Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nada di Hati Sastra

Nada di Hati Sastra

Nada yang mengisi sunyinya, melengkapi kekurangannya, dan menjadi irama paling indah dalam hidupnya. Nada akan selalu tinggal di hati Sastra dan selamanya ... akan tetap di sana. ~~~~~~~~~~~~ ~ Luka yang pernah tercipta mungkin tidak akan mudah dilupakan. Namun, cinta yang tulus selalu mampu menyembuhkan. Kanietha ~~~~~~~~~~~~ Hula, Mba beb ter💙💙💙 Nada dan Sastra pamit undur diri dengan menyelipkan anaknya papa Raga di sana. Dan, kiss banyak2 karena sudah mengikuti sampai bab akhir 🤗🤗🤗
1027.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 818 kali sebagai puisi jati diri
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Waroeng Boneka Ulujami
dari awal cerita sudah bikin penasaran. suka bgt sama karakter nada yg ga menye² dan karakter sastra yg gercep. lebih suka cerita begini, ga terlalu drama tapi alur cerita tetap menarik. perkembangan karakternya bagus. thankyou author ...️
V3_
Baru kelar baca ini. Ceritanya seru & bagus, gak ada drama yg bertele-tele, bab nya juga gak banyak jadi gak bikin bosen. tingkah Nada sama Sastra kocak bikin ketawa sendiri bacanya. sukses dan sehat selalu buat Mbak Beb.
Baca Semua Ulasan
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Dalam keputusasaan dan rasa sakit, mataku perlahan terpejam. Sebenarnya, aku tidak tahu bagaimana aku mati. Sejak saat itu, kesadaranku selalu terasa buram. Aku pikir hidupku akan terhenti di usia 18 tahun. Namun, tidak kusangka, meski sudah mati, jiwaku tetap bisa tinggal di sini. Melihat kemarahan di wajah Ayah, Tante Sandra juga tidak bisa berkata apa-apa lagi.
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai puisi jati diri
Baca
+Pustaka
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Izinkan aku mencintaimu dalam diam Karena dalam diam tidak ada kata penolakan Izinkan aku mencintaimu dalam kesepian Karena dalam kesepian tidak akan ada orang lain Izinkan aku memujamu dari kejauhan Karna dari kejauhan akan melindungiku dari rasa sakit Izinkan aku memilikimu dalam mimpi Karena dalam mimpi kamu tidak akan pernah meninggalkan aku Tahukah kalian? Puisi itu coretan dari sahabat dumayku yang tak pernah bersua langsung, Qeisyah. Namun, begitu mencubit kepekaanku. Entah itu hanya hasil karya tangan biasa atau sedang mencurahkan hati sebenarnya. Yang jelas, rangkaian kata itu mewakili rasaku yang telah bertahun bertahta. Wahai ...
9.759.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai puisi jati diri
Baca
+Pustaka
Kisah Para Penggetar Langit

Kisah Para Penggetar Langit

Kau hanya perlu menjadi dirimu sendiri! Toh ketampanan akan hilang saat kau tua, kepintaran bisa hilang saat kau pikun, dan kekayaan bisa hilang lenyap dalam hitungan detik. Tapi jati dirimu, tidak ada seorang pun yang bisa mengambilnya darimu. Dirimu adalah dirimu. Diciptakan dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Mengapa harus menangis dan menyesali kekurangan? Toh semua orang memiliki kekurangan. Tapi tidak seorang pun yang memiliki kelebihanmu, jati dirimu, dan harga dirimu.
9.959.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai puisi jati diri
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Puisiku Habis kata Teriris air mata Sayang, apa kau sadar? Saat kau beku... Sajakku Hilang makna Teretas perih luka ________________ Jika sebagian orang memilih menulis sebagai sarana ekspresi diri, berbeda bagiku, menulis adalah terapi paling ampuh untuk menguatkan diri. Sayup-sayup terdengar suara dering yang memekakkan telinga. Kelopak mata terasa lengket, seperti ada lem perekat diantaranya.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai puisi jati diri
Baca
+Pustaka
Kita yang Menjadi Kita

Kita yang Menjadi Kita

Rena menangis tersedu, menggambarkan perasaannya dengan untaian kata yang terdengar seperti puisi indah berisi perih. “Dan ketika tiba saatnya kamu juga mencintaiku. Ketika kamu membuka tanganmu, meraihku dalam pelukmu. Ketika kamu memintaku menjadi bagian napasmu, kamu masih menyakitiku. Seperti ini, kamu menyakitiku dengan menyembunyikan kebenaran tentang jati diriku. Aku telah banyak memiliki bekas luka dan kamu malah menorehkan luka yang lebih besar. Aku telah merangkak dan kamu memintaku untuk lumpuh. Aku tidak bisa lagi-“
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai puisi jati diri
Baca
+Pustaka
Demi Harga Diri

Demi Harga Diri

Ia adalah Tiwi, anak sulung Renita. "Terima kasih sudah memujiku cantik," balas Ara, masih dengan senyumannya. "Ah, pasti kalian merasa iri ya, karena semua orang justru terpesona denganku daripada dengan kalian? Kalau begitu, maafkan aku." Sedikit bermain-main dengan tiga orang ini sepertinya cukup menarik bagi Ara.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai puisi jati diri
Baca
+Pustaka
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Aku sekilas menyaksikan seluruh hidupku, dan setelah putaran terakhir, semua gambar-gambar itu lenyap begitu saja. Aku merasakan ada sesuatu yang terlepas dari tubuhku, dan segera sebuah gulungan film baru dimasukkan ke dalam jiwaku. Aku melupakan namaku dan keluargaku. Aku tidak tahu dari mana aku berasal, tetapi aku tahu kemana aku akan pergi. Aku akan hidup lagi, aku akan hidup untuk diriku sendiri. Aku akan mewujudkan keinginanku.
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai puisi jati diri
Baca
+Pustaka
Demi Dirinya Kau Meninggalkan Aku?

Demi Dirinya Kau Meninggalkan Aku?

“Tidak apa-apa jika njennegan ku minta maaf atas apa pun yang dariku yang melukaimu, atas segala hal yang membuat tangismu itu terus bercucuran tanpa mampu aku menghentikannya. Sungguh aku tidak bermaksud. Aku pun tak ingin ini terjadi, tapi mengertilah, Ning, aku benar-benar telah kalah, takdir telah mematahkan seluruh perjuanganku untukmu. Kini tolong jangan siksa dirimu sendiri dan membuatku semakin merasa bersalah, Ning.” “Takdir apa yang kau sebut? Perjuangan apa yang kau maksud? Kau tau, Kang? Hatiku begitu hancur kala itu. Semesta seolah memaksaku meneguk kenyataan pahit bahwa lelaki yang selama ini kunanti-nanti telah beranak istri. Jiwa perempuan mana yang tak porak poranda, Kang? L
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai puisi jati diri
Baca
+Pustaka
Insya Allah Ada Jalan, Nak!

Insya Allah Ada Jalan, Nak!

Sirna dimakan rasa Hampir musnah digerogoti hati dan menghilang karena asa diri Aku tak mau Aku tahu saat ini siapa diriku? Merpati muda yang mencari jati dirinya dan juga ... cinta
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai puisi jati diri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status