Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pagi Baru Tanpa Dirimu

Pagi Baru Tanpa Dirimu

Aku tidak pengertian. Kalau dulu, aku pasti akan segera meminta maaf dengan rendah hati. Namun sekarang, saat menatap perutku yang sudah membesar, aku tidak ingin lagi menjadi orang yang selalu harus mengalah dan mengerti. Melihatku mengabaikannya dan terus berjalan ke depan, Dion langsung naik pitam. "Sebenarnya apa sih maumu?" "Studio foto." Mendengar jawabanku, Dion terdiam sesaat.
3.4K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as puisi jati diri
Read
+Library
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Inilah puisi yang akan ia bacakan di depan semua peserta lomba. [Terbangun aku di negeri asing tanpa peta, Di mana napas beraroma racun dan prasangka. Kulihat sepasang mata sehitam jelaga, Menatapku benci, sekaligus merengkuhku dari putus asa. Kau adalah rahasia yang dibawa angin senja, Lekas berubah arah, namun meninggalkan rindu yang begitu nyata....]
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 287 Times as puisi jati diri
Read
+Library
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Puisi itu bukanlah pujian manis tentang kemewahan istana atau keindahan musim semi seperti yang biasa didengarnya; puisi itu berbicara tentang dinginnya musim dingin, ketabahan yang tumbuh di tengah kesunyian, dan jejak kaki yang tak hilang meski tertutup salju tebal. Saat sampai di akhir bait pertama, ia berhenti mendongak. Tatapannya begitu tajam hingga beberapa pelayan di dekatnya menundukkan wajah dengan canggung. "Kau menggambarkan dinginnya embun beku seolah kau sendiri yang merasakannya menembus tulang," ucapnya pelan. "Saya memang pernah merasakannya, Yang Mulia," jawabku jujur.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 33 Times as puisi jati diri
Read
+Library
Kau Jandakan Aku, Kududakan Dirimu

Kau Jandakan Aku, Kududakan Dirimu

“Ingat satu lagi, Ratna. Kamu mau mengadu nasib sama siapa kalau bukan sama saya dan anak saya? Kamu lupa kalau sudah jadi anak yatim-piatu, hah?" "Terus kamu berharap dapat harta gono-gini lepas bercerai, begitu? Atau kamu berharap dapat menjual mobil, rumah, dan harta benda lainnya? Hey, bangun dari mimpi, Rat. Itu tidak akan mungkin terjadi, aset-aset tersebut 'kan nggak ada atas namamu satu pun. Udahlah, ya. Jangan banyak maulah, kalau kamu bahas harga diri. Berapa harga dirimu mau dibayar? Hmm ... belum lagi status janda yang kamu sandang, nggak malu jadi janda?"
1087.8K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as puisi jati diri
Read
+Library
Pernikahan Gadis 100 Juta

Pernikahan Gadis 100 Juta

Rona berbicara di dalam hati, menutup mata kemudian memikirkan hal-hal baik yang akan menimpanya hari-hari esok. Matahari semakin menanjak, menaiki langit dengan sedikit rasa malas sebab awan menutupi sebagian wajahnya, Maven tak begitu peduli dengan cuaca hari itu, ujian tengah semester yang sedang ia lalui banyak menyita pikirannya, jawaban yang ia tulis di kertas ujiannya membuat ia bingung tak terkendali, perihal soal bahasa indonesia yang menginginkan ia membuat sebuah puisi dengan tema cinta akan tetapi jari-jarinya bahkan tak dapat menuliskan satu kata pun, ia bahkan menulis puisi sedih yang tak berujung, rasa kesal pada dirinya sendiri ia lampiaskan pada kalimat singkat pada puisinya
2.9K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as puisi jati diri
Read
+Library
Upik Abu dan Bola Cahaya

Upik Abu dan Bola Cahaya

lirihnya, air mata dan ingusnya seketika membanjiri wajahnya. Tikus yang seolah mengerti kondisi Upik naik ke atas pundaknya, berdecit seolah mengatakan turut berdukanya. "Ini sudah ditakdirkan Upik, aku akan selalu membantumu dalam kondisi apapun. Perjalanan menemukan jati dirimu akan dimulai dari sini." "Jati diri?" "Ya! selama ini kau terkurung dan disembunyikan, saatnya kau keluar dan menjadi manusia seutuhnya."
104.6K viewsOn holdAdded to Library 159 Times as puisi jati diri
Read
+Library
Kukembalikan Seserahan Calon Suamiku

Kukembalikan Seserahan Calon Suamiku

Kau begitu sempurna Di mataku kau begitu indah Kau membuat diriku akan slalu memujamu Di setiap langkahku Ku kan slalu memikirkan dirimu Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu Janganlah kau tinggalkan diriku Takkan mampu menghadapi semuaa Hanya bersamamu ku akan bisa Kedua mataku memanas, lalu membuang pandang ke luar jendela. Bisa-bisanya Kak Dirga memutar lagu ini di mobil, sementara ada anak-anak di belakang yang sedang asyik menikmati donat kesukaan mereka. Tak lama kemudian, Pajero sport warna hitam ini telah memasuki halaman rumah ibu.
86.2K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as puisi jati diri
Read
+Library
Aira's

Aira's

"Jati diri?" —Aira's *** "Aira. Ini hidup. Jangan takut disalahkan kalo kamu gak salah. Jangan takut menyalahkan kalo orang lain salah terhadap kamu. Melangkah Aira! Ini hidup kamu, semua yang ada dalam diri kamu. Kamu sendiri yang merasakan bukan orang lain. Mana jati diri kamu Aira?" teriak Mimi di depan wajah Aira yang naas membuat sang empu mati kutu.
1014.8K viewsCompletedAdded to Library 341 Times as puisi jati diri
Read
+Library
Ku Titip Rinduku Dalam Naungan Cinta-Mu

Ku Titip Rinduku Dalam Naungan Cinta-Mu

Dari balik jendela itu Aku melihat dirimu Kucuri pandanganmu Di sana Tersembunyi sebuah rasa Dalam ruang hatiku Setiap mentari telah menyapa Berdiri dengan sebuah harapan di benakku Menunggu kehadiranmu Dengan pakaian putih abu-abuku Dari balik jendela itu Tersirat sebuah cerita Tentang perasaan seorang insan yang sederhana Ya... Hanya perasaan yang sederhana Yang telah lama terpendam dalam lautan jiwa Hati yang berbisik tentang dirinya Dan mencoba mengatakan Bila rasa ini adalah cinta Namun... Diri ini hanyalah bisa berharap Berharap bila dunia khayal dan indah tentang dirimu Dapat terjadi dalam dunia nyata Yang saat ini ku jalani Jendela ini... Telah menjadi saksi bisu
102.9K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as puisi jati diri
Read
+Library
Rindukan Dirimu

Rindukan Dirimu

Ucap Rio "Kakak setuju dengan kamu Rio" Puji kak Sasa "Yaudah kita mulai sekarang latihannya ya" Lanjut kak Sasa. (Rindukan Dirimu) Berjanjilah wahai sahabatku Bila kau tinggalkan aku Tetaplah tersenyum Meski hati sedih dan menangis Kuingin kau tetap tabah menghadapinya Bila kau harus pergi
101.8K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as puisi jati diri
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status