Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Pantulan sang fajar membuat air laut berkilau dan menciptakan jejak cahaya yang memainkan tarian keindahan di permukaan ombak. “Bosan?” Lisa terkesiap mendengar suara bariton menyapa dan ia pun menoleh pada pria itu—tinggi dan tegap. Wajah rupawannya memenuhi pandangan Lisa meskipun lautan di sekitarnya terhampar luas. “Sabarlah, sebentar lagi akan ada kapal yang datang. Bagaimana tidurmu?’
1042.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai puisi laut bercerita
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Senja jingga
Suka novel ini. Aku jg suka cara penyampaian authornya. Bisa nyampe gitu perasaan tokohnya. Trs bahasanya jg bagus bgttt. Btw novel ini tuh tiap episode sllu bikin penasaran. Author update 3 bab atau 5 bab aja bikin ngerasa ga sabar mau baca lg wkwk saking nagihnya...
Nuwairatun Imamah
huuu seru bgt kak baru baca salah 1 novelnya yg ini rasanya udah deg deg ser tiap sesinya ada aja pkoknya yg bikin sedih seneng ketawa skaligus ngakak, ditunggu update nya lg ya kak secepetnya sih klo bisa hehee aq smpe maraton bacanya(gila sehari smlm maraton ngabisin koin yg gak sedikit pula haha)
Baca Semua Ulasan
Gadis yang Tertawan

Gadis yang Tertawan

Bara merindukan segala sesuatu yang disediakan oleh daratan. "Oh ... tenanglah wahai laut, jangan bergerak, jangan hempaskan kami lagi, kau tahu? Airmu itu sangat dingin sampai membekukan tulang-tulangku. Tenanglah, kami tidak tak akan menyakitimu." "Tidak ... tidak, menarilah wahai lautan yang cantik, hibur kami dengan ombak ganasmu. Atau ceritakan kami tentang rahasia terbesarmu. Apa yang kau simpan di dalam sana? Ayolah lautan yang cantik, beri tahu kami. Aku akan berjanji untuk menjaga rahasia itu dan aku akan tetap tutup mulut mengenai aromamu yang amis."
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai puisi laut bercerita
Baca
+Pustaka
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

perintah Pak Dani setelah melihat bahwa kertas tadi sudah benar benar dibagi dan keseluruhan siswa mendapatkannya. “Baik pak” seluruh siswa menjawab dengan serentak lalu kembali menhadap ke kertas dihadapan masing masing untuk memikirkan sebuah kalimat yang akan mereka tulis disana. Raina terlihat berpikir keras, ia bukanlah seseorang yang bisa dengan mudah membuat kata kata, puisi atau lainnya. Ia perlu berpikir keras untuk menghasilkan itu semua, walau menurut teman temannya Raina itu bisa membuat puisi atau semacamnya dan bagus namun tetap saja menurut Raina itu kurang sempurna dan masih pada nilai di tengah tengah.
18.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 748 kali sebagai puisi laut bercerita
Baca
+Pustaka
Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

“… Belum pernah sih,” “Hahaha. Kalau begitu, mata birumu juga indah seperti bentangan samudera biru di bawah sinar matahari,” “Oho~ apa kau pernah ke laut?” “… belum pernah juga.” “Hahahaha, kita ini sedang apa sih? Kenapa kita jadi sok puitis begini? Ahaha, sungguh … kita ini apa?” Intonasi Fuschia di akhir pertanyaannya terdengar sedih.
1020.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 722 kali sebagai puisi laut bercerita
Baca
+Pustaka
Aku Tak Rela Dimadu

Aku Tak Rela Dimadu

Anita mencoba terus memuji Vivi. Theo mengangkat pundak nya acuh. Suara Theo pelan, sayu dan merintih membacakan bait demi bait yang ia rangkai sambil melukis. "Aku akan berlayar ke tujuh samudra Untuk mencari pemandu hatiku Aku akan berjalan sendirian kedinginan hanya untuk terus mencarimu... Angin dingin yang membuatku hampa Burung kecil dengan penantiannya
9.9121.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai puisi laut bercerita
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Siez
maaf... ada salah upload untuk bab 196 dan 197 sudah di perbaiki jadi bab 198 dan 199. masih dalam peninjauan oleh editor. maafkan aku ya......... semoga tinjauan bab nya segera selesai. terima kasih
Baca Semua Ulasan
Bunga Biru

Bunga Biru

Ia mulai menulis. Laut berbicara dalam bahasa yang tak dimengerti siapa pun. Tentang kehilangan yang ia simpan di kedalamannya. Tentang cinta yang ia jaga di antara riak dan gelombangnya. Tangannya berhenti sesaat. Pandangannya terangkat ke cakrawala, seolah menunggu jawaban dari sesuatu yang tak terlihat. Aku sering iri pada laut. Ia tak pernah benar-benar sendiri.
10550 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai puisi laut bercerita
Baca
+Pustaka
Kisah Dari Bahari

Kisah Dari Bahari

___ Informasi tambahan: *Apan diambil dari "Apa-apaan." *Suara dari si Garuda aku bayanginnya seperti suara burung elang. ___ To be continued...
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai puisi laut bercerita
Baca
+Pustaka
Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

"Rantai yang kendur akan membuat binatang buas mencoba memutusnya, anak muda. Satu senja yang sunyi tanpa melodi, maka getaran di bawah tanah ini akan merambat hingga ke pemukiman. Kau akan mendengar teriakan dari arah laut sebelum fajar menyentuh cakrawala." ​“Apa! Kai, ini gila! Bagaimana kalau kita terjebak badai di tengah laut? Bagaimana kalau kau sakit? Ini seperti membawa bara api di dalam saku bajumu! Satu kesalahan kecil, dan kita semua akan celaka!”
10927 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai puisi laut bercerita
Baca
+Pustaka
Badai Sang Pemberani

Badai Sang Pemberani

Pepohonan kelapa berdiri anggun, melambai pelan tertiup angin, seolah menyambut siapa pun yang datang dengan cerita - entah itu luka, pelarian, atau cinta yang terpendam. Laut di sekitarnya tenang, dengan warna biru kehijauan yang jernih, memantulkan cahaya mentari pagi yang mulai mengintip di balik ufuk. Burung-burung laut beterbangan rendah, melintasi ombak, seperti menyertai perjalanan mereka dengan iringan yang tak kasat mata.
10954 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai puisi laut bercerita
Baca
+Pustaka
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

“Kauwus Las bersama udang paling lunak menguasai samudera bintang dan kupu-kupu,” Filan membacakan kalimat. “Menurutku, sub tema berganti di paragraf ini,” sepaham Diksa. “Laut, ya? Apa ini punya konteks seafood?” tanya Recha. “Em, bener juga,” Diksa menyadari hal yang sama dengan Recha, “tadi sub tema api. Elemental yang udah kita catat punya sifat panas.”
9.82.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai puisi laut bercerita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status