Narito ang 18 novels na nauugnay sa al araf latin para mabasa mo online. Sa pangkalahatan, al araf latin o katulad na mga nobela ay mahanap sa iba't ibang genre ng libro, tulad ng Romansa, Fantasi at Horor. Simulan ang iyong pagbabasa sa Menantu yang Tak Diharapkan sa GoodNovel!
tanya Bapak tanpa pikir panjang langsung melakukannya.
Shana adalah panggilan yang dipilih bapak untukku. Dalam Bahasa Arab artinya baik sekali, bahasa Ibrani artinya Allah didamaikan. Bukan Nala, tapi Shana. Katanya lebih enak didengar telinga. Menurutku mungkin lebih dramatis, mirip nasibku.
Dia tidak tahu kenapa, tapi di sudut hatinya… ada rasa hangat yang aneh.
Rafael kembali menghampiri. “Kita tidak aman di sini. Bangun.”
Alura menurut, tapi sebelum pergi, dia sempat melihat sesuatu di salah satu pilar, goresan seperti simbol yang sama dengan di pintu batu tadi. Hanya saja, di bawahnya ada satu kata terukir samar:
"Ar-"
Sisa hurufnya terhapus.
Napas itu terdengar sekali lagi, pelan namun jelas, di telinga kirinya.
Huruf-huruf yang dipahat dengan benda tajam:
"Ⲙⲉⲛⲟⲉⲅ ⲁⲩⲁ ⲁⲡⲁⲧⲓ ⲙⲉⲛⲟⲅⲟ"
Arya menyipitkan mata. “Apa ini? Bahasa kuno?”
Ustadz Faris menelusuri tulisan itu dengan jemarinya. “Bukan bahasa Arab… bukan juga aksara Jawa.”
ucap Azzam sambil meneteskan air matanya.
"Iya, Mas. Berarti nama putra kita Zafi Arza Aflah yang artinya tujuan yang membawa kesuksesan dan keberuntungan. Panggilannya Arza gabungan dari nama kita Arni dan Azzam juga nama belakang Aflah seperti nama belakangmu," ucap Arni senang.
Syafaah dan Yulia terbangun karena mendengar Arni berbicara sejak pagi buta. Mereka pun ikut mendekat.
9.317.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 547 Beses bilang al araf latin
ucap Rafael memegang bahu Arkan.
"Ok." jawab Arkan sambil menganggukkan kepala.
Rafael mengulurkan tangan sebagai perkenalan yang dibalas oleh Arkan, "Sebelum kita ngomong suatu hal. Kenalin gue Rafael temen dari SD cewek loe."
"Dan gue Satya Lucifer. Panggil Satya jangan Lucifer apalagi Sat minus akhlak mirip cewek loe nanti." ucap Satya mengulurkan tangan kepada Arkan.
ledek Nora membuat Arfa langsung menatap tajam ke arahnya.
"Hehehe, sori Pak, becanda," ujar Nora cengengesan seraya mengacungkan dua jari ke atas.
Bersamaan dengan itu pintu lift terbuka, Nora langsung melesat keluar sebelum telinganya tersakiti oleh ocehan Arfa yang sudah mirip seperti emak-emak tukang kridit kalau sedang marah.
"Enak saja bilang saya duda merana sepanjang masa, lihat saja, sebentar lagi aku pasti akan mendapatkan Alisya-ku kembali," oceh Arfa sembari melangkah keluar dari lift.