Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Can is mine

Can is mine

"Minta maafnya yang tulus, dan jangan hanya minta maaf saja dong. Kamu itu lelaki, tunjukin sisi romantis kamu sama dia. Atau kalau kamu tidak bisa romantis, kamu bisa mengikuti cara ayahmu saat membujuk ibu. Kamu paham kan?" Jelas saja Candra paham bagaimana cara Ayahnya membujuk sang ibu ketika sedang marahan. Wong, ayahnya selalu meminta bantuannya untuk sekedar membelikan makanan kesukaan ibunya lalu ayahnya menghias makanan tersebut dengan ditambahi kertas lucu berisikan puisi-puisi romantis karya ayahnya itu. "Cara ayah lebay, Candra gak bisa bikin puisi. Dahlah, mending jadi diri sendiri aja" ungkap Candra kesal. Ide yang disarankan ibunya begitu buruk. Mana bisa dia.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai puisi buat ayah
Baca
+Pustaka
Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Ayuk kulihat sedang menuliskan sesuatu di dalam buku. “Lagi ngapain sih, Ayuk?” Aku bertanya lalu duduk disampingnya. “Nih baca!” ucapnya sambil menyodorkan buku yang tadi ia tulis. Sebait puisi untuk ibu. Judul: Ibu, Aku memelukmu dari bayangku di sini Mengecup bayang kakimu yang renta Kulitmu penuh luka Bentuk kasih sayangmu padaku, mencari nafkah
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai puisi buat ayah
Baca
+Pustaka
Pengawalku, Ayah Anakku

Pengawalku, Ayah Anakku

panggil Hendrik seraya membuka tangannya lebar-lebar. Veronica pun menghampiri ayah mertuanya dan memeluk pria tua itu, tak terlalu lama karena ia merasakan tangan Hendrik yang bergerak kurang ajar mengusap pinggangnya. Bukan usapan sayang dari seorang ayah pada putrinya, tetapi usapan cabul yang membuat Veronica jijik. “Bagaimana kabar Ayah? Saya dengar kemarin Ayah sempat tidak sadarkan diri karena serangan jantung,” tanya Veronica berbasa-basi, berusaha memberi jarak antara dirinya dan Hendrik.
2.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai puisi buat ayah
Baca
+Pustaka
Ayah Untuk Anakku

Ayah Untuk Anakku

A letter for my husband. Loh? Mencariku, ya. Aku tebak saat ini usiamu sudah semakin tua dan kau kembali mencariku lagi dan merindukanku, hehe. Mungkin, saat kau membaca surat ini, sudah berpuluh tahun waktu berlalu. Aku benar, kan? Tidak mungkin kan kau datang beberapa jam setelah aku meninggalkan apartement ini? Ah, rasanya tidak mungkin, kau kan lagi ber-euphoria cinta bersama wanita idamanmu yang sempurna. Yogi .... Maafkan aku karena tidak bisa menjadi istri yang sempurna untukmu. Kau lelah, ya? Sama, aku juga lelah Yogi .... Maaf, aku selalu mengecewakanmu dengan ketidaksempurnaan yang aku miliki. Semoga kau benar-benar melupakanku dan selalu berbahagia dengan pilihanmu sendiri. Yogi .
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai puisi buat ayah
Baca
+Pustaka
MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

"Ibu... Ayah mana? Ayah main api?" ​Pertanyaan polos itu menghantam dadaku lebih keras daripada ledakan bensin tadi. Aku terdiam, menatap anakku. Bagaimana aku menjelaskan pada bocah empat tahun bahwa ayahnya memilih menjadi pilar api agar kami bisa bernapas? Bahwa ayahnya, pria yang selama ini dianggap "cacat", adalah pria paling perkasa yang pernah menginjak aspal Bajo?
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai puisi buat ayah
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Ia menulis sebuah surat tangan. Untuk anakku, Aku tidak ada di hari kelahiranmu, dan itu adalah kegagalanku yang terbesar. Jika suatu hari kau membaca ini, ketahuilah bahwa ayahmu tidak pergi karena ia tidak peduli. Ayahmu menjauh karena ia baru menyadari bahwa ia tidak tahu bagaimana mencintai tanpa menyakiti.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai puisi buat ayah
Baca
+Pustaka
The Secret Daddy

The Secret Daddy

Suaranya seolah tercekat di tenggorokan saat ingin mengeluarkan ungkapan bahagianya, yaitu untuk memanggil putranya. "Putraku, ternyata kamu adalah putraku. Maafkan papa, Sayang karena telah menyia-nyiakanmu. Maafkan papa karena menyakiti mamamu dan maafkan papa karena tidak bisa memberimu kasih sayang seorang ayah."
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 399 kali sebagai puisi buat ayah
Baca
+Pustaka
Dua Sisi

Dua Sisi

Ada begitu banyak kerinduan yang tidak terucapkan dengan kata-kata. "Lūk k̄hxng phom pĕn xỳāngrị ph̀x thuk wạn rx welā chèn nī̂ læ̂w phb kạn h̄ım̀ d̂wy dwngtā k̄hxng ph̀xkhuṇ xeng ph̀x khidt̄hụng khuṇ lūk k̄hxng phom." (Apa kabar anakku? Setiap hari ayah menunggu saat-saat seperti ini. Melihatmu lagi dengan mata kepala ayah sendiri. Ayah merindukanmu, anakku.)
1030.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 779 kali sebagai puisi buat ayah
Baca
+Pustaka
3 Minutes With You

3 Minutes With You

Beliau lekas berdiri dan tak lupa menenteng tas kerjanya, “Ayah berangkat dulu.” Chea mencium tangan Ayah. Ayah berjalan menuju pintu sementara Chea memilih untuk membereskan meja makan. “Chea.” Ayah memanggil namanya dengan nada yang serius. Chea berpaling menatap Ayah yang sudah berdiri di depan pintu mungkin jarak Ayah dan pintu hanya enam puluh sentimeter saja. “Selamat ulang tahun, Nak.” Chea tersenyum dengan mata yang berkaca-kaca mendengar ucapan singkat yang tulus dari Ayah. Dia tahu betul Ayah memang tak pandai mengekspresikan perasaannya, “Makasih, Yah.”
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai puisi buat ayah
Baca
+Pustaka
Terperangkap Dalam Hubungan Gelap

Terperangkap Dalam Hubungan Gelap

“Karena aku bukan anak perempuan yang bisa dibanggakan. Nggak ada prestasi selain menyakiti orang lain.” Ayah diam sejenak usai mendengar jawaban Biya yang dipenuhi tangisan. Ayah mengulas senyum tipis di bibir kemudian menjelaskan, “Ayah rasa Mama nggak bakal benci ataupun marah. Mungkin, Mama memang kecewa, tapi kecewa pun nggak akan selamanya. Mau bagaimana pun kamu adalah anaknya Mama. Selama Ayah mengenal Mama, Mama adalah orang yang hatinya sangat lembut. Dia sangat baik hati. Kamu itu persis seperti Mama, namun mungkin kamu bertemu dengan orang-orang yang salah, yang membuat kamu nggak menjadi versi terbaik diri kamu.”
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai puisi buat ayah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status