Asistenku Membuatku Tak Karuan
“Murni seperti embun di puncak Semeru, Nona. Saya telah berjanji pada semesta untuk menjaga raga ini hingga datangnya sang pemilik rusuk yang hilang. Dan saat saya melihat foto Nona semalam, saya merasa... rembulan sedang turun ke bumi.”
Ghea melirik Kalandra dengan tatapan ‘Kamu serius bawa dia ke sini?’. Kalandra hanya membalas dengan tatapan ‘Dia memenuhi kriteria murni Anda, Nona’.
“Bambang,” Ghea memajukan tubuhnya, “kalau kita nikah, apa yang bakal kamu lakuin di malam pertama?”
Bambang tersipu merah sampai ke telinga. Ia menunduk dalam-dalam. “Saya... saya akan membacakan Anda antologi puisi Chairil Anwar sampai Nona tertidur pulas dalam pelukan kata-ka