Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Maharaja yang Terlupa

Sang Maharaja yang Terlupa

Manusia tanpa kebebasan untuk memilih bukanlah manusia, melainkan boneka kayu yang digerakkan oleh benang ketakutan. Di kejauhan, melodi tanpa kata dari bibir Dewi terus mengalun, menembus kubah kegelapan bagaikan jarum sutra yang menjahit kain yang robek. Suara sang Nitiswari tidak mencoba melawan kegelapan dengan teriakan, melainkan dengan detak jantung kehidupan. Ia mengingatkan Arga pada tangisan bayi yang baru lahir, pada peluh petani yang memanen padi, dan pada tawa para nelayan yang menarik jaring. Kekacauan itu indah, karena di dalam kekacauan itulah benih-benih harapan, pengampunan, dan cinta tumbuh liar dan tak terduga.
10678 viewsCompletedAdded to Library 18 Times as puisi kebebasan
Read
+Library
Tak Pernah Terbesit, Cintanya Palsu

Tak Pernah Terbesit, Cintanya Palsu

Dan apa yang kudapatkan darinya? Dio terkekeh pelan. "Sampai jumpa. Semoga kamu bebas." Kali ini, aku mengangguk. Bebas. Yang kuinginkan adalah kebebasan. = TAMAT =
7.7K viewsCompletedAdded to Library 307 Times as puisi kebebasan
Read
+Library
Semoga Dia Sebebas Angin

Semoga Dia Sebebas Angin

Melihat diriku sendiri dipenuhi ketidakpastian dan kekhawatiran tentang masa depan. [Sabrina tersayang.] Aku mulai membalas email. [Kurasa kebahagiaan sejati bukanlah tentang bergantung pada orang lain, tetapi tentang memiliki kehidupan sendiri.] [Jadi sekarang, aku tidak hanya bahagia, tetapi juga bebas.] [Sabrina tersayang, rumah adalah hati yang tenang, semoga kita selalu bebas seperti angin.] Aku mengklik kirim.
7.7K viewsCompletedAdded to Library 161 Times as puisi kebebasan
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

"Ibu, Ayah, di taman kanak-kanak yang baru tidak ada Nana, tidak ada yang menindasku, aku sangat bahagia setiap harinya." "Kali ini, aku tak perlu iri pada orang lain yang punya ayah, aku juga punya ayah yang sangat hebat!" Julian sangat senang. Makin mendengar, Susan merasa makin tidak nyaman. Putranya sangat pengertian. Selain kuota kelas pianonya dirampas, Julian tak pernah mengeluh padanya. Betapa banyak keluhan yang telah dia derita di tempat-tempat yang tak bisa dilihatnya...
17.2K viewsCompletedAdded to Library 395 Times as puisi kebebasan
Read
+Library
The Devil's Contract

The Devil's Contract

Raut wajahnya bukan sekadar kesal—itu adalah gejolak jiwa yang selama ini ia tahan. Lalu… tiba-tiba, angin di dalam gubuk itu berputar pelan. Halaman kitab kembali terbuka sendiri—namun kali ini, satu kalimat muncul dengan jelas: "Yang terlahir dari cahaya dan bayangan, tidak pernah benar-benar memiliki kehendak bebas. Ia adalah hasil dari ikatan yang telah dibentuk sebelum waktu berjalan." Sierra mundur satu langkah. “Lihat itu…” bisiknya. “Bahkan kitab ini menulis aku tidak bebas…”
821 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as puisi kebebasan
Read
+Library
PERJALANAN PANJANG MERELAKANMU

PERJALANAN PANJANG MERELAKANMU

"Sementara aku ... malunya akan seumur hidup." Utari menatap Hanum dengan mata basah. "Num, kita ada di sini untuk kamu. Kamu nggak sendiri." Tapi kata-kata itu terasa hampa ketika Hanum menunduk, menghindari tatapan mereka. "Melaporkan Mas Anggara, artinya mengungkap aibku," ucap Hanum akhirnya, suaranya lirih, hampir tak terdengar. "Rasanya ... aku nggak siap. Aku cuma pengen lulus sekolah, lalu pergi merantau sejauh mungkin. Apalagi setelah Mas Bhama nggak ada, keluargaku butuh tulang punggung." Hanum menarik napas panjang, suaranya semakin lirih. "Aku capek hidup miskin, Kak ... aku capek jadi mainan orang kaya. Aku ingin merubah nasib. Pergi sejauh mungkin dari Mas Anggara dan teman-tem
1.0K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as puisi kebebasan
Read
+Library
Melepas Surga Yang Aku Dambakan

Melepas Surga Yang Aku Dambakan

Puji Nila membuat Almira pun tersipo malu karena lagi-lagi Nila selalu mengatakan hal itu pada ustadz Ali. "Nila, jangan terlalu berlebihan memuji manusia aku bukanlah seorang bidadari aku hanya seorang Almira Rahmawati gadis yang tidak memiliki banyak kelebihan tapi aku berharap bahwa kelak aku akan menjadi Bidadari Surga. "Papar Almira dengan senyuman.
67.2K viewsCompletedAdded to Library 287 Times as puisi kebebasan
Read
+Library
Terjun Bebas Di Antara Api dan Cinta

Terjun Bebas Di Antara Api dan Cinta

"Jangan bicara yang aneh-aneh." Erika berpura-pura khawatir. "Starlah nggak apa-apa, 'kan? Dia terus meneleponmu." "Nggak akan terjadi apa-apa padanya. Saat ada kegiatan klub di kampus, hanya dia yang berani naik wahana terjun bebas. Aku sudah mengajarinya terjun payung, dan dia sudah pulang. Tapi dia malah bilang rumahnya kebakaran."
11.0K viewsCompletedAdded to Library 373 Times as puisi kebebasan
Read
+Library
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Hanya saja, kebebasan yang didapatkan sendiri dan kebebasan yang diberikan oleh orang lain adalah dua hal yang berbeda. Contohnya saja, kuda yang awalnya berlarian di pegunungan, lalu mendadak ditempatkan di padang rumput kerajaan. Kuda itu memang dapat berlari dengan bebas dan mendapat makanan yang cukup. Namun, jenis kebebasan yang dirasakannya telah sepenuhnya berubah. Yang diinginkan Wira adalah kebebasan sejati, bukan kebebasan yang diatur oleh orang lain. Saat ini, Wira telah memahami maksud dari semua ucapan Taufik. Dia lantas tertawa dan berkata, "Terima kasih sudah mengatakan semua ini padaku. Nasihatmu benar-benar berguna!"
96.1M viewsCompletedAdded to Library 147.5K Times as puisi kebebasan
Show Reviews (2659)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Read All Reviews
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 41 C Oleh: Kenong Auliya Zhafira Tiga puluh menit Dyra menghabiskan waktu untuk membaca. Setelahnya ia tergiur untuk membuat puisi. Entah kenapa tiba-tiba ingin menggoreskan sedikit perasaan hatinya melalui aksara. Bukan dalam bentuk cerita atau novel tetapi puisi sederhana yang mewakili isi hati. Tentang cerita, ia sudah lebih baik memahami tanda baca. Persis seperti memahami hati seorang Alsaki Mahendra. Keadaan sekitar bahkan terlupa karena asyik dengan dunianya sendiri. Hingga tanpa sadar waktu berlalu begitu cepat, tetapi wanita yang tengah menikmati masa bebas itu masih acuh pada keadaan sekitar. Bahkan suara Cantika yang terdengar cempreng pun tidak menarik perhatiannya kali
108.8K viewsCompletedAdded to Library 246 Times as puisi kebebasan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status