Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

Engkau sang pengusik rindu Kepadamu ku tuliskan sebuah puisi Puisi tentang kisahku dan kisahmu Yang selalu bertahta dalam ilusi Wahai sang pemilik hati Untukmu, kutuliskan subuah kisah Kisah tentang imajinasi Untukmu sang kekasih Wahai sang pemilik rasa Bayangmu selalu memenuhi imajinasiku Tanpa rasa bersalah engkau bertahta Memenuhi semua hidupku
2.6K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as puisi jati diri
Read
+Library
BERLAYAR: Kala Cinta Tak Berjalan Semestinya

BERLAYAR: Kala Cinta Tak Berjalan Semestinya

Sejenak angin sepoi dari barat membawa cerita nan ceria, namun juga hujaman bengis angkara murka. Indira sang sastrawati meracuniku dengan kata-kata puitisnya. Prosa yang jadi surat penutup ini bukanlah lahir dari Batu Belah Batangkup, melainkan lahir atas kesadaran diriku yang sedang memaafkan jati diri pribadi. Semoga engkaupun serupa.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 252 Times as puisi jati diri
Read
+Library
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Jalan Penuh Puisi Aku serupa melihat silet lelaki yang kukenali sejak lama Ketika itu aku berjalan di tenah rerimbunan pohon berdaun larik-larik puisi Dengan tangkai yang meranggas serupa sajak-saja pekat Langkahku maju meski ragu-ragu Menginjak serakan bait-bait coretan pujangga Siluet itu kini berubah menjadi seorang lelaki seutuhnya Wajahnya serupa rumah yang tak pernah kujumpa Wangi yang menguar dari tubuhnya terlalu sering kuhirup namun tak pernah tercium oleh hidungku Dadanya serupa tempatku berkeluh kesah namun tak pernah Namun tak pernah kusentuh Lelaki itu berjalan ke arahku, di jalan yang penuh dengan puisi.
3.6K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as puisi jati diri
Read
+Library
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
105.0K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as puisi jati diri
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
Perjalanan Hidup Alvira

Perjalanan Hidup Alvira

Oh mungkinkah diri ini dapat merubah buih yang memutih menjadi permadani seperti pinta yang kau ucap dalam janji cinta. Juga mustahil bagiku menggapai bintang di langit siapalah diri ku? Hanya insan biasa Semua itu sungguh aku tiada mampu~ (Exist - Buih Jadi Permadani)
103.7K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as puisi jati diri
Read
+Library
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

Kilau sinar di pagi hari Sambut jiwa yang penuh ambisi Memulai langkah mengarungi Masa depan yang cerah dinanti Kumulai dengan langkah pasti Menatap cahaya sang mentari Denyut nadi yang tak henti Menapak langkah teguhkan hati Tentang harapan tentang cita Walau jauh kan ku tempuh jua Setinggi bintang hias angkasa Ku akan tetap tuk menggapainya Sejuta langkah tuk meraihnya Seluas lautan keringatku Tak akan pernah pedulikan Ku akan raih semua impian Oleh: wawan setiawan * “Aku menyukai ekspresi yang tersurat. Ada kegigihan yang dituangkan dalam tiap katanya,” gumam Joya. “Ajaib, Indonesia memiliki banyak pujangga muda yang berbakat. Puisi itu adalah salah satu kesukaanku.” Virgo menuangkan kemb
1088.4K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as puisi jati diri
Read
+Library
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Matanya nanar memandang seputar sambil mulutnya komat-kamit. “Ayo, baca puisi mbelingmu lagi!” teriak seseorang tidak sabar. Jegag-jegug baungan kidul ratan Jer sekar setaman nyi randa kalpika Jugrug ketaman wiriding alif Jaganana tha, nyai Jangkepe manungsa nora bandha donya Jeneh sira amemundhi memedi Jayanen kautaman Jatining janma amung wenang amarsudi
1.6K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as puisi jati diri
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

Meski sakit dan buatku patah Sekarang aku memilih menepi Dari hingar bingar dunia literasi Pulihkan batin dan hati meski sendiri Hingga nanti raga sanggup berdiri kembali Gerimis di bumiku, 26 Oktober 2022' Arista merekahkan lesung pipi membaca rangkaian empat bait berbentuk puisi. Entah puisi atau bukan, ia baru sadar kalau jemarinya mampu membuat kata-kata seperti itu. Apalagi ini adalah pertama kali. Ia baru sadar kalau keadaan hati cukup berpengaruh dalam menulis apa pun. Mungkin karena ini setiap cerita yang ia buat mendapat cukup banyak apresiasi dari pembaca.
108.8K viewsCompletedAdded to Library 334 Times as puisi jati diri
Read
+Library
Istri Alim untuk CEO Anti-Wanita

Istri Alim untuk CEO Anti-Wanita

Melainkan membuat jati diri semakin tetancap dalam diri. "Sip, gitu dong dari kemarin, Cap. Udah dikode dari zaman dulu juga kok baru pekanya sekarang," ucaonya dengan manja. "Yaaahh, jangan merajuk ya. Maaf, Capa lupa buka kemarin, terus sengaja buka pas Cama bisa aku lihat dari telepon, ini karena Capa udah gak tahan banget supaya bisa lihat apa isi puisi kamu."
1012.4K viewsCompletedAdded to Library 371 Times as puisi jati diri
Read
+Library
Si Lesung Pipi

Si Lesung Pipi

Pernah mewarnai dunia Puisi terindahku hanya untukmu Mungkinkah kau kan kembali lagi Menemaniku menulis lagi Adam sudah merebahkan diri di lantai saat Reff itu masih berlanjut. Dinginnya lantai semoga bisa meredam panas di dalam dada. Kita arungi bersama Puisi terindahku hanya untukmu. Dengan masih tetap memegangi dada, dia meringkuk menangis berteriak tanpa suara. Melepaskan semua, mencoba menerbangkan ke langit, semoga terbawa oleh angin dan mengubur di suatu tempat yang tidak bisa djangkau oleh siapapun. Semua rasa cinta dan patah hati. semua penyesalan dan harapan.
109.8K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as puisi jati diri
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status