Pernikahan yang Tampak Indah, Tak Lebih Dari Sebuah Penjara
Tiga tahun setelah bercerai, Avena dipaksa Cassian kembali ke dalam penjara pernikahan melalui sebuah kebakaran besar.
Pria yang menggenggam pemantik api itu berkata dengan nada dingin, "Avena, gedung tua tempat tinggalmu ini dihuni 17 keluarga. Mulai dari nenek tua yang lumpuh di tempat tidur sampai bayi yang baru genap sebulan."
"Kalau hari ini kamu nggak menandatangani perjanjian rujuk, detik berikutnya aku akan menyalakan drum bensin yang ditumpuk di lantai bawah. Semua nyawa yang melayang nanti, mau nggak kamu tanggung sendiri?"
Demi tidak menyeret para penghuni yang tak bersalah, Avena menggenggam pena dengan erat dan menandatangani namanya di atas perjanjian rujuk itu.
Setelah rujuk, Cassian memberikan semua bentuk kasih sayang yang terpikir olehnya kepada Avena. Dia mengalihkan kepemilikan tiga lantai kawasan bisnis paling strategis di Kota Helsins atas nama Avena, memborong seluruh lini produksi parfum di Prancis agar hanya melayani Avena seorang.
Bahkan, perjalanan melihat aurora di Antartika yang pernah Avena sebutkan sekilas tujuh tahun lalu pun dia siapkan dengan membatalkan semua agenda rapat lintas negara.
Kabar itu menyebar cepat. Semua orang mengatakan bahwa demi membuat mantan istrinya kembali, Cassian nyaris menyerahkan setengah Grup Mahendra ke kaki Avena. Itu menjadi bentuk pemanjaan paling luar biasa yang belum pernah ada di Kota Helsins dalam sepuluh tahun terakhir.