Istri Alim untuk CEO Anti-Wanita
Melainkan membuat jati diri semakin tetancap dalam diri.
"Sip, gitu dong dari kemarin, Cap. Udah dikode dari zaman dulu juga kok baru pekanya sekarang," ucaonya dengan manja.
"Yaaahh, jangan merajuk ya. Maaf, Capa lupa buka kemarin, terus sengaja buka pas Cama bisa aku lihat dari telepon, ini karena Capa udah gak tahan banget supaya bisa lihat apa isi puisi kamu."