Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

“Kalian adalah tokoh besar. Kalau kalian membantu kami untuk mengiklankannya, pasti ada yang membeli teh kami. Aku wakili semua penduduk di kota ini untuk berterima kasih kepada kalian.” “Keluarga kami beternak sapi dan kambing sendiri. Susunya adalah susu segar, tehnya juga teh berkualitas, dijamin tanpa tambahan macam-macam.” Steven segera menanggapi, “Bolehkah aku melihat sapi dan kambing kalian? Saya ingin merekam beberapa video agar teman-temanku bisa membantu mempromosikannya secara daring.” “Boleh, boleh. Apa kamu merasa capek? Kalau kamu nggak capek, aku akan bawa kamu jalan-jalan sekarang.”
9.5996.5K viewsCompletedAdded to Library 27.9K Times as poster iklan teh pucuk
Show Reviews (176)
Read
+Library
Tiuri
suka dg cerita nya bikin nangis bikin senyum thor keren.. tdk seperti novel lain yg kebanyakan cerita tentang sex melulu ngeri dan membosankan... kl ini tentang kehidupan ada perkelahian ada, ada persaudaraan dan cinta keluarga yg besar.. sukaaa .. thoor nanti bikin cerita model gini lg yaa............
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Menikah Dengan Bocah

Menikah Dengan Bocah

jawabku dengan pelan * Beberapa bulan kemudian usaha Gia semakin maju, sekarang dia sudah bisa live di sosial media mempromosikan dagangannya, bahkan dia punya satu orang karyawan untuk bantu-bantu packing, setiap hari mama pun kerepotan membantunya. "Gi, kok teh bikinan kamu laku banget ya, kok bisa?" Tanyaku Sudah malam tapi Gia masih live gantian sama mama dan karyawannya, sekarang dia lagi packing orderan. "Ya bisa lah, teh buatan dia bukan sekedar teh tapi ada juga buat detok, buat diet," sahut mama. "Lah, emang kamu bisa buat teh buat diet, Gi?" "Ya bisa atuh, Mas, kan Gia belajar."
107.0K viewsCompletedAdded to Library 259 Times as poster iklan teh pucuk
Read
+Library
Suami Warisan

Suami Warisan

“Eh, ada apa aja?” “Banyak, Mbak. Aer kobokan juga ada, hehe…” Kurang ajar, hari ini nyebelin banget. Keluhnya dalam hati. “Es campur ada?” “Ada.” “Jus jeruk ada?” “Ada, dong!” “Alpukat?” “Kocok ‘pukat asooyy…!” “Teh Botol?” “Yuhu~” “Ya udah deh, Es teh manis enggak pake gula!”
10157.7K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as poster iklan teh pucuk
Show Reviews (58)
Read
+Library
Ketut Martini
suami warisan...dari judulnya aza udh bikin penasaran.. seseorg yg mendapat warisan seorg suami?... setlah baca..waah...dari bab 1 smpe bab skrg udh ke 40 smakin aku jatuh cinta ...tokoh narend yg macho habis..trus rengganis pastinya gemoy banget..klop dech mreka berdua.. thor sera emg paling top.......
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Read All Reviews
Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

jawab Rupert, anggota pasukan pengawal Australia, yang telah menetap di Indonesia sejak beberapa tahun silam, dan bekerja sebagai asisten Myron. "Siapa yang jual?" "Mbak Sekar." Hadrian mengangkat kedua tangannya. "Level pedasnya di luar prediksi BMKG. Nyerah aku." "Coba yang ini saja, Paman," celetuk Ruben, yang berlakon sebagai Gatotkaca, sambil mendekati para pamannya. "Ehh, ini, kan, teci. Dapat di mana?" tanya Bhadra. "Warungnya Teh Lilakanti," jelas Ruben.
101.0K viewsCompletedAdded to Library 24 Times as poster iklan teh pucuk
Read
+Library
Pria Payah Yang Dijodohkan Denganku, Ternyata ....

Pria Payah Yang Dijodohkan Denganku, Ternyata ....

komentar Tamara begitu melihat apa yang ada di penyaring teko teh. "Manfaatnya bagus, bawaannya tenang aja tiap habis minum. Cobain deh, dijamin kamu suka." jawab Andina berpromosi. Wajah Tamara terangkat, ia tersenyum sembari menatap Andina dengan saksama. Andina nampak menuang teh ke dalam cangkir sang adik, memasukkan beberapa keping kecil gula batu dan menyodorkan cangkir ke hadapan Tamara.
1026.8K viewsCompletedAdded to Library 590 Times as poster iklan teh pucuk
Read
+Library
BENALU

BENALU

ucap Izzah sembari menampakkan deretan gigi putihnya. "Mana tadi kan aku bungkus enam porsi, dua belas lauk goreng lagi. Jadi makin bengkak deh. Malu juga pas di kasir, diliatin banyak orang," omel Bu Citra. "Ya, sabar Bu, namanya juga ujian. Aku juga tadi bawanya uang pas sih, pas untuk satu porsi soto dan teh hangat saja. Tapi, akhirnya pemilik warung mengratiskan semuanya ke ibu gitu? Atau bagaimana?" Izzah terus saja bertanya sembari menahan tawa.
30.8K viewsCompletedAdded to Library 769 Times as poster iklan teh pucuk
Read
+Library
ISTRI TUKANG CILOK

ISTRI TUKANG CILOK

"Kemarin saja mohon-mohon agar diberi pekerjaan, sekarang justru tidak datang.' gerutu ku. "Positif thingking dulu dik. Mungkin ada halangan," Aku kembali berselancar di dunia maya. Tetapi dengan tujuan awal mempromosikan dagangan cilok ku. Namun aku berhenti saat seseorang membagikan poto Mala dengan tulisan...
1012.3K viewsCompletedAdded to Library 331 Times as poster iklan teh pucuk
Read
+Library
DITALAK SUAMI GARA-GARA MAKE UP PUCAT

DITALAK SUAMI GARA-GARA MAKE UP PUCAT

Kakinya gemetaran. “Kamu bikin air apa ini?” tanya Yuni sambil mengacungkan cangkir berisi es teh manisnya. “I-tu es teh manis, Mbak. Sesuai permintaan Mbak Yuni.” “Es teh manis? Kok rasanya aneh sekali. Memangnya kamu pake teh yang merk apa?” tanya Yuni penasaran. “Mmmh, itu, Mbak, saya … ambil air teh yang udah jadi di kulkas. Saya cuman ngasih gula sama es batu aja,” jawab Suci dengan polosnya.
9.9245.3K viewsCompletedAdded to Library 7.6K Times as poster iklan teh pucuk
Read
+Library
Bulu Perindu

Bulu Perindu

ujar Adelia sewot. “Duh, duh, sewotnya ... sini masuk! Tapi gelas buat minum udah aku taruh kardus nih,” David menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Becanda, Sayang ... Nih, aku bawain nasi padang sama es teh! Belum makan kan?” Adelia mengeluarkan sebungkus nasi padang dan es teh. “Wih, kebetulan. Ayok makan yok?” ajak David sumringah.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 204 Times as poster iklan teh pucuk
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status