Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Disayang Bayi Tampan, Dipinang Pamannya yang Arogan

Disayang Bayi Tampan, Dipinang Pamannya yang Arogan

Karena disana semua perlengkapan Zain berada. Saat aku lihat diapers Zain benar saja dia sedang poop. Aku menidurkannya di meja khusus untuk Zain berganti pakaian setelah ke luar dari kamar mandi. Lalu mengambil diapers yang baru juga tisu kering untuk membersihkan pantatnya. “Pipis atau poop?” tanya Barra, ternyata dia menyusulku. “kayaknya dua-duanya.” “Mau aku atau kamu yang gantiin?”
1024.2K viewsCompletedAdded to Library 799 Times as poop bar download
Read
+Library
BARA, HOT DADDY, SWEET HUSBAND

BARA, HOT DADDY, SWEET HUSBAND

“Kalau mau gue bisa mintain nomor HPnya sekarang.” “Halah, lo yang minta nomor HPnya mah gawat, nanti ujung-ujungnya jadi koleksi lo.” “Ya, kalo Bara nggak minat, ya gue terima limbahan. Selama ori, gue doyan.” “Anj*ng.”
8.617.7K viewsCompletedAdded to Library 601 Times as poop bar download
Read
+Library
Mistpouffer

Mistpouffer

Namika menutup pintu balkon dan turun ke bawah untuk menyiapkan makan malam. Namika kemudian membersihkan dirinya dan segera makan sambil menghidupkan televisi untuk menonton film. Tanpa sadar, jam sudah menunjukkan pukul 10. Namika mematikan televisi dan berjalan ke kamarnya. Gadis itu kembali menghabiskan waktunya untuk membaca novel di ponselnya. “Kenapa sih para penulis tuh hobi banget bikin karakter sampah kayak gini? Bukannya bikin penasaran, malah bikin para pembaca pengen banting hape,” keluh Namika kesal.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as poop bar download
Read
+Library
POEDJAN

POEDJAN

Tetapi bukan ini yang sesungguhnya dikhawatirkan oleh Dedeng. Kiriman naskah itu ia terima di pagi buta, pukul empat pagi. Sebuah dus cokelat dengan bau amis yang menyeruak. Dedeng sudah hampir terkencing-kencing ketika ia melihat kotak itu hadir. Bau amis ini adalah bau amis yang pernah ia cium di pemujaan pertama. Tak heran jika Dedeng kembali berhalusinasi perihal darah dan tetesannya yang akan menyembur ke wajahnya ketika ia membuka kotak itu. Namun ... nihil. Tidak ada yang terjadi, termasuk semburan darah yang sempat mengacaukan pikiran Dedeng. Ia hanya menemukan beberapa carik kertas yang membelah kulit luarnya karena tepian yang terlalu tajam.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as poop bar download
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status