Ibu Angkat Psikopat
"Ibu, kamu kira aku akan setia padamu hanya karena kamu memberikan semua pekerjaan kotor padaku? Aku harus berterima kasih padamu. Kamu memberikan semua rahasia paling penting padaku, jadi melakukan sedikit tipu muslihat bukanlah hal yang sulit."
Ibu angkatku tetap tidak peduli. Dia hanya tertawa sinis sambil menutupi wajahnya yang kesakitan, "Lalu apa gunanya? Aku ini orang waras. Apa manfaatnya mengirimku ke rumah sakit jiwa?"
"Ssst." Aku menghentikan ucapannya.
"Kamu kira apa yang kumaksud dengan 'tipu muslihat' itu? Kamu suka sekali makan suplemen, tapi belum pernah dengar kata-kata 'penyakit datang dari mulut', 'kan?"
Hot Chapters