Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Saingan Ibu Mertuaku

Aku Saingan Ibu Mertuaku

"Sayang, aku beli semua ini untuk Ibu. Kulit Ibu sensitif. Aku sudah mencobanya. Nggak ada masalah kok." Kemudian, aku memasang ekspresi sedih saat meneruskan, "Aku tahu Ibu nggak menyukaiku. Kamu bantu aku kasih Ibu ya." Ashton pun mengangguk menyetujui melihatku begitu patuh. "Baguslah kalau kamu ingin berbakti kepada Ibu. Kamu harus menoleransinya. Sikapnya begini karena terlalu dimanjakan ayahku."
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai puisi ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Istana Dengan 2 Ratu

Istana Dengan 2 Ratu

tanya Rayanza ' Suamiku, terimakasih sudah mau Egois untuku sayangnya aku masih Ria yang sama yang akan selalu mengalah untuk kebahagiaanmu Sayangku Askara, Aku sangat mencintaimu lebih dari hidupku, biar hanya aku dan tuhan yang tahu Apa yang ku lakukan saat ini demi kebaikanmu. tolong jangan benci aku, karena aku benar-benar mencintaimu. berbahagialah As, jangan Menangis "
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai puisi ibu tersayang
Baca
+Pustaka
SUAMIKU DIAM-DIAM MENIKAHI PUTRIKU

SUAMIKU DIAM-DIAM MENIKAHI PUTRIKU

Sontak dia menatap gadis kecil yang telah menguasai relung hatinya. "Mama Yulis, puisi ini kupersembahkan untuk Mama," ucap gadis kecil itu sebelum memulai aksinya. Muti pun mulai membaca puisi dengan penuh percaya diri sambil sesekali menatap Yulis, wanita yang telah memberinya cinta tulus, walaupun bukan yang melahirkannya. Untukmu Mama Kini usiamu tak lagi muda Garis tipis di kening perlahan menjelma
15.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 391 kali sebagai puisi ibu tersayang
Baca
+Pustaka
KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

menahan nyala cinta sedang kau berkata kau hanya mampir sebentar saja Kita juga pernah menebak kata-kata terakhir yang akan kita ucapkan sebelum malam benar-benar begitu dingin dan kau pamit berlalu seperti angin Tapi kita membisu tak sepatah rindu terucap tak juga ucapan selamat malam hinggap di rekah bibirmu yang lembap Hingga masing-masing kita pergi dan yang tersisa hanya bayanganmu yang terus saja menancap dalam ingat tepat di selasar harap yang senantiasa kudekap (Puisi By : Ikhlas El Qasr) TAMAT.
1045.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 992 kali sebagai puisi ibu tersayang
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Nur Inayah
ceritanya bagus,aku suka tokohnya yg menampilkan perempuan yg kuat,cerdas dan tidak mudah tumbang meski awalnya didera banyak cobaan,perempuan harusnya memang seperti itu,biar tidak gampang ditindas,dianggap makhluk lemah yg g bisa apa2 dan dianggap remeh,good job,Amira
Bahagia53114202
novelnya keren. tapi, ini babnya nggak sampe kek sinetron Tersanjung, kan? takut kepanjangan dan gak tamat2 malah ujungnya mbulettt kek benang ruwet. apalagi sampe bab 200 lebihhh. haduh, bisa puyeng liatnya. ...
Baca Semua Ulasan
Dia Ibumu Bukan Pembantumu

Dia Ibumu Bukan Pembantumu

Biarlah pakaian butut ini menjadi pembersih lukaku. "Via, Nak. Anak Ibu, kamu tidak apa-apa, Sayang?" tanya Ibu memegang pundakku. Degup jantungku semakin berdebar hangat mendengar ibu memanggilku dengan panggilan sayang, sedikit tak menyangka. Tetapi aku tetap bersikap biasa. "Kenapa kamu malah tersenyum, Nak. Setelah apa yang dilakukan oleh adik kamu sama kamu?"
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai puisi ibu tersayang
Baca
+Pustaka
ISTRI PILIHAN TUAN BRAGA

ISTRI PILIHAN TUAN BRAGA

Puisi Braga "iih kak Bram ini kalau sudah buat puisi, pasti aku selalu bisa luluh, hmm ya sudah aku ingin membalas puisi kak Bram ya. "Memang tidak mudah menjadi yang kau inginkan, namun aku selalu pasrahkan hatiku, takdir yang akan menjawabnya, andaikan engkau tahum betapa aku sangat mencintaimu dan menyayangimu, jika aku bukan jalanmu, aku akan berhenti mengharapkanmu, namun jika aku memang tercipta untukmu, aku akan memilikimu"Puisi Gaby
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai puisi ibu tersayang
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
gunawan satura
Hmm....kisah yang belum pernah ada, Semoga Gaby segera menyadari kalau Braga adalah Bram seorang hero masa kecilnYa dulu. Sudah tidak sabar melihat mereka bersatu. Di tunggu Thor kelanjutannya, Dan untuk Rachel dan tante Lidia semoga mereka dapat ganjaran yang setimpal....
Issabella Glown
Sumpah Aku gemes baca ceritanya, Gaby lelaki yang selama ini kamu tunggu sudah di depan mata itu, kalau jadi aku pasti akan bisa mengenali walau dia menyamar sekalipun, lanjutkan Thor jangan lama - lama, dan buat Rachel.. biarin saja dia kena hukuman......
Baca Semua Ulasan
Akhir Yang Bahagia

Akhir Yang Bahagia

Jevan, sejak Ibu melahirkan kamu rasa bahagia datang ke hidup Ibu Ibu sangat senang kamu mau menjadi putra Ibu… Ibu sangat menyayangimu… Kalau suatu hari nanti, di kehidupan lain…Apa kamu tetap mau menjadi anak Ibu? Love, Ibumu Jevan menutup surat pemberian Ibunya. Ia menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi mobil. “Ibu…aku bahkan gak bisa benci Ibu…” gumam Jevan.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai puisi ibu tersayang
Baca
+Pustaka
CINTA SANG KUPU-KUPU MALAM

CINTA SANG KUPU-KUPU MALAM

POV Puspa Namaku Anisa Puspa Sanjaya, Nama itu diambil dari nama ayah dan almarhumah ibuku. Anisa adalah nama ibuku dan Sanjaya adalah nama ayahku. Kata ayah aku adalah hadiah terindah yang pernah ibu berikan kepadanya sebelum akhirnya ibu meninggalkanku untuk selamanya.
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 483 kali sebagai puisi ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Pulang Kampung Bawa Sultan

Pulang Kampung Bawa Sultan

"Iya." "Itu ibu yang sayang sangat pada awak. Nah yang itu, itu bapak awak yang selalu kerja keras, dan yang sana, itu rumah teduh yang awak tinggali. Kalau yang itu adalah mata yang masih bisa melihat. Yang itu tangan yang masih gerak. Yang itu ... yang itu ... yang itu ...."
9.781.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai puisi ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Ternyata Suami Mendua Ketika Kami Tak Bersama

Ternyata Suami Mendua Ketika Kami Tak Bersama

puji ibu. "Makasih, Bu." 'Risna bisa tulus menyayangi ibunya seperti ini, begitu pula dengan ibunya yang tampak begitu menyayanginya.' Reyhan membatin. O"Ka-mu ber-un-tung se-ka-li, Nak. Ter-nya-ta ka-mu a-nak o-rang ber-a-da. A-yah dan i-bu-mu pas-ti o-rang yang sa-ngat ba-ik. Ba-ha-gi-a se-la-lu ya, Nak. Nak Rey-han, ja-ga se-la-lu a-dik-mu de-ngan ba-ik. Di-a wa-ni-ta yang sa-ngat ba-ik dan ju-ga he-bat."
10139.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai puisi ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status