Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

Sreeeeettt! Crakkk! "Harggghhhhhh!" Sumelika menusuk kepala ke-1 ular berkepala 5 dengan trisula besinya, seketika kepala ke-1 ular tersebut terjatuh ke dalam muara dengan keadaan kepala bersimbah akan darah segar yang begitu banyak sampai menyelimuti Sumelika. Sumelika tenggelam di dalam muara, ternyata muara di sana sangat dalam. Sumelika berusaha berenang di muara yang airnya berwarna ungu itu, Sumelika terus berusaha. Kini air muara di sana mendadak tercampur darah segar dari kepala ke-1 itu. Terdengar suara teriakan ular berkepala 5 berteriak-teriak dengan begitu sengsara, dia begitu kalut karena kepalanya ditusuk.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

lanjutnya yang secara mendadak sudah berada tepat di depan moncong si kepala babi. Lalu, tanpa basa-basi ia melancarkan sebuah pukulan ke arah perut si kepala babi. Hingga kedua bola mata makhluk itu hendak meloncat keluar. "Kau tahu, Babi. Lemak itu sangat mudah terbakar, lho," ucap sosok bertopeng itu sambil mencekik leher lawannya.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
MR. D

MR. D

ucap Kebo Marcuet. “Kok bisa lebih kental kayak tahu saja Kakang ini,” kata Adi Yaksa sambil memicingkan sebelah matanya. Seketika Kebo Marcuet meloncat ke atas Altar singgasana Adi Yaksa lalu dengan tanpa aba-aba memukul kepala adiknya sangat keras. Betak, “Aduh...,” teriak Adi Yaksa terkena pukulan dikepala dari Kebo Marcuet.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
Indigo (True Story)

Indigo (True Story)

Happy reading ❤️ - Hantu Joko kepala buntung - Berawal dari seringnya aku datang ke salah satu warteg dekat sana, tepat di samping gedung bioskop Garuda itu. pertama kali datang kesana aku belum notice si bapak-bapak ini sampai ketiga kali aku datang kesana aku dikejutkan dengan sebuah kepala yang tiba-tiba jatuh dari atas gedung itu. ketika aku menoleh ke atas aku melihat tubuh tanpa kepala, segera bergegas untuk pulang karena tidak ingin berlama-lama melihat sosoknya yang menyeramkan. Jujur, disini aku bingung karena ia tidak akan bisa berbicara jadi percuma jika aku bertanya tentang masa lalunya. sosok ini hanya bisa melakukan gerakan/ menampakkan diri tanpa bisa berbicara.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
Deadline Cinta Akira

Deadline Cinta Akira

Braaakkk . Sebuah pukulan keras mendarat di kepala pria itu yang nyaris membuatnya roboh. Saat mencoba bangkit, kembali sebuah tinjuan mendarat tepat dibagian mata sebelah kanan. Pria itu tak mampu membalas pukulan dari lawannya. Hingga akhirnya ia pun ambruk saat menerima hantaman benda tumpul tepat di bagian kepalanya. To be Continued
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
PENGAKUAN ANAKKU

PENGAKUAN ANAKKU

racaunya sambil menunjuk-nunjuk wajahku. "Cup, cup. Popy jangan nangis ya, dia baru jadi sedikit galak." ucap petugas sambil menenangkan Popy. "Tapi dia jahat, aku ga suka Paman ..." racaunya sangat kekanak-kanakan. "Sudah, jangan dekat-dekat ya." sahut petugas. Bugh! Kepala langsung terasa perih, perempuan tua yang menggendong bayi tiba-tiba saja memukul kepalaku dengan tempat makan.
10145.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
PELAKOR KAPOK

PELAKOR KAPOK

Pusing isi kepalaku. *****
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Pov Surya "Kamu kenapa Rel?" Aku bingung melihat Aurel berlinang air mata membukakan pintu untukku. Dia bilang sakit kepala dan minta dibelikan obat pereda nyeri, makanya dengan cepat segera ke rumahnya setelah pulang kerja, tapi kenapa disambut dengan air mata? Apa sakit kepalanya separah ini? Setahuku dia memang suka vertigo.
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
Ulat Bulu Penghancur Rumah Tanggaku

Ulat Bulu Penghancur Rumah Tanggaku

Karena selama ia hidup, baru kali ini dirinya mendengar profesi tersebut. Rehan menganggukkan kepalanya pelan, lalu tangan kanannya itu bergerak untuk mengusap lembut puncak kepala Elen dan berucap, "Aku mau keluar dulu ya, mau nyari info tentang itu ke temen-temen aku." Hanya anggukan di kepala saja yang menjadi jawaban dari Elen. Hening. Tak ada percakapan apa pun yang terjadi antara Elen dan juga Naura. Mereka berdua larut dalam pemikiran masing-masing.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
CALON MERTUAKU

CALON MERTUAKU

Wanita berwajah hancur ini menunjuk ke atas pohon rambutan. Sejenak aku mendengar bunyi daun beradu. Lalu ada benda jatuh menggelinding di kakiku, dan berbalik. Astaga, kepala tanpa badan. Seingatku dalam keadaan takut, kami pernah bertemu. “Andi, cucu atuk, akhirnye kau datang juge.” Kepala itu berbicara padaku. Aku ingin bangun tapi tak bisa, sekujur tubuhku lemas.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai pucuk kepala
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status