Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
B A R C O D E

B A R C O D E

"Sayang sekali. Saya akan menaruhnya di bagian Anhänger terbawah. Bagaimana menurut Anda, Maddie? Gadis ini tidak bisa diharapakan." Maddie menaruh gelas yang berisikan teh hangat dengan anggun, lalu mulai berbicara sambil berdiri. "Anda salah besar jika menaruhnya di bagian bawah. Wild Florist adalah kekuatan yang sangat langka ditemukan. Justru, level satunya sudah sangat berbahaya. Jika ada sesuatu yang memancing amarahnya, maka akar liar mampu menghancurkan satu atau dua gedung. Kekuatan tersebut melebihi dari tenaga gurita yang sedang marah. Saya mengerti jelas tentang kekuatan ini, karena dulu ada Anhänger yang sejenis seperti ini."
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai pretty poison bar
Baca
+Pustaka
PUDAR

PUDAR

Apalagi Mario mengirim pap yang menunjukan Asta masih tertidur pulas dalam ranjangnya. Ketika Kevin kembali muncul, ponsel yang Tika pegang sampai lepas dari tangan dengan sendirinya. Kulit Kevin yang kecokelatan kini terlihat lebih cerah setelah disuntik vitamin C. Rambut Kevin yang gondrong dengan gaya wolfcut telah berganti pendek dengan belah tengah. Penampilan Kevin yang baru ini ternyata mampu membiusnya. Tika sampai harus menyadarkan dirinya sendiri dengan kenangan pahit yang telah Kevin ciptakan dalam benaknya.
469 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai pretty poison bar
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Dia pun melemparkan benda tersebut kearah Gandi yang menangkapnya dengan susah payah sambil mengernyit menahan sakit. "Jiwamu sudah hancur. Obat ini akan sedikit memberikan rasa nyaman dan menghilangkan rasa sakit. Paling tidak, bertahanlah sampai aku menyelesaikan urusan dengannya," kata Bara. Gandi tak menjawab. Dia langsung membuka penutup botol tersebut kemudian menang semua yang ada di dalamnya ke mulut.
8.962.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai pretty poison bar
Baca
+Pustaka
POISONED LOVE

POISONED LOVE

“Maksudnya?” Victor tersenyum miring. Dia merogoh sesuatu dalam saku jasnya. Kemudian melemparkannya pada Brian yang sigap ditangkap dengan cepat. Brian berusaha mengenali obat yang berada di tangannya, rasanya dia sedikit familiar. “Obat perangsang?” gumam Brian dengan tatapan tak percaya. Victor mengangguk dengan smirk-nya. “Sekali minum, dia pasti sudah berada di bawahmu.”
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai pretty poison bar
Baca
+Pustaka
OBSESI BARA

OBSESI BARA

Bara nampaknya dalam mode tidak ingin berbasa-basi ataupun bercanda. Barez terdiam lama. Kemudian, "Baiklah. Kalau begitu kita akhiri saja sekarang!" ucapnya sembari mengeluarkan sebuah pistol dari dalam sakunya. Sedang Bara sudah terkekeh melihatnya. "Hanya itu? Cih--" "Hei?!" teriak Barez murka. Bertepatan itu ia menyentuhkan ujung pistolnya di kepala Bara. "Sekali kau meremehkan ketulusanku, maka tidak segan-segan otakmu akan hancur saat ini juga! "
1027.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 732 kali sebagai pretty poison bar
Baca
+Pustaka
Aku Seorang Jenius Super

Aku Seorang Jenius Super

Racun yang memancar dari tubuhnya telah membuat gulma dan vegetasi di sekitarnya mengering, setiap rumput dan daun hitam dan rapuh seolah terbakar oleh api tak terlihat. "Hai, gadis kecil, gadis kecil..." Yun Wuji merentangkan tangan dan mengoyang bahunya dengan lembut. Saat menyentuhnya, kulitnya dingin seperti mayat, seperti marmer yang terlalu lama berada dalam genggaman musim dingin. Pada saat bersamaan dengan kontak itu, aura racun yang sangat kuat menyerang indra Yun Wuji—ini pasti Absolute God Slaying Poison! Jika dia tidak memiliki Sky Poison Pearl, mungkin dia akan mati hanya dengan satu sentuhan itu.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai pretty poison bar
Baca
+Pustaka
Memungut Gadis Cantik Bar yang Terjatuh

Memungut Gadis Cantik Bar yang Terjatuh

Aku sebenarnya sudah ingin pergi, tetapi aku melihatnya di sudut. Dia mengenakan terusan putih sederhana, tampak begitu berbeda dengan suasana bising di sekitarnya. Dia menunduk, bahunya sedikit bergetar, seperti menangis tanpa suara. Aku dan dia masuk ke bar dan minum segelas bersama. Alkohol adalah katalis terbaik, sekaligus pemicu terburuk. Dia menatap mataku. Di dalamnya ada api yang membakar habis kewarasanku.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai pretty poison bar
Baca
+Pustaka
OM CEO, I LOVE YOU!

OM CEO, I LOVE YOU!

"Zat yang melapisi peluru di tubuh Intan adalah derivat dari Neuro-toxin tipe X. Zat ini tidak membunuh seketika, tapi merusak sistem saraf secara perlahan. Jika aku tidak segera melakukan operasi pembersihan jaringan kemarin, Intan mungkin tidak akan pernah bisa menggerakkan kakinya lagi." Kenzo menghantam meja dengan kepalan tangannya. "Damn it! (Sialan!) Mereka tidak hanya ingin membunuh, mereka ingin menyiksa. Siapa pun yang menyuplai Bara dengan mainan seperti ini bukan hanya mafia kelas teri." Alistair menyipitkan matanya, menatap titik merah di peta yang sedang dilacak oleh Leon. "Leon, temukan siapa yang memegang lisensi zat ini di pasar gelap. Aku ingin nama, lokasi, dan siapa yang
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 394 kali sebagai pretty poison bar
Baca
+Pustaka
Barra's Mine

Barra's Mine

Senna mengelus dada dan saat berbalik badan untuk melanjutkan pelarian, kedua pemuda dengan wajah semerah tomat busuk bersiap menghadangnya. Mereka jelas-jelas tengah mabuk dan berjumlah dua yang artinya dari segi banyaknya, dialah yang kalah. Senna tidak tahu harus bagaimana selain bersikap berpura-pura tidak peduli maka dengan nyali setinggi menara kincir angin di Den Haag, Senna mencoba untuk menerobos barikadr dua pemuda mabuk tersebut. "Kau tidak melihat kami? Padahal kami ada di sini sejak tadi dan kau tidak menyadari atau pura-pura tidak menyadari, hm?"
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai pretty poison bar
Baca
+Pustaka
Era Baru

Era Baru

“Kau benar-benar kuat, tapi dengan amarah yang tak terkendali ini, kau benar-benar terjebak dalam masalahmu sendiri. Akurasimu menurun tajam, benar-benar membuang tenaga!” Barata segera melepaskan bola api dan melemparkannya ke arah Sopo Barungan, kemudian menggunakan teknik {Ilusi Lingkungan} dan teknik {Ilusi Manusia}. Kali ini Barata ingin mengakhiri pertarungan ini, tapi dia tidak ingin membunuh Sopo Barungan melainkan ia ingin mendengar kisahnya dari awal dia kehilangan sesuatu yang berharga sampai dia berhasil mendapatkan pusaka.
1058.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai pretty poison bar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status