Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Turn Back Time

Turn Back Time

Tristan tersenyum tipis kepada Marrey kemudian melangkahkan kakinya menaiki puluhan anak tangga yang dilapisi keramik anti slip berwarna abu-abu. Ia menaiki tangga dengan perlahan, menikmati setiap langkahnya. Kemudian setelah ia sampai di anak tangga paling terakhir ia sempat menggesekkan alas sepatunya ke sebuah keset yang ada di ujung sana agar tidak meninggalkan cap kotor di lantai lantas ia masuk ke dalam kamarnya sendiri. Irina masih tertidur karena efek samping kloroform, Tristan merasa iba melihat wajah pucat Irina saat itu. “Maafkan aku, aku terlalu berlebihan kepadamu ....”
104.0K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as party poopers backrooms
Read
+Library
Repeated Past!

Repeated Past!

“Aku cuma ingat kalau aku masuk ke dalam kamar bareng Kenzo—tapi, pintunya tetap aku buka lebar, kok! Terus, kamar aku udah berantakan karena ulah Ven yang senewen aku belum pulang, terus dada kiri aku sakit. Setelahnya, aku nggak ingat apa-apa lagi, Kak.” Keanu memerhatikan Khanza dengan seksama. Ketika dia ingin membuka mulut, Keanu menatap Kenzo. Cowok itu terlihat sedikit gelisah dalam tidurnya, bergumam tidak jelas, lalu memutar tubuhnya menghadap ke dinding sehingga cowok itu membelakangi Khanza dan Keanu. Kemudian, Kenzo tenang kembali. “Khanza, dia masuk ke dalam tubuh lo.”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as party poopers backrooms
Read
+Library
HSA  " I am Back. "

HSA " I am Back. "

Dia menjawab. "Yah, nggak asik dong. Nggak bisa main-main bareng lagi." Mike bicara dengan wajah cemberut, dia memainkan kartu di tangannya. "Kalian dengar sendiri." Pemimpin kanan dari The guard melemparkan sebuah rekaman. 'Hai semuanya. Aku yakin kalian baik-baik saja, jadi aku tidak akan basa-basi lagi. Aku akan kembali tahun ini! Hahahaha....
102.1K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as party poopers backrooms
Read
+Library
ASHOLE

ASHOLE

Walau di sekitar sini hanya rumah paman dan bibinya saja yang panggung seperti ini. Suara tapakan kaki menggema di ruang tengah sampai pada ruang tamu. Dengan sengaja Rio berlaku demikian, menghentak-hentakkan kaki seiring langkah kakinya. Ia melirik seorang bayi laki-laki yang tengah pulas tertidur di ayunan. Kembali ganas pada tindakannya tadi, Rio makin sengaja menghentak kaki dengan kuat hingga timbulkan bunyi tak nyaman bagi orang yang sedang tertidur. Sampai di ruang tamu Rio nengok lagi ke belakang. Dengusan kasar keluar dari lubang hidungnya yang mancung. "Gilak bocah gak bangun. Tidur atau mati," umpatnya.
102.9K viewsOn holdAdded to Library 82 Times as party poopers backrooms
Read
+Library
Mr Playboy & Me

Mr Playboy & Me

Baru setelah merasa lebih baik, dia bergegas keluar dari toilet restoran. Langkah Della terhenti saat mendengar suara berisik dari salah satu bilik toilet. Suara itu mengganggunya. Dan membuat Della penasaran apa sebenarnya yang ada di dalam bilik itu. Dengan mengendap-endap Della mendekati bilik toilet tersebut. Rasa keingintahuannya begitu besar sampai gadis itu mengabaikan rasa takut di hatinya. Perlahan, Della mendorong pintu toilet. Dadanya berdebar-debar. Dengan perasaan was-was gadis itu menanti pintu toilet terbuka.
108.1K viewsOngoingAdded to Library 178 Times as party poopers backrooms
Read
+Library
BEHIND

BEHIND

"Kau tersesat, Nona? Kau warga baru di sini, kan?" Pria putih bertubuh tegap penuh tato itu menyeringai, menampilkan deretan gigi serta bau mulut yang menyeruak ke rongga penciuman. Dasar pemabuk ulung! "Aku lebih menakutkan dari yang kalian kira," ucapku datar. "Ohoo, rupanya gadis berponi ini lebih berani, Guys. Tujuh lawan satu, Cantik! Jackpot!" seru pria lain yang mulai mendekat.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as party poopers backrooms
Read
+Library
Mistpouffer

Mistpouffer

Namika menutup pintu balkon dan turun ke bawah untuk menyiapkan makan malam. Namika kemudian membersihkan dirinya dan segera makan sambil menghidupkan televisi untuk menonton film. Tanpa sadar, jam sudah menunjukkan pukul 10. Namika mematikan televisi dan berjalan ke kamarnya. Gadis itu kembali menghabiskan waktunya untuk membaca novel di ponselnya. “Kenapa sih para penulis tuh hobi banget bikin karakter sampah kayak gini? Bukannya bikin penasaran, malah bikin para pembaca pengen banting hape,” keluh Namika kesal.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as party poopers backrooms
Read
+Library
Behind The Scene

Behind The Scene

Moza menutupi bibirnya, melihatnya Arlan tertawa kecil. “Memangnya kau mau?” “Tentu tidak.” “Itu hukumanmu karena sudah menemui mantan pacarmu.” “Sudah kubilang tidak sengaja, kan,” kekehnya. “Oke, tidak sengaja. Tapi, kau membuat toko pakaian dalam rugi, pelanggan yang menonton semuanya pergi.” “Kenapa?” “Pelayan berulang kali meminta maaf dan mengusir mereka, karena kau tidak mengizinkan untuk dijual.”
102.5K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as party poopers backrooms
Read
+Library
Behind The Close Door

Behind The Close Door

Suara desahan Retno memberikan semangat Fandi menyelesaikan tugasnya, melumat bibir dan payudara Retno sambil mempercepat gerakan bagian bawah. Pelepasan mereka dapat dengan Fandi mendorong semakin dalam, melepaskan penyatuan dan langsung membuka pengaman miliknya untuk dibuang di tempat sampah. Fandi berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya, keluar dari kamar mandi Retno masih berbaring di ranjang menikmati sisa perbuatan mereka. "Apa aku pakai kontrasepsi?" tanya Retno tiba-tiba.
4.1K viewsCompletedAdded to Library 165 Times as party poopers backrooms
Read
+Library
TRASHY

TRASHY

batinnya lagi dengan helaan napas yang teramat panjang 💔 Acara pensi berlangsung riuh dan meriah. Kalau yang menebak kelompok Dianalah pemenangnya, ya! Betul, mereka menang karena bakat yang ditampilkan sangat berbeda dari kelompok lain yaitu, musikalisasi puisi. Diana menulis puisi, Lia dan seorang gadis bernyanyi, satu perempuan memainkan okulele, dan gadis kurus bernama Putri bertugas membacakan puisi buatan Diana berjudul 'Mimpi dan Ibu', yang isinya sederhana. Begini :
103.3K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as party poopers backrooms
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status