop bar download
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status