Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Paku Emas di Kepala Istriku

Paku Emas di Kepala Istriku

Krak! Rasanya tengkorak kepalaku ini retak saat benda itu benar-benar tercabut. Rasanya seperti ada sesuatu yang menarik kuat tubuhku ke atas. Hingga bola mata ini serasa ikut tertarik hingga ikut melihat ke atas kepala. Ya, aku telah kembali seperti dahulu kala. Rambut panjang ini, kembali mengembang hingga menyentuh tanah. Bahkan, aku tidak lagi merasakan tubuh bergerak karena bernapas. Jantung pun tidak lagi kurasakan detaknya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Makhluk berkepala banteng bertulang putih ini memiliki kapak hitam besar, sebesar panel pintu, yang entah bagaimana berhasil diperolehnya. Kapak itu berlubang-lubang dan berkarat hingga sulit dikenali.
1014.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

cicitku dengan cepat beringsut dari area cuci-cuci. Dimana jempol ku berpijak, aura nano-nano kehidupan selalu mengikuti. "Bagh! Sori, Kak. Yang kukira kakak tadi anggota baru Bang Zul, mo cuci piring kotor. Ha ha ha," jujur si abang pembeli dengan menggaruk kepalanya. Nah, ini yang masih menjadi misteri bagiku. Mengapa ketika malu, orang suka sekali tiba-tiba menggaruk kepalanya. Malu—pasti garuk kepala. Ada yang bisa jelaskan padaku?
9.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
REINKARNASI PENDEKAR PEDANG

REINKARNASI PENDEKAR PEDANG

Pendragon merasakan sedikit sakit didekat lehernya. "Setidaknya aku berharap dapat memotong kepalamu." Lucifer berkata dengan penuh kesombongan. "Teruslah bermimpi." Pendragon memadatkan sebuah bola hitam yang terbuat dari mana dan sudah berada didekat dada Lucifer. *Boom.*
9.658.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat

Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat

Teriak Xiao Chen dengan marah menatap ke arah kediaman dimana kepala suku Phoenix berada. “Bajingan kecil, kau berani mengulangi lagi apa katamu? Ayo, aku tantang kau bicara lagi padaku!” Balas kepala suku Phoenix naik ke langit dengan sikap tenang dan dengan pakaian serta jubah kebanggaannya selama menjadi kepala suku Phoenix. Putri Phoenix, tetua, bibi putri Phoenix dan seluruh anggota suku Phoenix yang melihat kepala suku mereka muncul langsung terdiam. Bagi tetua tertinggi yang sadar akan tubuh kepala suku Phoenix malah sangat terkejut, mereka dapat merasakan kalau kekuatan yang ada di dalam tubuh kepala suku Phoenix telah meningkat sepuluh kali lipat dari saat sebelum bertemu Xiao Chen.
9.9337.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.8K kali sebagai pucuk kepala
Tampilkan Ulasan (77)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Pok Jang
Numpang promosi thor! Tiga Mayat Satu Takdir ~ "Dalam dunia di mana kebajikan adalah topeng, seorang pemuda bertaruh segalanya demi cinta dan keluarga." "Ketika sihir terlarang menjadi satu-satunya pilihan, bagaimana kebaikan bisa bertahan?"
Baca Semua Ulasan
IPRIT

IPRIT

Pluk. Buah yang sudah diisi tenaga dalam oleh Wisaka mendarat cantik di kepala orang misterius itu. Ia mengaduh sambil melihat ke atas pohon. Namun, tanpa diketahui orang yang membuntutinya Wisaka sudah berpindah tempat. Pluk. Kembali satu buah yang sudah berubah sekeras batu menghantam kepalanya. Wisaka menjentikannya dari atas. Rupanya pemuda itu marah karena sentilan buah itu berhasil membuat benjol kepalanya.
1052.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
Kaisar Penguasa Kegelapan

Kaisar Penguasa Kegelapan

Duarrr Ledakan yang cukup besar terjadi dan suaranya menggema di ruangan tersebut ketika pukulan keras Tian Ling menghantam kepala patung raksasa tersebut dan membuatnya hancur berkeping-keping. Namun, sesaat setelah kepalanya hancur, sesuatu yang aneh tiba-tiba terjadi dimana setiap kepingan kepala patung yang telah hancur bergerak kembali ke posisinya semula dan kemudian menyatu lagi.
1058.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
Pacarku Adalah Mantan Sepupuku

Pacarku Adalah Mantan Sepupuku

Mereka memelukku dengan penuh rasa iba. Setelah menenangkan diri, aku mulai menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dengan pacarku. Ayah mengerutkan alisnya mendengar cerita itu. Dia adalah tipe pria yang kolot. Saat mendengar cerita ini, dia tampak sangat terkejut dengan situasi yang aneh ini. "Jadi, gadis itu benar-benar pacarmu? Rumah itu juga?"
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Hawa membunuh setajam bilah kapak batu memancar pekat dari sorot mata sang Kepala Suku yang merasa teritorialnya diinjak-injak pejantan lemah. Terjebak di bawah bayang-bayang kematian murni, sekujur tubuh Kevin mendadak kaku seperti mayat hidup. Mulut pria sombong bergelar master itu menganga lebar tanpa sanggup memproduksi satu pun kosakata pembelaan diri. Urat-urat di kakinya bergetar hebat menahan dorongan cairan kuning pesing yang mendesak keluar secara memalukan dari kandung kemihnya. Sang dosen muda akhirnya menelan ludah dengan susah payah menyadari ajalnya sudah dekat.
10.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
Sepanas Belaian Chef Jonathan

Sepanas Belaian Chef Jonathan

Namun, nihil kepalanya sangat sakit dan sulit untuk digerakkan seolah ada seseorang yang menahan kepalanya agar tidak bergerak sama sekali. "Kaluna." Pamungkas menggerakkan mulutnya tanpa ada suara yang keluar. Matanya melihat ke atas dan menatap langit-langit rumah sakit yang lagi-lagi menertawakannya dengan bengis. Pandangan mata Pamungkas terus menatap langit-langit rumah sakit hingga tanpa sadar langit-langit itu membentuk sesuatu berwarna hitam seperti asap yang mendekati wajahnya.
10131.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status