Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
I am The Real King

I am The Real King

Bagaimana jika perkataannya malah semakin membuat bibinya kian sedih? "Tetapi dari semua hal yang telah bibi ceritakan, tolong percayalah nak. Ayahmu, ibumu, mereka sangat tulus mencintaimu. Tak ada yang bisa menyaingi kasih sayang mereka terhadapmu. Sebesar apapun rasa sayang bibi padamu, itu tetap tak sebanding sama sekali. Apalagi ibumu, Yang Mulia Queen Cheressa Caldriche Vhrizt."
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai puisi ibu tersayang
Baca
+Pustaka
KARMA PERSELINGKUHAN AYAH

KARMA PERSELINGKUHAN AYAH

] Kubalas pesanku sendiri dengan linangan air mata. Oh, ibu. Aku sangat merindukanmu. Aku bersaksi bahwa engkau adalah ibuku yang baik dan penuh cinta kasih pada siapa saja. Semoga ibu tenang di sana dan mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT.
1068.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai puisi ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Love in Kyoto

Love in Kyoto

“Barangkali aku tiba-tiba menangis di tengah jalan saat menceritakannya. Aku mendapatkan puisi dari ayahku kemarin.” Puisi untuk bayi kecilku, Cantik, bagaimana dengan suaramu? Aku berharap kau bisa menangis kala ini, Sebab orang bilang, kau tak mungkin menangis… Cantik, menangislah, melihat dunia, Tapi tangisanmu membuat ibumu tersenyum, Tidak, bukan ibu senang melihatmu menderita, Saat jalinan tali pusat telah terputus,
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai puisi ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Prajurit Tangguh

Prajurit Tangguh

ucap Yesline dengan menitikan air matanya. (Terima kasih Pak, terima kasih kawan-kawanku. Saya akan membacakan puisi, yang berjudul Ibu. Ibu terima kasih, karena engkau aku dapat terlahir ke dunia ini. Karena engkau, aku dapat merasakan getar getir dan kerasnya kehidupan. Ibu aku janji, jika aku sukses nanti. Aku akan membahagiakanmu,) "Ok, I think that's enough, for those who haven't read the poetry, you can collect it in the future. Let you judge for yourself, now it's time to rest, son." titahku kepada anak-anak muridku.
1014.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 444 kali sebagai puisi ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Foto di Dalam Mobil Suamiku

Foto di Dalam Mobil Suamiku

kata Abian “Menyayangi? Bagaimana mungkin Ibu memiliki rasa sayang terhadap anak dari seorang pembunuh. Ibu hanya ingin dia merasakan sebuah penghianatan, bagaimana jika orang yang kita sayang menghianati kita sendiri. Ibu rasa, itu lebih sakit dari dia meminum racun itu.” Ida tersenyum sinis. “Apakah kamu akan membantu ibumu ini? Atau kamu akan menggagalkan rencana Ibu karena kamu mencintainya?” tanya Ida dengan wajah sendunya lagi.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai puisi ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Anak Keponakanku

Ibu Susu Anak Keponakanku

Waktu ia diculik saja, Baby Luna sampai demam dan terus menangis. "Iya sih... tapi rasanya, jika saya gak menyusui lagi. Apa gunanya ada saya." “Jangan begitu Ibu... pemikiran Ibu terlalu sempit. Melihat bagaimana anak Anda menyayangi Anda sebegitunya, itu tandanya Ibu sudah jadi ibu yang baik. Tapi sekabaik, alih-alih Ibu menerima pernghargaan itu, Ibu malah mendorong diri sendiri menjauh."
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai puisi ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Pesona Ibu Kos Kesayanganku

Pesona Ibu Kos Kesayanganku

kata Andi malah jadi kesal atas kecupan Miya itu. "astaga gak usah malu kali sayang, gak papa kita kan sebentar lagi jadi suami istri, jadi gak perlu malu, kemarin kamu membuatku basah banyak loh di atas tempat tidur.." balas Miya, suaranya sengaja dia besarkan agar terdengar jelas di telinga ibu tirinya. "oh ya ngomong-ngomong batang kamu besar dan enak loh.." tambah Miya, semakin membuat merah wajah ibu tirinya.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai puisi ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Kasih Sayang Ibu yang Berat Sebelah

Kasih Sayang Ibu yang Berat Sebelah

Kalimat itulah yang memadamkan harapan hidup terakhirku. 'Ibu, apakah aku benar-benar sebegitu menjijikkan bagimu? Bahkan ketika aku hampir meninggal pun, kamu tetap tidak mau memberiku sedikit pun kasih sayang seorang ibu. Kalau memang begitu, nyawa ini aku kembalikan padamu hari ini.'
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai puisi ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Dimana dia menangis, itulah matimu Dimana dia terbaring, kau bukan siapa-siapa Dia menangis, kau tertawa Dia menangis, kau berdusta Dia menderita, kau bahagia Dia bahagia, kau penuh cita Inilah hidup kita, hidup dia Dia hidup karena ingin hidup kita Dia makan, karena kitalah akan makan Sejak sore tadi, ibu mengerang Merasakan sakit tidak terkira Bahkan, jiwaku lemas melihatnya Aku menangis, dia tambah menangis Akhirnya aku tertawa, dia tersenyum Bahagiaku, ternyata bahagianya Aku tidak menyangka, mataku untuknya Betapa tidak mungkin aku menginjak Semata hidup hanya untuknya Ibuku, berjalan dari gunung satu Mengunjungi gunung selanjutnya
8.99.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai puisi ibu tersayang
Baca
+Pustaka
g a d i s

g a d i s

Iya tentunya Tapi tidak semuanya Jati yang terus gugur di musim kemarau atau salju yang mencair ketika terik matahari bersinar Apapun di manapun Siapa aku Aku hanya ingin berteriak dan mengatakan Menjadi harapan tanpa kebanggaan itu sangat menyakitkan Gadis, 10/10/2021 Sebuah sajak telah selesai ia tulis, notes ini penuh dengan banyak rangkaian tulisan indahnya 'si punjangga ulung' Febi biasa melebeli Gadis dengan sebutan itu.
9.72.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai puisi ibu tersayang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status