Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

“Seep... sepertinya gambar ini melukiskan sebuah perahu yang terombang-ambing diamuk badai lautan.” “Memang... dan masih banyak gambar lain di sepanjang dinding ini,” jawab Baraka. Lalu, mereka melangkah pelan-pelan sambil memperhatikan lukisan-lukisan di dinding lorong itu. Ternyata memang menggambarkan suatu adegan sebuah perahu yang terdampar di pantai karena amukan badai lautan. “Mungkin dulu penghuni gua ini pernah melihat perahu yang hampir dimakan badai lautan!” kata Hantu Laut.
1028.7K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as puisi laut bercerita
Read
+Library
Om Bule Kekasihku

Om Bule Kekasihku

Ia menamainya: “Where the Ocean Remembers.” Seri itu terinspirasi dari laut, bukan hanya laut Bali, tapi laut yang menghubungkan dunia. Ia melukis ombak yang membawa kenangan, pelabuhan yang menyimpan perpisahan, dan garis cakrawala yang selalu menjanjikan pertemuan kembali. Suatu malam, ia duduk kelelahan di lantai studio. Cat menempel di jari-jarinya.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as puisi laut bercerita
Read
+Library
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

Ia adalah air laut yang dikondensasi menjadi bentuk spiritual, didorong oleh kekuatan angin yang ganas, dan disalurkan oleh kebencian yang putus asa. Makhluk biru-putih itu meraung, bukan dengan suara biasa, tetapi dengan frekuensi yang menyerang gendang telinga dan Prana batin secara simultan. “Kau pikir racun murahanmu bisa menghentikanku?” teriak Rimasuri, suaranya kini seperti pecahan kaca yang dibawa badai.
102.8K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as puisi laut bercerita
Read
+Library
WANITA PENAKLUK SAMUDRA

WANITA PENAKLUK SAMUDRA

"Dia... dia bersamamu." Mala hanya mengangguk pelan. Ya, dia bersamaku. Setiap napas air adalah dia. Setiap gelombang adalah sentuhannya. Ia menatap ke laut lepas, ke cakrawala yang kini membentang luas, bebas dari uap hitam Houtman. "Harganya... sangat besar," Mala akhirnya berkata, suaranya pelan, seperti bisikan ombak. "Tapi Houtman tidak akan kembali. Racunnya sudah diserap lautan."
10536 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as puisi laut bercerita
Read
+Library
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

"Kau sungguh luar biasa, Lianhua. Entah kau wanita yang paling berani di seluruh istana ini, atau yang paling berbahaya." Ia menyandarkan punggungnya ke bantal sutra, pandangannya melayang ke jendela tempat bulan purnama mulai muncul perlahan di antara awan tipis. "Laut Selatan," gumamnya pelan, seolah kata itu membawa angin sejuk dari ribuan li jauhnya. "Aku pernah mendengar kisah itu dari para nakhoda kapal yang berlabuh di pelabuhan ibu kota. Udara yang berbau garam dan rumput laut, hamparan biru yang tak bertepi sejauh mata memandang, desa-desa yang rumahnya dibangun di atas tiang kayu di atas permukaan air pasang... Semuanya terdengar begitu asing, begitu jauh dari debu batu bata dan lo
10604 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as puisi laut bercerita
Read
+Library
LOVE AND TRUTH

LOVE AND TRUTH

Apa yang harus aku lakukan dengan busur-busur cinta yang merupakan lautan api. "Nona, Apa yang sedang Anda tulis?" tanya Rosa penasaran. "Ini hanya sebuah puisi bodoh." Puisi tentang kehidupan kelamnya di masa lalu, kebiasannya yang tidak bisa mengungkapkan sudah menjadi kebiasaan dan dilontarkan melalui puisi dalam buku hariannya. "Anda ternyata sangat berbakat, Nona," puji Red. Tiba-tiba turun hujan yang begitu deras, Laura menatap langit yang membuahkan rintik hujan di tanah.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as puisi laut bercerita
Read
+Library
JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

“Aku tidak takut pada gelap, karena saat ini aku berada dalam lautan cahaya. Hangat dan bahagia bersamamu. Aku tidak yakin akan ada gelap yang bisa mengalahkanku.” Hide tertawa pelan. “Lautan cahaya? Apa itu? Sejak kapan kau punya perumpamaan aneh?” “Aku menjadi puitis karena terlalu merindukanmu.” Ayu menjawab dengan manja, lalu kembali berbaring dan memeluk Hide. “Kita akan pulang bersama setelah ini,” kata Hide. “Ya, dan sekarang saatnya kau menceritakan apa yang terjadi. Aku ingin tahu, dan aku akan baik-baik saja.”
1020.0K viewsCompletedAdded to Library 520 Times as puisi laut bercerita
Read
+Library
Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar

Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar

Suara angin membawa hawa dingin, meniup melewati ujung jari kami. Tiba-tiba aku teringat akan sebuah kalimat yang pernah aku baca. "Bekas luka yang berat dari orang yang telah terluka nggak pernah layak untuk diungkit." "Yang patut dipuji adalah keberanian untuk bertahan di tengah keputusasaan." Dulu, ada gunung besar yang pernah menghalangi jalanku.
7.4K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as puisi laut bercerita
Read
+Library
Kemarau Di Ujung Senja

Kemarau Di Ujung Senja

Seberkas kesempurnan mulai tercipta Bukan hanya sekedar fatamorgana Namun kegemilangan yang kan jadi nyata Di sini … Di lubuk hati ini Kamu kan tumbuh dengan keindahan tak terperi Membawa kesejukan yang membuat lupa diri Dan kan menepi Jika tak disayangi Kurang dicintai Apakah engkau mengerti? Segala rasa dalam sanubari Yang memintamu tuk hadir di sini Tuk menenemani Agar mengasihi Karenamu .… Ku jadi begini Kuharus dapatkanmu Apapun yang terjadi! Kenapa aku membaca puisi ini, seolah puisi ini untukku? Siapa yang membuatnya? Semua karangan puisi yang aku buat, aku tidak pernah menemukan puisi yang seindah ini.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as puisi laut bercerita
Read
+Library
TRIPLE SEVEN ADVENTURE

TRIPLE SEVEN ADVENTURE

RAHASIA TOGONG OLOYOMATE Dua pasang kaki itu mencetak jejak yang terukir sempurna diatas pasir. Ella berhenti, memandangi hamparan lautan yang menyapa didepannya. Pohon pohon kelapa tanpa buah melambai lambai di tiup angin sore yang mulai berganti senja. Perahu perahu nelayan dipermainkan ombak yang tenang. Teduh sekali.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as puisi laut bercerita
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status