Selir Yang Terlupakan
Melati Lukaisar wanitaapa itu selir kerajaanistana kaisar jepangkaisar china tertampan
"Kau sungguh luar biasa, Lianhua. Entah kau wanita yang paling berani di seluruh istana ini, atau yang paling berbahaya."
Ia menyandarkan punggungnya ke bantal sutra, pandangannya melayang ke jendela tempat bulan purnama mulai muncul perlahan di antara awan tipis.
"Laut Selatan," gumamnya pelan, seolah kata itu membawa angin sejuk dari ribuan li jauhnya. "Aku pernah mendengar kisah itu dari para nakhoda kapal yang berlabuh di pelabuhan ibu kota. Udara yang berbau garam dan rumput laut, hamparan biru yang tak bertepi sejauh mata memandang, desa-desa yang rumahnya dibangun di atas tiang kayu di atas permukaan air pasang... Semuanya terdengar begitu asing, begitu jauh dari debu batu bata dan lo