GEISHAKU KARMILA
Sembari sesekali pandangan mata mereka berdua mengarah pada gelas berisi kanthil yang berada di meja.
"Jadi manusia itu pun jangan adigang, adigung, adiguno. Jangan pernah sekali pun sombong dengan kekuatan dan kedudukan. Pusako ingkang paling sekti, sanes tombak, pedang lan keris, Nduk. Amergo pusako ingkang paling sekti niku, inggih puniko dumunung ing jati diri. Pusaka yang paling sakti itu bukanlah tombak, pedang, keris, akan tetapi terletak pada jati diri kita, Nduk. Apa saja jati diri itu? Hati yang bersih! Kalau sudah bersih, akan mempengaruhi semua perilaku dan tabiat kita menjadi ikut bersih."
"Njih, Mbah."
Bab Populer